Browse > Home / Archive: April 2008

| Subscribe via RSS

Mendambakan perpustakaan digital

April 30th, 2008 | 2 Comments | Posted in Personal

Posting ini lahir karena kekesalan saya ketika mencari buku yang kadang ga bisa ditemukan di perpustakaan universitas.

Pernahkah anda merasa kesal dan malas ketika mencari sebuah buku di perpustakaan? Bahasa lebay-nya, “mencari sebuah buku diantara ribuan buku” atau “mencari jarum ditumpukan jerami” *penting ga sih? tau ah gelap!*.

Ga pernah tuh. Kan ada komputer. Cukup buka aja aplikasi pencarian bukunya *salah satu contohnya DYNIX yah? kalo ga salah?*, dan ketikkan kata kuncinya, lalu tekan enter. Dan, jrengggg… buku ditemukan. Gitu aja kok bingung toh?

Bukan! Bukan itu maksud saya! Kalo itu mah, saya juga ngerti. Masih harus menelusuri rak per-rak, dan katalog per-katalog kan? Ribet! Kalo rak dan katalognya tersusun rapi mah enak. Lah, kalo berantakan? Super ribet! Yang saya maksudkan disini adalah sebuah perpustakaan yang sepenuhnya digital. Super lengkap. Dan dapat diakses dari mana saja. Kontennya pun digital. Tidak lagi berbentuk lembaran-lembaran kertas *yang kadangkala lusuhnya minta ampun…* seperti sekarang ini.

Enak dan sangat mudah, nyaman serta memanjakan sekali kedengarannya. Ketika bingung mencari informasi mengenai suatu topik atau bahkan bahan kuliah/skripsi, cukup buka komputer, connect ke servernya, interface yang simple dan user friendly menyapa, masukkan kata kunci, dan mesin pencari yang super-cerdas pun segera bekerja dan menampilkan hasil pencarian yang super akurat, buku-buku digital apa saja yang memuat informasi seputar topik yang kita cari berikut memberikan link untuk membaca buku tersebut secara online atau bahkan mendownloadnya. Hasil pencarian tersebut tidak hanya super-akurat melainkan juga memberikan link-link atau resource-resource online (atau bahkan offline) lainnya yang terkait seputar topik yang dicari tadi.

Kalau males membuka-buka buku digital hasil pencariannya, kita cukup mengetikkan sebuah kata kunci berbentuk pertanyaan, dan mesin pencarinya akan bekerja, memberikan jawaban yang cepat, ringkas, jelas. Disertai dengan sumber bukunya. Wuiihhh… bener-bener konsep Web 3.0!

Perpustakaan ini dapat diakses dari mana saja, dalam konteks ini yang dibicarakan tidak hanya sebatas tempat melainkan juga cara akses. Ya! Cara aksesnya dapat dilakukan melalui perangkat genggam semisal handphone atau PDA yang memiliki jalur akses ke dunia maya. Oh, alangkah indahnya… *ngayal*.

Lalu? Perpustakaan konvensional seperti sekarang ini tidak akan berfungsi lagi donk! Loh? Itu bukan urusan saya! :P *kaburrr…*

Lirik lagu = doa/takdir/karma?

April 30th, 2008 | No Comments | Posted in Communication, Music, Personal, Social Politics

“Lagu, bisa menjadi doa atau bahkan karma bagi penyanyinya.”

Ya, itulah quote yang saya dengar ketika secara tidak sengaja menonton Silet kemarin siang (29/4/2008). Tidak hanya mengumbar quote murahan tersebut, si pembawa acara atau yang dalam bahasa kerennya host, turut memberikan contoh ‘real’ seperti misalnya Kristina dengan lagu jatuh bangun-nya dan Nia Daniati dengan lagu-lagunya yang kebanyakan bercerita tentang penderitaan cinta.

Pendapat saya? Hueeekkksss… Bener-bener jijik dan ingin muntah rasanya ketika melihat daya upaya serta tipu muslihat para pembuat acara gosip ini guna mempercantik acaranya dan menyedot perhatian pemirsa setianya. Bila Shakespeare berani berkata, “apalah arti sebuah nama”, maka saya pun berani berkata, “apalah arti sebuah lirik lagu?”. Eits, lagi, saya tegaskan, ini bukanlah bentuk arogansi saya loh melainkan hanyalah sebuah kritik bagi para gossip TV program makers tersebut. Ya, apalah arti sebuah lirik lagu? Apakah garis takdir atau bahkan karma tergores jelas layaknya goresan-goresan pensil diatas secarik kertas? Kalau iya, saya mah ga usah kerja keras lagi. Cukup ciptakan sebuah lagu indah dengan lirik yang juga bertemakan keindahan (dan bahkan kesejahteraan duniawi) bagi saya dan orang-orang yang saya cintai, maka dengan begitu garis takdir yang baik pun seketika tercipta seiring dengan seringnya saya menyanyikan lagu saya tadi.

