Browse > Home / Curhatan, Music / Maaf, kalo musik saya aneh

| Subcribe via RSS

Maaf, kalo musik saya aneh

March 3rd, 2008 Posted in Curhatan, Music
-->

Beberapa malam yang lalu, terjadi perdebatan seru dan sedikit sengit antara saya dan salah seorang temen kos-an. Berkisar soal musik.

“Musik lo aneh, drus!”

Yupe, itu yang dia katakan ke saya. Musik saya aneh. Memang, saya akui musik saya memang aneh, dan tidak banyak diantara temen-temen saya yang menyukai jenis-jenis musik seperti yang saya sukai. Berkutat di belantara rock dan metal. Mulai dari heavy metal, hard rock, new wave of british heavy metal (NWOBHM), progressive rock/metal, dan speed metal. Tapi saya tidak menyukai seputar ‘black metal‘.

Gemuruh sound yang keluar dari Simbadda Z-300 saya hampir semuanya ‘heavy’. Namun tidak melulu ‘heavy’, kadangkala saya suka terbuai dalam alunan klasik, mellow, dan jazzy.

“Lo autis ya? Suka terlelap dalam kesenangan dan dunia lo sendiri”

Ummm… bukan hanya temen kos-an saya yang melontarkan pernyataan tersebut. Pun begitu dengan temen-temen kampus saya.

Temen kos-an saya bilang begitu karena merasa aneh kala melihat saya memainkan gitar. Tidak seperti dia dan kebanyakan temen-temen/orang lain yang sembari bernyanyi saat menggetarkan senar-senar gitar, saya lebih sering diam dan fokus pada permainan gitar saja. Tidak jarang saya membentangkan lembar-lembar tablature guna mempelajari suatu lagu dengan tepat.

“Kalo musik lo begitu terus, mana bisa dijual”

Dulu sempat terbersit dalam pikiran saya untuk menjadi musisi handal. Namun semenjak sudah jarang bermain (baca: nge-band) bersama temen-temen saya di Palembang, obsesi tersebut perlahan meluntur. Ditambah dengan lambatnya saya belajar gitar. Sebenernya saya lebih menyukai drums, namun karena ga punya set-nya, yah belajarnya cuma bisa pas di studio saja.

Saya menciptakan beberapa lagu saya sendiri sesuai keinginan saya, dan tidak untuk dijual.

Saya juga mengatakan kepadanya kalo saya bukan Ahmad Dhani, yang suka menjual musik. Dan memiliki dua versi personel ‘The Rock’, lokal dan bule Aussie.

“Zaman sekarang, yang dicari itu lagu cinta, drus”

Boleh dibilang, saya sudah bosan dan hampir muak dengan lagu-lagu bertemakan dan berlirik-kan cinta. Memang, cinta itu indah dan manusia tidak dapat hidup tanpa adanya cinta, kalaupun bisa, dunianya pastilah berwarna hitam dan kelabu.

Masih banyak tema lain yang bisa dieksplorasi, ga cuma terbatas pada cinta saja. Beberapa lagu yang saya suka karena liriknya antara lain: Iron Maiden (Dance of Death, yang membuat suasana mencekam dalam lirik lagu tersebut terasa hidup dan nyata), Dream Theater (Finally Free, yang menggambarkan dan turut membuat pendengarnya merasakan sakitnya tragedi cinta segitiga antara Victoria, Nicholas, dan Julian), Nirvana (Where Did You Sleep Last Night, jeritan hati seorang lelaki terhadap gadisnya yang telah bersuami atau lebih tepatnya: selingkuhannya), Symphony X (Awakenings, pernah saya angkat pada posting sebelumnya), Metallica (Enter Sandman, yang menceritakan tentang ketakutan mimpi masa kecil), dan beberapa lagu lainnya.

“Cewek mana yang bakalan terpikat sama lo, lantaran musik aneh begitu” (diumpamakan bermain gitar dihadapan seorang gadis :P)

Wah, parah! Saya kan udah katakan kalo musik saya ga melulu keras dan berat. Saya juga suka musik yang slow seperti Mocca (Hyper Ballad), Bryan Adams (Heaven), Andrew Lloyd Webber (The Phantom of The Opera, The Music of The Night, dll), dan lain sebagainya.

Saya juga punya lagu yang terinspirasi oleh gadis yang menurut saya ‘hebat’. Perlu dicatat, kata ‘hebat’ disini dalam artian positif karena ada seorang temen yang menyalahartikan kata ‘gadis hebat’ dalam kamus saya.

“Kalo gitar lo bisa bicara, dia pasti akan berkata sedih sebab lagu yang lo nyanyiin ga ada vokalnya”

Saya jarang nyanyi sembari maen gitar sebab saya merasa kalo suara saya ga begitu bagus dan merdu. Kadangkala saya terdiam saat vokalnya menuntut nada tinggi.

Kebanyakan nada yang saya mainkan adalah hasil karangan sendiri, yang tidak jarang saya kombinasikan guna menghasilkan satu lagu penuh yang tidak jarang pula belum memiliki lirik.

Kalo gitar bisa bicara, dia pasti akan berkata sedih, kok cuma kord itu itu saja yang dimainkan. Gitar pasti akan bahagia bila setiap senar dan fret yang ada di tubuhnya bisa bersuara, begitu jawaban saya terhadap pernyataannya.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Add to favorites
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
----

Creative Commons License Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.

Related posts:

  1. Maaf pren kalo saya ga sesempurna dikau
  2. Music and me
  3. Spider Player – pemutar musik ringan, simpel namun powerful
  4. Hal Yang Saya Rindukan di Bulan Puasa (PlayStation, Petasan, Dsb)
  5. Dream Theater’s Systematic Chaos

6 Responses to “Maaf, kalo musik saya aneh”

  1. ivn Says:

    let’s ROCK………

    [Reply]


  2. eriek Says:

    Drus, bermain gitar di depan cewek, kira-kira cewek itu bakal jatuh cinta gak sama si pemain gitar itu?
    ini pertanyaan agak nyeleneh sih. hehe.. :D

    salam,
    eriek

    [Reply]


  3. Idrus Fhadli Says:

    @ivn: come on! :)

    @eriek: ummm… tergantung sih. soalnyo aku jugo blom pernah nembak cewek pake lagu, tapi kalo maen gitar pake lagu ciptaan dewek dihadapan seorang cewek sih pernah :P

    [Reply]


  4. ferdi Says:

    saya siy universal ajah..pokoknya macem2 drus.

    Metallica saya suka lagunya yg Turn The Page (ada di Album Garage Inc II kl gak salah)

    untuk Dream Theater saya suka lagu Endless Sacrifice, kalo denger Finnaly Free jadi inget jaman SMA.
    ekekekek..

    Tapi sekarang lagi seneng denger lagu Jepang..Ayumi Hamasaki, hee…

    [Reply]


  5. Anonymous Says:

    Get your Online Lyric song in http://www.lyrics-x.com

    [Reply]


  6. ash Says:

    Musik aneh? ga ada yang aneh kalau otak kita suka berkelana menyusuri melodi dan kromatik yang terdengar baru.. gue sendiri suka segala bunyi musik dari Bjork ampe repertoire SATB dari Claudio Monteverdi (komposer renaisans dari Mantua, Italy), dari suara Andrea Boccelli sampai musik abadinya The Verve, Bittersweet Symphony..

    [Reply]


Leave a Reply

:-)) :-) :-D (LOL) :-P (woot) ;-) :-o X-( :-( :-& (angry) (annoyed) (bye) B-) (cozy) (sick) (: (goodluck) (griltongue) (mmm) (hungry) (music) (tears) (tongue) (unsure) (highfive) (dance) (doh) (brokenheart) (drinking) (girlkiss) (rofl) (money) (rock) (nottalking) (party) (sleeping) (thinking) (bringit) (worship) (applause) 8-) (gym) (heart) (devil) (lmao) (banana_cool) (banana_rock) (evil_grin) (headspin) (heart_beat) (ninja) (haha) (evilsmirk) (bigeyes) (funkydance) (idiot) (lonely) (scenic) (hassle) (panic) (okok) (yahoo) (muhaha) (taser) (cry) (blush) (banana_ninja) (beer) (coffee) (fish_hit) (muscle) (smileydance)