Browse > Home / Archive: December 2007

| Subcribe via RSS

Masjid dan Kampanye Pilkada

December 29th, 2007 | 4 Comments | Posted in Curhatan, Info

Masjid sepertinya telah menjadi salah satu sarana perpolitikan, kampanye khususnya. Tidak salah memang menjadikan masjid sebagai salah satu sarana perpolitikan, menurut Dr Muchlis Bahar, masjid pada masa Rasul biasa digunakan sebagai tempat ibadah, pengaturan tata negara, mengatur siasat perang, pengembangan pendidikan,tempat pengobatan para korban perang, tempat mendamaikan dan menyelesaikan sengketa, tempat menerima utusan delegasi/tamu, sebagai pusat penerangan, dan pembelaan agama.

Apalagi menjelang Pilkada Sumatera Selatan yang akan diadakan pada 2008 nanti, calon-calon orang nomor 1 di SumSel berbondong-bondong berusaha menarik simpati rakyat, dengan memberikan sumbangan ke Masjid salah satunya. Baik itu berupa uang, barang, maupun jasa. Dana yang diberikan pun tidak tanggung-tanggung, mencapai jutaan bahkan puluhan juta rupiah.

Yang patut disesalkan dari kegiatan tersebut adalah, di masjid deket rumah gw, masjid NHM (disamarkan), terpampang hiasan berbentuk persegi panjang, didalamnya terdapat lima jam yang menunjukkan waktu shalat Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib, dan Isya. Apa yang salah??? Di hiasan tersebut terpampang foto salah satu calon, dan parahnya hiasan tersebut dipasang tepat menghadap ke Jemaah!!! Apakah hal ini wajar???

Wallahualam bi shawab…

Portal Citizen Journalism Kota Palembang

December 29th, 2007 | No Comments | Posted in Info

Beralamat di http://news.wongkito.net/ portal ini merupakan wadah berbagi berita yang dapat dikatakan ‘bebas’. Tidak sembarang bebas, namun mesti juga memperhatikan tanggung jawab :)

Portal ini segera terwujud setelah pertemuan wongkito (komunitas blogger kota palembang) 25 Desember 2007 kemaren.

Namanya juga Citizen Journalism, jadi siapapun dapat memposting berita-nya sendiri. Bagi yang tertarik silakan mendaftar dan turut berkontribusi di portal ini.

Mari kita majukan citizen journalism kota Palembang…

(jangan kalah sama Makassar dengan Panyingkul-nya :P)

Pertemuan wongkito

December 27th, 2007 | 5 Comments | Posted in Curhatan, Info




*taken from blognya Nike :)
Tanggal 25 Desember 2007 kemaren, telah diadakan pertemuan wongkito. Bertempat di Pizza Hut Sudirman, pertemuan yang dihadiri oleh 17 orang ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam (dari jam 2 siang sampe jam 6 sore).

Awalnya gw kira pertemuan ini cuma membahas hal-hal yang ‘ga berat’. Ternyata, lumayan berat juga yah, mulai dari struktur organisasi rumah limas, kerjasama dengan walikota Palembang, citizen journalism, dll. Jujur, gw saat itu dalam kondisi badan yang kurang fit, capek+ngantuk, baru sampe di Palembang sekitar jam 10 pagi, gara-gara kereta apinya yang amat sangat lelet (berangkat dari Tanjung Karang sekitar jam 11 malem). But, it’s okay, gw mencerna apa yang dibahas di pertemuan itu dengan cukup baik :P

Dari pertemuan itu pula gw bisa tau gimana muka dan karakter temen-temen wongkito. Selama ini kan cuma berinteraksi melalui milis doank :P

Ardy misalnya, si pak ketua ini ternyata rada kalem juga orangnya :P Trus Au’, orangnya pendiem, Cipluq orangnya ceria, fun, dan suka ketawa :D Jafis orangnya tegas dan berwibawa plus pemikiran-pemikirannya yang jauh ke depan, dst.

Pas pulangnya, gw kehujanan!!! Basah kuyup!!! Dingin!!! Aaarrrggghhh… Mana pas mo nyalain motor, susah bener lagi hidupnya sampe mbak-mbak PH senyum-senyum geli gitu ngeliatin tingkah gw :P, helm gw basah, dll…

Dan dirumah gw terlelap pulas lelap sampe pagi…

Pelajaran di stasiun

December 26th, 2007 | No Comments | Posted in Curhatan

Hahaha…

Kemaren tanggal 24 malem gw pulang ke Palembang. Seperti biasa, setiap kali mau naik Kereta Api (yang selanjutnya akan disingkat KA *bleh* :P), hampir selalu ada P-E-L-A-J-A-R-A-N. What kind of “Pelajaran”???

Pelajaran pertama:
Mantapkan diri, mau pulang apa ga. Bila emang mau pulang, persiapkanlah tiket sejak beberapa hari atau bahkan beberapa minggu sebelum hari keberangkatan (apalagi kalo musinm libur).

Pelajaran kedua:
Pasang tampang garang namun bersahabat saat mengantri tiket di stasiun.

Deskripsi singkat tentang kedua pelajaran tadi (holoh bahasanya…).

Pelajaran pertama, gara-gara gw pulangnya mendadak (baru diniatkan pas tanggal 23 malem), maka mau ga mau gw harus ngantri beli tiket di stasiun. Kedua tempat pemesanan tiket udah gw kunjungi namun tiket untuk tanggal 24 malem udah pada habis.

Gw berangkat dari kos-an sekitar jam 2, nyampe di stasiun sekitar jam setengah 3. Gila bro!!! Stasiun masih sepi. Sepi bangeettt…. Gerbangnya pun masih digembok. Cuma ada beberapa anak kecil lagi maen-maen dihalamannya. Daripada gw nunggu sendirian, akhirnya gw mutusin masuk ke Ramayana. Di Ramayana, gw muter-muter ga tau arah, terbersit ide gila dipikiran gw. “Gimana kalo gw ‘beli’ baju-baju dan celana-celana mahal disitu?”. Eittss… Tapi ga bener-bener dibeli kok, cuma ambil bon-nya doank, trus ngabur… Hwehehehehehe… *Tapi ga jadi gw lakuin :P*

Dah, gw masuk ke supermarketnya trus muter-muter lagi. Gw ambil sebungkus kecil ’slai olai’ dan sebungkus medium ‘Tango’ vanilla. Gw bayar. Nah di kassa ini ’si mbak kassa’ itu kelihatan kesel sama gw gara-gara cuma bayar belanjaan seharga 3000 pake duit 50000. Dia tanya, “ada uang kecil ga mas?”, gw jawab, “ga ada, mbak.” Dia tanya lagi, “lima ribu aja, ada ga?”, gw jawab lagi, “adanya 20000 mbak.” Si mbak kelihatan bingung, sembari berkata, “duh, mas, ga ada kembaliannya.” Bah! Pikir gw, kok aneh gini… Karena kasihan gw keluarin juga duit 5000 *padahal sebelumnya gw udah bilang ga ada :P *huehehehehehehe…*

Jam tiga lewat lima, gw kembali lagi ke stasiun. Nongkrong sendirian di depan. Dateng seorang bapak bersama dua anak/keponakannya, ngobrol-ngobrol sama gw, trus anak/keponakannya ngeluyur ke Ramayana.

Orang-orang mulai berdatangan. Stasiun mulai rame, namun gerbangnya belum juga dibuka. Entah perasaan gw aja atau gimana, gw ngerasa aura ga enak menyelimuti gw (kalo istilah di Naruto, ‘genjutsu’ kali yah :P), gw gelisah. Ada beberapa anak kecil dengan gerak-gerik mencurigakan *dugaan gw sih, copet*. Ada dua orang yang lagi duduk disudut salah satu teras stasiun, salah seorangnya sedang memberikan uang ke orang satunya lagi. Ada calo tiket berkeliaran. Ada seorang bapak tua yang menepuk pundak salah seorang bapak lainnya, lantas berjabat tangan, dan bercakap-cakap seolah-olah udah kenal lama *gw ga tau apa emang udah lama kenal atau ga, dugaan gw sih, hipnotis*. Gw jalan ke warung terdekat trus beli rokok sebatang, gw nyalain, trus mondar-mandir di depan stasiun dengan tampang sok cool+sok kalem+sok tenang.

Jam empat, gerbang stasiun dibuka, karena petugasnya begitu lelet membuka gembok-gembok yang terpasang, salah seorang dari rombongan calon pengantri tiket KA berbicara dengan nada anarkis, “lama amat, gimana kalo kita jebol aja?”. Bah!!!

Di dalam ruang pengantrian tiket pun gw merasakan aura ga enak itu makin kuat. Demi keamanan, gw mundur ke barisan belakang (saat itu baru ada sekitar 20an orang yang mengantri di dua baris) sembari sesekali memegang erat saku celana gw yang berisi dompet dan hape, dan tas gw.

Gyaaahhhhhh…. Hell yeah…!!! Gila!!! Empat jam lebih gw ngantri, penjualan tiket baru dibuka jam 7 malem. Tiket kelas bisnis telah habis, tinggal kelas eksekutif dan kereta tambahan yang tersisa. Untung duit gw saat itu masih ada sekitar 130ribu, jadi deh gw beli tiket eksekutif. Dan untungnya AC-nya ga terlalu dingin.

Pelajaran kedua, dengan menerapkan pelajaran kedua ini, orang-orang jadi terlihat entah segan atau ngeri berada deket sama gw :P Yupe, buat antisipasi diri sendiri lah. Tapi kalo ada bapak-bapak ramah (dia pake peci dan baju koko) ngajak gw bicara, gw bicara dengan nada suara sesantun biasanya *hehehe*.

Segitu dulu yah :)

*Gw sebenernya mau posting tentang pertemuan Wongkito di Pizza Hut Sudirman kemaren sore, tapi berhubung kabel kamera digital gw ga tau dimana plus warnet sini ga punya card reader (intinya, fotonya belom siap), jadi belom sempet. Mungkin besok baru bisa gw post :)

Ich will lerne deutsche

December 18th, 2007 | 2 Comments | Posted in Curhatan

Bener ga ya kira-kira judul tulisan ini? “Ich will lerne deutsche” yang artinya (menurut gw) “I want to learn German language” dalam bahasa Indonesia bisa diartikan “Saya ingin belajar bahasa Jerman.”

Heh?! Belajar bahasa Jerman??? Bahasa Inggris aja belom ‘lurus’ :P…

Hehehe… Entah kenapa setelah membaca salah satu posting di salah satu blog (lupa alamatnya…), yang menyatakan bahwa mempelajari bahasa asing itu ‘mudah’. Yang pertama harus diperhatikan adalah ‘vocabulary’ atau ‘perbendaharaan kata’ atau ‘vokabelverzeichnis’, masalah ‘grammar’/'tata bahasa’/’sprachregel’ nomor dua.

Jadi deh sejak beberapa hari belakangan gw seperti orang yang tergila-gila sama yang namanya bahasa Jerman. Lalu, kenapa bahasa Jerman? Tidak bahasa Perancis yang katanya bahasa paling romantis, bahasa Mandarin, atau bahasa-bahasa laen? Nah, itu dia!!! Gw juga ga tau kenapa gw terobsesi sama bahasa Jerman :P Mungkin karena kata-katanya yang ‘njlimet’ kali yah. Tidak mengherankan kalo dalam bahasa Jerman terdapat banyak huruf G, Z, K, L, dll yang membuat kata-katanya terlihat sulit sekaligus keren bagi gw :P Kenapa ga bahasa Perancis??? Entahlah, mungkin laen kali :P Trus kenapa ga bahasa Mandarin??? Nah, kalo yang ini jelas alasannya, karena selain harus belajar pengucapan, vocabulary, dll, diwajibkan pula untuk belajar tulisan/aksaranya yang kelihatan sangat sangat asing bagi gw.

Karena terobsesi bahasa Jerman ini, gw mendownload program “LingoPad – Deutsch-English Worterbuch” dari http://www.ego4u.com/en/lingopad, sebuah kamus bahasa Inggris-Jerman dan Jerman-Inggris.

Sebagai permulaan, gw me-rename folder-folder di komputer gw pake bahasa Jerman. Misal, folder musik gw rename jadi “Musik Aktendeckel” (Music Folder), folder sheet GuitarPro jadi “GuitarPro Blatt Aktendeckel”, folder data pribadi jadi “Privat Daten Aktendeckel”, dst. Begitu pula dengan nama drive, “D:\” yang sebelumnya gw namain “Work Base” berubah nama jadi “Arbeit Base”, drive “E:\” yang sebelumnya gw namain “Media Base” berubah nama jadi “Medien Base”, dst.

Gw juga pengen beli buku pelajarannya biar lebih paham, tapi lagi-lagi terbentur masalah dana dan prioritas. Prioritas beli buku bahasa Jerman ini bertengger di urutan bawah, masih ada hal laen yang memiliki prioritas lebih dan harus gw dahulukan. Mungkin bulan depan bisa terealisasi.

Btw, ada yang bisa ngajarin gw bahasa Jerman ga??? Ajarin dunk…

Benchmark AnsAV, PCMAV, dan AntiVir

December 17th, 2007 | No Comments | Posted in Info, Windows Software

Semalem iseng-iseng gw coba nge-benchmark tiga antivirus yang ada di komputer gw, yakni: Avira Antivir PersonalEdition Classic versi 7.06.00.270 dengan update terakhir tanggal 15 Desember 2007, AnsAV dengan update tanggal 26 November lalu, dan PCMedia Antivirus teranyar (RC23) dengan tambahan file vdb-nya.

Objek yang gw scan adalah flash disk Kingston Data Traveller 1 GB milik gw. Dari properties drive tersebut diketahui bahwa file system yang digunakan adalah FAT. Kapasitas terpakai 969.228.288 bytes (924 MB), kapasitas bebas 62.275.584 bytes (59,3 MB), dan kapasitas totalnya adalah 1.031.503.872 bytes (983 MB). Dalam flash disk tersebut terdapat 434 folder dan sekitar 7000an file.

Lantas apa yang mau gw benchmark??? Dan bagaimana gw melakukan benchmark-nya?? Simpel aja kok, cuma perbandingan scanning speed ketiga antivirus tadi terhadap flash disk gw. Gw menghitung waktunya menggunakan program “Mobipaq.com Stopwatch”, sebuah program stopwatch untuk Symbian.

Yang pertama mendapat giliran adalah PCMedia Antivirus (selanjutnya akan disebut PCMAV). Dari tampilan utama PCMAV, dapat diketahui bahwa ‘Build Version’-nya adalah 1.0.0 RC23, ‘Engine Version’-nya adalah 1509+6, dan ‘Virus Signature’-nya adalah 1.368+6 virus. Penghitungan waktu dimulai saat tombol ‘Scan’ di-klik. Setelah proses scanning selesai, PCMAV melaporkan bahwa untuk men-scan 7451 file adalah 0:03:19:593.


Selanjutnya gw melakukan ’scanning speed benchmark’ terhadap AnsAV. Waktu yang diperlukan untuk men-scan 7462 file adalah 0:01:19:70. Tiga kali lipat lebih cepat daripada PCMAV. File yang di-scan pun lebih unggul sebelas file.

Dan yang terakhir adalah Avira AntiVir. Waktu yang dibutuhkan lebih lama sepuluh detik dari AnsAV, yakni 0:01:29:26. Namun jumlah file yang di-scan jauh melampaui kedua antivirus sebelumnya, yakni 11711 file.

Ada yang aneh dengan hasil benchmark tersebut???

Ya, mengapa jumlah file yang di-scan berbeda???

Yupe, yang paling banyak men-scan file adalah Antivir, dengan 11711 file, diikuti oleh AnsAV dengan 7462 file, dan terakhir PCMAV dengan 7451 file. Perbedaan ini dimungkinkan karena kemampuan ‘bongkar membongkar’ file arsip yang berbeda. AntiVir mempunyai kemampuan bongkar membongkar file yang lebih baik dari kedua antivirus lainnya. Ia mampu membongkar file ZIP, ZIP (SFX), ARJ, ARJ (SFX), TAR, GZ, ZOO, UUEncoded (+XXEncoded), TNEF (Microsoft), MIME, BinHex (Mac), MSCOMPRESS, CAB (Microsoft), CAB SFX (self extracting), LZH (+ LHA), LZH (+ LHA) SFX (self extracting), RAR, RAR SFX (self extracting), JAR (Java archive), BZ2, ACE, ACE SFX (self extracting), PGP signed message, MacBinary, CHM, Base64, BSD Mailbox, Netscape/Mozilla Mailbox, Eudora Mailbox, Squid cache, Pegasus Mailbox, dan MS Outlook Mailbox (enam item terakhir tidak dicentang). AnsAV yang gw miliki hanya mampu men-scan ZIP dan JAR, sedangkan PCMAV tidak dapat membongkar arsip apapun.

Ada lagi yang aneh dengan hasil benchmark tersebut???

Ya, scanning speednya kok bisa berbeda antara satu sama lain???

Yupe (sekali lagi), hal ini bisa disebabkan beberapa faktor seperti jumlah virus yang dapat dikenali, level ke-ekstrem-an scan (low, medium, high, atau lebih tinggi-AntiVir menggunakan level medium, AnsAV menggunakan level Hardcore (sama dengan High), dan PCMAv tidak diketahui), sampai bahasa pemrograman yang digunakan. Dengan menggunakan plugin “Process Image Finder” miliknya AnsAV, dideteksi bahwa: PCMAV diprogram dengan menggunakan Borland Delphi (salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi), AntiVir menggunakan C++, dan AnsAV menggunakan Assembly 32, yang notabene adalah bahasa pemrograman tingkat rendah, dengan tingkat kesulitan yang ‘diatas lumayan’, namun program yang dihasilkan mampu berperforma tinggi.

Sekian hasil benchmark sederhana gw terhadap tiga antivirus diatas. Mungkin kedepannya gw akan membandingkan dan mem-benchmark lebih banyak antivirus lainnya.


Link download program:
- Avira Antivir > http://www.free-av.com/ atau http://www.avira.com/
- AnsAV > http://www.ansav.com/
- PCMAV > CD/DVD bonus majalah PCMedia/PCMild yang terbit tiap bulan.

Pathetic neighbor

December 16th, 2007 | No Comments | Posted in Puisi Ga Jelas

You claim that you are truly perfect
The most…
The superior…
The unbeatable…

You claim that I just a part of you
The least…
The suffer-ior…
The beatable…

You are mocking me
My culture…
My language…
My history…
My race…
My nationality…
My heroes…
My philosophy…

Your eyes just see the bad part of me…
Your nose just smell the bad part of me…
Your ears just hear the bad part of me…
And your tongue throw the bad words…
Extremely…
Explicitly…

Don’t you see what’s inside yourself?
Don’t you smell what’s inside yourself?
Don’t You hear what’s inside yourself?
The destruction in your home?
The weaknesses in your body?
Pathetic…

Do you think that you are clever than me?
Do you think that you are better than me?

Please, my neighbor…
Take a mirror and look at your reflection…
You are not as clever as you think…
You are not as better as you think…

I just wanna say…
You are truly pathetic neighbor…

[Dedicated to Indonesia's closest neighbor, who claim himself as 'The Truly Asia']
Oleh: Idrus Fhadli
Kopi 15
13 Desember 2007
14:05

Bedakan!!! Shemale (waria) atau female (wanita)…

December 13th, 2007 | No Comments | Posted in Info


Coba buka http://www.dr-joe.net/shemale/Shemale.htm, disitu ada test membedakan antara waria atau wanita. Gw cuma bisa membedakan 11 dari 16 gambar.

How addicted to coffee am I???

December 13th, 2007 | No Comments | Posted in Curhatan, Info

Setelah mengikuti kuis di http://www.justsayhi.com/bb/view/how-addicted-to-coffee-are-you, didapatkan fakta bahwa tingkat adiksi gw terhadap kopi adalah sebesar:

Looking for payday loan?

Sebenernya gw ga terlalu shock dengan nilai tersebut, karena gw kira nilainya bakalan lebih tinggi lagi :P hehehe…

Pada situs yang sama, gw juga menemukan bahwa ada sekitar 144,042 orang yang ‘pass away’ di hari ulang tahun gw (20 Januari 198*):
144,042 People

Looking for payday loan?

Seberapa ‘geek’-kah gw???
46% Geek

Looking for payday loan?

Seberapa mahal ‘dead body’ gw???
$4400.00The Cadaver Calculator – Find out how much your body is worth.

Looking for payday loan?

Seberapa banyak bakteri yang hidup di keyboard gw???
2,516,640How Many Germs Live On Your Keyboard?

Looking for payday loans?

Weleh, parah bener yak :P

Dan how much do I know about Internet??? Gw cuma berhasil 72% :(
free dating sites

Looking for payday loan?

*Huuh, setelah bergulat dengan kebimbangan dalam menentukan judul skripsi, akhirnya kemaren gw ajuin 3 judul ke sekretaris jurusan, dan diterima!!! Gw disuruh milih sama dia… Semoga skripsi gw segera berjalan dan cepat selesai [target wisuda: Juni 2008]…*

Battery Life Checker – Penunjuk Status Baterai Notebook

December 13th, 2007 | 1 Comment | Posted in Programming, Windows Software



Yang sempet membaca tabloid PCMild edisi minggu kemaren (edisi 24/2007, 03-16 Desember 2007), pasti tau darimana asal sebagian kode program ini. Yup, anda benar sekali, kode penunjuk status baterai adalah hasil kopipas (kopi-paste) dari artikel Visual Basic-nya.

Walaupun begitu, gw mencoba untuk membuat program ini berbeda dari apa yang ditampilkan pada rubrik tersebut dengan cara menambah dan memodifikasi beberapa bagian program.

Pada program ini menggunakan ‘translucented window’ yang membuat jendela/tampilan utama program terlihat tembus pandang.

Selain itu, gw juga menambahkan kode pemantau status memori di komputer anda secara lengkap (physical, virtual, dan pagefile) dan dilengkapi dengan sebuah progress bar sebagai penunjuknya.

Pada tampilan utama program, anda akan menemukan empat tombol dengan warna berbeda yakni: merah untuk meng-hide program, kuning untuk memunculkan menu yang sama seperti pada aksi klik kanan icon system tray, hijau untuk memindahkan posisi jendela, dan biru yang berfungsi sebagai tombol ‘toggle’apakah jendela akan selalu ditampilkan diatas jendela/window lain ataukah tidak.

Program ini dirilis dibawah payung FREEWARE, yang berarti anda bebas untuk menggunakan, mengkopi, dan mendistribusikan program ini selama masih dalam paket aslinya dan tidak untuk tujuan komersil. Bila anda tertarik untuk mendapatkan source code-nya, silakan kontak gw melalui e-mail (fadly87@gmail.com).

[DOWNLOAD DISINI]

*maaf, saat ini program belum bisa di-upload dikarenakan akses internet yang super lemot. dalam waktu dekat akan segera gw upload…*
*16 Desember 2007 – akhirnya program ini ter-upload juga :)*