Wahai manusia, takdir itu hanyalah kuasa-Nya. Tidak ada manusia yang mampu menebak atau bahkan meramalkan takdir-Nya. Apalah daya upaya Mama Lauren, Deddy Corbuzier, peramal bertopeng, dan lain sebagainya. Semua itu hanyalah tipu muslihat dan hanya mengantarkan ke jalan yang sesat. *Loh?! OOT yak? :P*

Lirik lagu, menurut pandangan saya *dan mungkin pandangan banyak orang*, hanyalah sebagai wadah pengungkapan perasaan penciptanya yang banyak diinspirasi oleh lingkungan sekitarnya. Misal, keadaan sosial politik, cinta, kehidupan sehari-hari, dan lain sebagainya. Bisa kita ambil contoh lirik-lirik lagunya Kang Iwan Fals, yang banyak bertemakan kritik sosial, Megadeth, yang banyak berkoar mengenai dunia politik, atau Iron Maiden, dengan inspirasinya seputar kisah-kisah epic seperti Eragon, Yunani Kuno, dsb.

Saya pun seringkali mencurahkan apa yang saya rasakan dalam bait-bait lirik lagu ciptaan saya sendiri *yang jeleknya minta ampun :P*. Beberapa lirik tersebut saya angkat dari puisi-puisi saya *yang juga aneh – kalau tidak mau dikatakan norak dan jelek :P*. Misalnya, Step out of my way, down! yang berkisah tentang kehilangan semangat, dan beberapa lainnya.

Jujur, saya termasuk salah seorang yang kurang respek terhadap hal-hal seputar ramal-meramal dan baca-membaca takdir. Apalagi bila takdir itu dikaitkan dengan lirik lagu! Dan saya juga merupakan tipe orang yang sangat tidak menyukai acara gosip dan atau infotainment, sebab menurut saya mereka kadangkala melebih-lebihkan segala sesuatunya. Kapankah acara-acara gosip musnah dari dunia pertelevisian Indonesia? *berharap yang ga jelas dan ga pasti :P*

Gyaaa…

April 25th, 2008 | 2 Comments | Posted in Personal

Sekali lagi ah, “gyaaa…”

Ni posting gado-gado lagi :P

1. Lagi di Palembang nie. Semalem di kereta bisnis, ga ada kejadian
luar biasa :( Adanya cuma orang marah-marah doank. Khususnya ibu-ibu
yang duduk di depan kursi saya dan kak Eriek. Ampun deh.

2. Potong rambut. Yupe, potong rambut! Bye-bye rambut gondrongku… :(
Saya kesel gara-gara dibilang adek saya gini, “Ya ampyun kak ‘i serem
nian rambut kau. La panjang, acak-acakan pulok. Pecak garong bae!”.
Gubrak! Adek saya sendiri bilang begitu, apalagi orang laen :P
Ditambah nyokap saya, yang udah geleng-geleng kepala pas pertama liat
rambut saya ketika baru nongol didepan pager rumah. Tapi, jaah…
nunggu dua bulan lagi deh biar rambut saya panjang lagi :(

3. Hujan melulu. Duh, Palembang ujan mulu yak? Enak sih. Dingin. Tapi
saya ga bisa bebas kemana-mana!

4. Pegel-pegel. Tulang-tulang saya neh. Duh. Apalagi daerah leher dan
pundak. Apa gara-gara masuk angin yak? Habis semalem di kereta, lupa
pake switer :( Switernya malah saya gulung-gulung, baru inget dipake
pas udah pagi. Ditambah lagi posisi tidur di kereta yang sekenanya aja
plus kursi keretanya agak ‘menclok’.

5. Mencret. Duh, kenapa yah. Apa gara-gara nasi uduk pake telor plus
ekstra sambel yang harganya udah naek jadi 5rebu yang saya makan
semalem sebelum berangkat ke stasiun? *biasanya harganya cuma 4rebu*
Perasaan, sambelnya ga pedes-pedes amat.

6. Janji-janji yang terlupakan. Kemaren udah janji sama temen-temen
WongKito buat pasang spanduk bareng *saya begitu bersemangat pas
conference via Y!M* dan janji ke salah seorang temen saya buat maen
kerumahnya. Tapi dua-duanya terlupakan gara-gara saya tidur cepet
(habis isya kalo ga salah). Ditambah lagi suhu udara yang adem, perut
yang kenyang, dan badan yang panas gara-gara krim anti-pegel, wuih,
saya makin ngeringkuk hebat di dalem kain sarung neh. Pas bangun pagi
harinya, buka KommWarrior, jreengg… 1 miskol dari Ferdi WongKito, 15
miskol dari Ardy WongKito, 1 miskol dari temen saya, 12 miskol dari
nomor Flexi area Lampung yang tidak saya kenal, dan 5 sms dari
temen-temen saya yang laen. Maaf… Bermilyar maaf… Temen-temenku…
Hapeku kok dalam profile ‘Deep Silent’ yang berarti tanpa notifikasi
apapun, sesuai namanya, tanpa suara, tanpa getar. Pas saya cek
‘Profile Switcher’-nya, kok deactivated yak? Dan ternyata di
background, ada beberapa program yang masih kebuka. Siigghh… Pasti
kerjaan adek saya! Yang dari awal keliatan super-penasaran dengan
program, mp3, video, foto, dan game baru apa yang terinstal di hape
saya! Semuanya… Sekali lagi saya minta maaf… :(


[idrus fhadli aka xvader]
[NeverHard! Development Team]
[mailto: fadly87@gmail.com]
[blog: http://xvader.blogspot.com]
[blog: http://blog.unila.ac.id/xvader]
[y!m: crashcym]
["Just like the pied piper. Led rats through the streets. We dance
like marionettes. Swaying to the symphony... of destruction"
(Megadeth, 1992: Symphony of Destruction)]

Meng-Indonesia-kan CCleaner

April 21st, 2008 | 4 Comments | Posted in Tips n Tricks, Windows and Proprietary

Dulu, saya sempat begitu sering berkunjung ke forum CCleaner dengan tujuan mengalihbahasakan CCleaner ke bahasa Indonesia. Namun karena orang-orang di forum tersebut tampaknya sangat ‘expert’ sehingga pertanyaan saya tentang “how to translate CCleaner into different language (Indonesia)?” *kurang lebih begitu :P* tidak ditanggapi dengan memuaskan.

Baru semalem, pas lagi suntuk mengerjakan si ‘skripsick’, terlintas ide untuk bermain-main lagi dengan Resource Hacker. Setelah memilih-milih *.exe di ‘Program Files’, entah kenapa tiba-tiba saja masuk ke folder instalasi CCleaner. Jadi deh file yang dipilih untuk diutak-atik adalah CCleaner.exe :P

Yupe, resource hacking started. Semua ‘String Table’ berbahasa inggris saya ganti dengan bahasa Indonesia. Karena saya ga begitu pinter berbahasa inggris, jadinya beberapa kata-kata susah saya artikan dengan sedikit nyeleneh :P

Script compiled. Exe saved. And versi bahasa Indonesia dari CCleaner v2.06.567 telah tersedia :P

Tambahan: CCleaner ini hanya untuk pembelajaran semata. Hak cipta atas CCleaner tetap berada pada Piriform Ltd.


[DOWNLOAD DISINI]

Ubuntu 8.04, dirilis 5 hari lagi

April 19th, 2008 | 1 Comment | Posted in News and Information

Tadi pas berkunjung ke website Ubuntu, baru tau kalo lima hari lagi, Ubuntu 8.04 dengan codename Hardy Heron akan segera dirilis 5 hari lagi (24 April 2008).

Waahhh… Siap-siap pesen online neeh… :P

Btw, saya baru dua kali pesen secara online, yakni pada versi 7.04 dan 7.10. Lumayanlah dapet CD original gratis, including sticker pula :)

Yaa… walaupun saya blom sepenuhnya berpindah ke Linux, dikarenakan beberapa faktor. Apa penghambatnya? Cuma satu kok, yakni printer. Ya, printer! Loh? Ada apa dengan printer?

