*dari kiri ke kanan: neng tri, novi, pak usman, mezfi, pak nizar, aku*
*dari kiri ke kanan: aku, novi, neng tri, mezfi, pak nizar*
*pusri dari ruang rapat direksi, lantai 7*
*pohon di lapangan deket diklat, deket rumah sakit pusri juga :)*
Uuuuwww…31 Juli kemarin adalah hari terakhir PKL (Praktek Kerja Lapangan)-ku. Setelah kurang lebih satu bulan menjalaninya. Memang suasananya sangat bervariasi, kadang senang gembira, kadang membosankan. Senang bila ada banyak yang bisa dikerjakan namun bosan teramat sangat bila tak ada yang bisa dikerjakan. Tapi walaupun bosan tapi ku tetap semangat (karena ada sang bidadari… :P heuheuheu…).
Banyak yang kupelajari selama masa tersebut, tentang kehumasan, tentang pekerjaan, dan tentang kehidupan. Staf-staf Humas PT Pusri tempatku PKL ramah-ramah, tiada hari tanpa lelucon, guyonan, dan tawa membahana. Mereka begitu atraktif dan interaktif. Kadangkala saling menyindir satu sama lain, namun tak ada yang merasa tersinggung apalagi marah, “kalau mudah marah bukanlah figur staf kehumasan”, begitu kata mereka.
Acara dan kunjungan merupakan kegiatan favorit kami, para anak magang/PKL. Sebab dengan adanya acara dan kunjungan tersebut kami bisa belajar lebih banyak selain mendapatkan kue, snack, makan siang, dan jalan-jalan tentunya. Kami sempat “berlayar” menaiki ferry milik PT Pusri mengitari sungai Musi saat ada kunjungan dari Distributor Pupuk PPD (Perwakilan Pusri Daerah) Lampung. Acara itu begitu meriah, setiap orang berbahagia. “Tamu adalah raja, jadi sebisa mungkin kita harus membuat mereka senang” lagi-lagi kata bapak-bapak Humas tersebut.
Sempat terlintas dipikiranku, saat merasakan bosan duduk dikantor tanpa kerjaan, “enak juga kerja kayak begini, nyantai, ruang AC, internet gratis, digaji pula. Tapi entah apa aku cocok dengan suasana kerja ini? Pergi pagi pulang sore menjelang malam, enam hari seminggu, hampir tidak ada waktu untuk sekedar bercengkrama dengan keluarga, tetangga, dan teman-teman kecuali hari minggu.” Fuuhhh…entahlah jawabku kepada pikiranku.
Hari terakhir kemarin begitu mengharukan, Pak Nizar, pembimbing lapangan kami, tampak begitu sedih dan seakan mau menangis saat mengucapkan kata-kata perpisahan. Oh, ya di Humas kami anak magang/PKL ada empat orang, dan satu-satunya laki-laki adalah aku. Tiga orang dari kami selesai kemarin, dan satu orang pada akhir Agustus nanti.
Ada kejadian mengesalkan sekaligus lucu saat kami berempat (kami bertiga bersama seorang teman yang magang di Dinas SDM & Umum, lantai 4) pergi ke gedung Dinas Diklat untuk meminta tandatangan persetujuan laporan PKL sekaligus menyerahkannya. Kami disambut oleh dua orang anak magang di Dinas Diklat tersebut, mereka berlaku seolah-olah staf disana, menyalahkan lembar pengesahan laporan kami dan mengancam apabila tidak diperbaiki maka tidak akan diterima dan ditandatangani. Kami pun kembali ke Humas dengan perasaan dongkol, apalagi ketiga temanku sudah marah-marah dan mencak-mencak kesal, aku berusaha menenangkan mereka, walaupun dengan agak susah payah, di Humas kami mengadukan apa yang kami alami kepada staf Humas, mereka juga terlihat kesal, khususnya pembimbing lapangan kami, yang langsung menelepon Dinas Diklat dan mengomeli perlakuan dua anak magang disana yang menurutnya tidak pantas. Lalu kami disuruh kembali lagi ke Dinas Diklat dengan membawa laporan tadi yang tidak diperbaiki sama sekali. Kali ini kami diterima oleh staf disana dan diperlakukan dengan sangat baik :) heuheuheu…Dua anak magang tadi hanya tertunduk lesu…Kasihan…
Kemarin, 1 Agustus, kami masih kembali ke Humas dan ke Dinas Diklat guna menyelesaikan urusan laporan. Ternyata lagi ada kunjungan siswa/i SMA Pusri di ruang Annex lantai 2, kami pun ikut dan bertindak selaku anak magang/PKL dengan ikut membantu kegiatan tersebut. Lagi-lagi dapet snack gratis boo’ :P
Pulangnya aku sempet nganter ‘sang bidadari’ ke rumah tantenya yang masih di wilayah komplek Pusri, huuu….sedih rasanya berpisah dengannya…
Tapi dunia belum berakhir bro! Tetep semangat!
*Update tanggal: 4 Agustus 2007 jam 16:54*