Melati yang terlupa
Oleh: Idrus Fhadli
Bayangmu sempat hilang
terseret arus masa
Wangimu sempat melayang
tenggelam di dasar indera
Semalam kulihat purnama paling terang
Bersinar benderang tanpa lawan
Bangkitkan memori yang telah lama lekang
Cinta pertama yang membuatku heran
Dan kini warnamu tertutup warna mereka
Terhimpit kontras yang menggila
Terus kusibak dan kucari kau disana
Wahai melati yang terlupa…
Kopi 15
30 September 2007 [18 Ramadhan 1428 H]
21:51
Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.
Related posts:



