Logiskah???
Ketik REG spasi BLABLABLA kirim ke 1234567890…
Seberapa seringkah anda mendengar ucapan serupa diatas??? Di televisi??? Di koran dan majalah???
“Banget!!! Sering banget!!!”
Hehehe…
Sering bener kan??? Yup, itu adalah iklan konten seluler yang memanfaatkan tarif SMS premium yang ‘mahalnya’ berkisar antara Rp.1000 – Rp.2000. Sekarang, konten apa sajakah yang biasanya ditawarkan oleh provider penyedia layanan SMS tersebut???
“Banyak!!! Banyak banget!!!”
Hehehe… (lagi :P)
Banyak bener kan??? Mulai dari astrologi, ramal-ramalan, SMS pribadi selebriti, info ringtone terbaru, tangga lagu, gosip terkini, berita terkini, SMS chatting, tips cinta-cintaan, doa, dan lain sebagainya. Dan sekarang pertanyaannya, apakah logis kita mengeluarkan pulsa seharga SMS premium tadi untuk mendapatkan ‘informasi-informasi’ tersebut??? Setiap hari pula!!!
“Mmmm… Logis ga ya???”
Hehehe… (lagi dan lagi :P)
Oke, kita ambil contoh konten SMS pribadi selebriti ‘yang konon katanya’ berisi informasi-informasi terbaru seputar apa yang dilakukan dan dirasakan oleh si selebriti tadi dan ‘yang konon katanya’ SMS tersebut dikirimkan langsung dari hape si selebriti.
Analisis gw sih gini:
- Angaplah anda sudah me-REG ke layanan tersebut.
- Contoh SMS yang anda dapat (kira-kira aja, soalnya gw belom pernah nyoba :P): “eh, aku hari ini lagi bete bener nih. diluar ujan deres, tadi rencananya sih mau ke mall, tapi ga jadi :(” atau “duh, perut gw sakit nih, dari kemaren belom boker-boker. kayaknya kena sembelit deh…” [wekekekekek... :D]
- Setiap kali anda menerima SMS tersebut, pulsa anda terpotong Rp.2000. Dan mungkin saja anda bakalan menerima lebih dari satu SMS per-hari. Kita anggap anda mendapatkan 3 SMS per-hari, hal ini berarti setiap harinya pulsa anda bakal terpotong Rp.2000 x 3 = Rp.6000.
- Misalkan anda masih belum memiliki penghasilan, dan masih ‘menadah’ sama orangtua. Per-bulannya orangtua anda memberi jatah pulsa sebesar Rp.100000. Berarti dalam sebulan pulsa anda akan habis dalam jangka waktu Rp.100000 / Rp.6000 = 16,7 hari.
- Pulsa selama 16,7 hari ini hanya digunakan untuk ‘membayar’ SMS langganan anda tadi, belum termasuk pemakaian pulsa reguler anda sehari-hari (SMS/telepon temen, keluarga, dll).
- Misalkan provider layanan konten seluler (SMS premium) tadi memiliki member sebanyak 10000 orang dan per-orang per-hari mereka ‘meraup keuntungan’ sebesar Rp.6000, hal ini berarti mereka akan meraup keuntungan sebesar Rp.6000 x 10000 = Rp.60000000 (ENAM PULUH JUTA RUPIAH!!!) per-hari dari 10000 orang member tersebut. Sekarang, kita hitung keuntungan per-bulannya, kita anggap satu bulan adalah tiga puluh hari. Rp.60000000 x 30 = Rp.1800000000 (SATU KOMA DELAPAN MILYAR RUPIAH!!!). Fuuuhhh… Tidak tertutup kemungkinan mereka memiliki member lebih dari 10000 orang.
- SANGAT TIDAK MUNGKIN si selebriti tadi akan mengirimkan SMS tersebut dari hape-nya langsung ke hape 10000 member layanan tersebut (bisa bengkak tu tangan :P). Semuanya dilakukan secara otomatis oleh si ‘SERVER’ layanan SMS. Si selebriti cukup memberikan satu atau lebih informasi apa yang akan dikirimkan, dan si SERVER-lah yang akan mengirimkannya secara otomatis ke hape 10000 member. Jangan harap anda akan dapat membalas SMS yang dikirimkan kepada anda tadi, karena SMS tersebut bersifat ‘no reply’ alias tidak dapat merespon/menerima SMS balasan dari anda.
Gw tanya sekali lagi neeh, logiskah kita membayar Rp.2000 untuk satu SMS premium yang berisi informasi ‘YANG SANGAT SANGAT PENTING SEPERTI DIATAS???’
“Mmmm… kalo informasinya emang bener-bener penting dan bermanfaat sih ga masalah dan itu sangatlah logis untuk membayar Rp.2000″
Hehehe… (Lagi, lagi, dan lagi :P)
Yup, gw setuju dengan jawaban itu :) Kalo informasi itu benar-benar penting dan bermanfaat, Rp.2000 merupakan biaya yang logis untuk kita bayarkan. Lah, kalo informasinya seperti contoh yang gw angkat diatas??? “eh, aku hari ini lagi bete bener nih. diluar ujan deres, tadi rencananya sih mau ke mall, tapi ga jadi :(” atau “duh, perut gw sakit nih, dari kemaren belom boker-boker. kayaknya kena sembelit deh…”. Apa ini termasuk informasi yang penting dan bermanfaat???
Satu contoh lagi, layanan konten SMS yang berisikan informasi seputar ‘ringtone keren terbaru yang punya ringtone dari layanan ini bakalan jadi orang yang super keren’.
Okelah, kita anggap ringtone-ringtone yang mereka ‘hantarkan’ ke hape kita melalui SMS itu memang bener-bener keren. Tapi, tolong diingat bahwa sangat mustahil untuk mengirimkan ringtone keren itu ke hape kita melalui jalur SMS yang notabene adalah jalur ‘text only’. Yang sebenernya mereka kirim itu adalah ‘SMS WAP Push’, suatu jenis SMS yang memungkinkan seseorang mendownload suatu konten/file tertentu melalui SMS, jadi yang dikirimkan itu hanyalah ‘link’ atau penunjuk lokasi dimana kita bisa mendownload file tersebut, bukanlah ringtone dalam bentuk yang sesungguhnya. Untuk mendownload ringtone melalui pesan SMS WAP Push tadi diperlukan ‘kanal data’ atau saluran GPRS, dan biaya akses GPRS ini dibebankan kepada anda!!!
Kita anggap file ringtone yang dikirimkan tersebut berjenis truetone yang berekstensi mp3, kita anggap lagi bahwa ukuran satu file ringtone tersebut adalah 100 Kb (Kilobyte). Kita anggap lagi dan lagi, anda menggunakan operator Telkomsel dengan kartu Simpati, yang tarif GPRS per-Kilobyte-nya adalah Rp.12. Berarti untuk mendownload file ringtone tadi anda dikenakan biaya GPRS sebesar Rp.12 x 100 = Rp.1200. Eit… Tunggu sebentar, biaya Rp.1200 tadi hanyalah biaya download melalui akses GPRS doank belom termasuk pulsa anda yang terpotong sebesar Rp.2000 oleh provider konten SMS tadi. Jadi total uang/pulsa yang harus anda keluarkan adalah sebesar Rp.1200 + Rp.2000 = Rp.3200 per-ringtone!!! Berapa pulsa yang harus anda keluarkan bila anda menerima ringtone baru setiap hari??? Dan apakah anda sudah pasti akan menyukai tiap ringtone yang dikirimkan kepada anda??? Apakah semuanya bagus dan keren seperti yang dijanjikan??? Tentulah lebih menguntungkan dan terlebih lagi GRATIS bila anda bisa berkreasi membuat ringtone sendiri di komputer. Cukup gunakan Audacity (http:///audacity.sourceforge.net), open lagu kesukaan anda, blok bagian reff atau bagian lain yang anda suka, copy, dan pastekan di jendela Audacity yang baru. Kemudian export-lah ke format mp3 dengan bitrate 32 Kbps dan frequency 8000 Hz atau 16000 Hz. Kirim ke hape anda melalui kabel data, bluetooth, atau infrared, dan ringtone keren buatan anda sendiri pun bersemayam di hape anda :)
Satu lagi, menurut beberapa temen gw yang pernah me-REG ke layanan konten SMS tertentu, biasanya kita akan dipersulit untuk me-UNREG atau keluar dari keanggotaan tersebut. Bahkan beberapa diantara mereka terpaksa mengganti nomor mereka dengan nomor baru gara-gara beberapa kali mencoba UNREG selalu gagal, dan pulsa mereka terus-terusan terpotong.
Sebenernya untuk mendapatkan informasi terbaru seputar apa yang anda sukai sebenernya tidak perlu mengeluarkan pulsa sebesar itu. Kan ada internet :)
Misalkan anda ingin mencari tips cinta-cintaan, cukup ke warnet, buka ‘Firefox’, masuk ke ‘Google’, dan inputkan kata kunci ‘tips cinta’. Gw yakin anda bakal mendapatkan apa yang anda mau, hanya dengan uang Rp.4000 (dianggap biaya warnet per-jam adalah Rp.4000).
Atau anda ingin chatting dengan puas??? Buka aja mIRC atau Yahoo! Messenger atau ICQ atau yang lainnya, disana anda akan menemukan lebih dari 1,5 juta peserta chatting dari seluruh dunia!!! Jauh melampaui jumlah member salah satu portal SMS chatting ‘yang ngakunya’ terbesar di Indonesia yang menarik bayaran seharga SMS biasa setiap kali mengirimkan pesan ke layanan chatting tersebut. Misalkan anda adalah anggota layanan SMS chatting tadi, coba hitung dalam satu jam ada berapa SMS yang anda kirimkan??? Berapa banyak pulsa anda terpotong??? Bandingkan bila anda chatting melalui internet, anda hanya dikenakan bia
ya Rp.4000 per-jam (dianggap biaya warnet per-jam adalah Rp.4000).
Jadi, menurut gw, membayar SMS premium Rp.2000 untuk satu konten SMS yang ‘ga penting’ adalah sangat tidak logis!!! Melalui internet, anda akan mendapatkan apa yang anda mau!!!
Masih ingin me-REG spasi BLABLABLA kirim ke 1234567890???
Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.
Related posts:




