Biar setan bicara
Oleh: Idrus Fhadli
Biar setan dalam mulut mereka bicara
Muntahkan jeritan keindahan dunia
Lontarkan caci maki memilukan hati
Biar setan dalam mata mereka memandang
Nikmati senang semu sesaat
“Sexy, bitchy, racist” jadi santapan
Biar setan dalam telinga mereka mendengar
Merdu desah nyanyian sang pendosa
Melodi nikmat terlaknat
Biar setan dalam kulit mereka meraba
Halus lembut tanah neraka bagai surga
Mengelus setiap jengkal nan menggoda
Biar setan dalam otak mereka berpikir
Cari cara nikmati semu esok hari
Berdusta menari-nari diatas nestapa
Kantor Humas Pusri Palembang
20 Juli 2007
10:46
Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.
Related posts:




