Air mata
Jangan kau lelehkan lagi
Jangan kau banjiri lagi
Wajah cantikmu
Dengan sembab tangis bisu
Kutahu hatimu perih, teriris
Kutahu jiwamu sedih, menjerit
Tapi biarkan itu semua
Berlalu bagai debu
Ku tak ingin melihat air matamu lagi
Meski itu berarti
Ku harus hilang dari hatimu
Tapi aku rela asal kau bahagia
Kopi 15
27 Oktober 2007
22:22
Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.
Related posts:




