Browse > Home / Curhatan / Dilema software bajakan

| Subcribe via RSS

Dilema software bajakan

January 30th, 2008 Posted in Curhatan
-->

Siapa yang ga pernah pake software bajakan? Tunjuk tangan! :P

Saya yakin seyakin-yakinnya mungkin hampir seluruh pengguna ‘produk digital’ ditanah air ini pernah menggunakannya, entah secara sengaja maupun tidak sengaja, baik itu software komputer, handheld (hp, pda, dll), cd/dvd, mp3, dll.

Jujur, saya termasuk salah seorang penikmat software bajakan. Windows bajakan, office bajakan, pembakar CD/DVD bajakan, kompressor file bajakan, editor foto/video, game-game bajakan, dan beberapa lainnya. Tidak sebatas software komputer saja, pun hampir seluruh aplikasi dan game yang terpasang di “Komm-Warrior” (handphone Symbian saya) adalah barang ilegal (kalau tidak mau dikatakan haram :P).

Kejadian kemarin sore cukup membuat saya kesal, kejadian apa? Ah, bukan kejadian yang luar biasa kok :P Yip-yip, kemaren sore, saya berselancar di dunia maya, terbersit niat untuk mencari aplikasi, games, dan themes baru untuk hape saya. Situs-situs favorit pun saya buka di browser yang juga favorit, Mozilla Firefox. Situs penyedia game dan tema, http://www.crazy4mobilez.com/, lalu situs penyedia aplikasi, http://www.nextsymbian.net/. Setelah kedua situs tersebut terbuka, saya sedikit heran, NextSymbian ternyata telah pindah tempat parkir (baca: domain) sialnya tempat parkir barunya memakan waktu lama untuk di-load, dan Crazy4Mobilez tidak lagi menyediakan game!!! Rencana pun batal. Siiggghh…!!!

Nah, dari kejadian itu saya jadi ‘sedikit’ mikir. Duh, seandainya software-software ilegal benar-benar hilang dari jagad ini (nyata maupun maya) dan yang tersedia hanyalah software-software legal yang berbayar (diumpamakan yang freeware dan opensource sedikit), apa yang akan terjadi? Apakah setiap ‘penikmat teknologi komputer’ harus membeli software-software yang mereka butuhkan?

Bila ya, kita coba hitung kocek yang harus dikeluarkan, sistem operasi (Windows) saja harganya sudah ratusan dollar, software editing foto, video, web bahkan mencapai ribuan dollar, antivirus, dll. Aplikasi dan game berbasis Java dan Symbian untuk hape yang harganya rata-rata berkisar belasan sampai puluhan dollar. Berapa dollar yang harus keluar dari kantong kita? Enak kalo ‘tajir’ dengan gaji katakanlah puluhan juta rupiah per-bulannya, lah bagaimana dengan yang biasa-biasa saja? Lebih baik beli beras, sembako, dan minyak tanah guna ‘mengasapi’ dapur daripada membeli software-software tersebut.

Lantas, bila jawabannya tidak? berarti kita harus puas dengan aplikasi standar bawaan pabrik? Katakanlah Windows telah terbundel dengan paket komputer yang kita beli. Otomatis produktivitas kita mandeg kan? Editing gambar dengan Microsoft Paint, olah kata dengan Notepad dan Wordpad, editing video dengan Windows Movie Maker, dll. Pun begitu dengan perangkat handphone bersistem operasi, otomatis kemampuannya tidak bisa kita optimalkan dan paling-paling cuma bisa telepon dan sms doank.

Untunglah masih ada orang-orang yang berhati baik. Siapa saja mereka? Komunitas OpenSource, programmer yang merilis software buatannya dengan payung FREEWARE, dan Cracker proteksi registrasi software berbayar. Jasa-jasa mereka sungguh besar bagi perkembangan ‘kemelekan teknologi’ dunia, termasuk Indonesia. Apalagi para Cracker baik yang bekerja secara individu maupun secara komunitas, memberikan sumbangsih yang luar biasa, terutama bagi saya (dan mungkin anda juga?), sehingga berkesempatan menikmati software-software mahal dengan harga minimal.

Memang sih, bila ditilik dari sisi yang berlawanan (pengembang software), tentulah akan memberikan kerugian yang tidak sedikit bagi mereka. Berapa banyak waktu dan tenaga yang terkuras, berapa berat otak-otak mereka terperas demi menemukan logika (dan matematika), seberapa pegal jari-jari mereka bekerja guna membuat chartflow dan mengetikkan ribuan (puluhan ribu, ratusan ribu, bahkan jutaan) baris kode program guna menciptakan software-software hebat yang dapat melakukan pekerjaan hebat pula. Bila pun program mereka telah tercipta, mereka juga harus senantiasa memelihara ‘kesehatannya’, membersihkannya dari bug-bug yang mungkin masih ada, memberikan patch dan update terbaru kepada penggunanya, yang tentu saja memerlukan tenaga dan waktu tambahan untuk melakukannya. Lah, kalo mereka ga dibayar bagaimana? Apa yang menjadi semangat mereka? Bagaimana mereka akan menghidupi diri, anak, dan istri mereka? Kecil kemungkinan mereka mau melakukan hal-hal tersebut diatas tanpa mendapatkan kompensasi yang sesuai.

Lalu, apakah melakukan hal-hal tersebut (membajak dan menikmati software bajakan) berdosa? Wallahualam deh :)

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Add to favorites
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
----

Creative Commons License Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.

Related posts:

  1. Guitar Pro – software powerful buat sang musisi
  2. Buat dan sebarkan sendiri software-mu
  3. Re-coding All My Software From Scratch
  4. Cracker Biscuit Pro – manajer serial number anda…

2 Responses to “Dilema software bajakan”

  1. ferdi Says:

    berdosa tampaknya…

    [Reply]


  2. Au' Says:

    Dengan amat sedih untuk saat ini saya mesti berkata : Hidup Software dan segala macam bentuk perbajakan yg tidak terlalu merugikan tentunya…!!!
    :D

    [Reply]


Leave a Reply

:-)) :-) :-D (LOL) :-P (woot) ;-) :-o X-( :-( :-& (angry) (annoyed) (bye) B-) (cozy) (sick) (: (goodluck) (griltongue) (mmm) (hungry) (music) (tears) (tongue) (unsure) (highfive) (dance) (doh) (brokenheart) (drinking) (girlkiss) (rofl) (money) (rock) (nottalking) (party) (sleeping) (thinking) (bringit) (worship) (applause) 8-) (gym) (heart) (devil) (lmao) (banana_cool) (banana_rock) (evil_grin) (headspin) (heart_beat) (ninja) (haha) (evilsmirk) (bigeyes) (funkydance) (idiot) (lonely) (scenic) (hassle) (panic) (okok) (yahoo) (muhaha) (taser) (cry) (blush) (banana_ninja) (beer) (coffee) (fish_hit) (muscle) (smileydance)