Printer saya, Canon IP1600, drivernya blom di-support sama CUPS (Common Unix Printing System). Jadinya saya ga bisa nge-print! :(

Kapan yah Canon ngasih dukungan buat Linux?

Gelaran akbar acara blogger Palembang :)

April 19th, 2008 | No Comments | Posted in News and Information

Ni kopi paste dari pengumuman di http://wongkito.net :)

—-

WongKito ngadain acara nih, yang pertama kali dan mungkin bisa dibilang acara paling besar yang pernah diadakan blogger Sumatera.

Acaranya : WongKito Blogger’s Day 2008
Tema : “Asyiknya Jadi Blogger!”
Hari/Tanggal : Kamis/ 1 Mei 2008
Tempat : Ketty Resto, Lt. 3 Palembang Indah Mall (PIM)
Pukul : 13.00 -17.00 WIB
Pembicara : Enda Nasution (Presiden Blogger Indonesia)

Bakal ada banyak blogger disana. Blogger Day kali ini bisa jadi ajang kopi darat akbar blogger khususnya blogger Palembang, bisa jadi ajang sharing soal blog, soal blogger Palembang, UU ITE mungkin dan masih banyak hal seru laen, yang cuma kamu temuin di acara kali ini.

So, don’t miss it!

Cepat daftarkan diri kamu untuk ikut acara ini. Pendaftaran paling lambat tanggal 28 April 2008.

Umum : Rp. 30.000/org

WongKito : Gratis*

Pendaftaran ke : nike@wongkito.net

—-

Gabung hyuuukkk… :)

Step by step… [about WongKito.net]

April 15th, 2008 | 2 Comments | Posted in News and Information, Personal, Social Politics

Ummm…

Apa yang mau ditulis yak? :P *bingung…*

Mulai darimana yak? :P *masih bingung…*

Dah, daripada kelamaan mikir, dimulai aja deh. Step by step…

Nah… dateng juga kan tu ide :P

Yupe, step by step aka (as known as) langkah per-langkah seperti itulah pertumbuhan segala sesuatunya. Tidak ada yang langsung tiba-tiba besar dan terkenal serta dikagumi banyak orang. Semua melalui proses…
Manusia misalnya, proses pertumbuhan dan hidupnya panjang dan berliku-liku. Dimulai dari *** *Tuuutttt… disensor, ada UU ITE :P* kemudian manusia dilahirkan, perlahan mulai tumbuh dan berkembang menjadi bayi, dari bayi menjadi anak, dari anak menjadi remaja, dari remaja menjadi tua, dan setelah tua kehidupannya berakhir. Sebab, tidak ada yang abadi!

Namun, adakalanya dalam proses pertumbuhan itu terjadi sesuatu hal yang menyebabkan berubahnya ‘jalan hidup’ manusia tersebut. Bisa jadi prosesnya begini: Bayi > Anak > Meninggal. Terlihat ada bagian dari roda hidup yang terpotong *kalo yang ini mah rahasia yang maha kuasa :)*.

Karena disini yang akan saya bicarakan adalah dalam konteks komunitas, ada baiknya bila kita mengetahui terlebih dahulu apa itu komunitas. Menurut Wikipedia, komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti “kesamaan”, kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti “sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak”.

Seperti itu pula sebuah komunitas, organisasi, ataupun perusahaan *duh, bongkar2 arsip diotak mengenai mata kuliah Komunikasi Organisasi lagi nih :P*. Prosesnya panjang. Dan tidak tertutup kemungkinan roda hidupnya terpotong, tiba-tiba bangkrut atau bubar misalnya.

WongKito, sebuah komunitas blogger asal Palembang, yang bertujuan untuk merangkul seluruh blogger Palembang dan Sumatera Selatan dalam satu wadah. Terbentuk pada 16 Oktober 2007, berarti usia komunitas ini baru sekitar 6 bulan. Masih bayi, begitu mungil, begitu menggemaskan. Bila merujuk pada perkembangan seorang bayi yang baru lahir, usia 6 bulan, seorang bayi itu baru bisa ‘mengangkat dada dan perut atas saat tengkurap’, masih dalam tahap belajar merangkak.

Dalam usia 6 bulan pula, seorang bayi “bila belum mulai makan makanan padat, mulai saat ini bisa dimulai.” Dari sudut pandang saya, bila hal ini dikaitkan dalam konteks komunitas, makanan = pekerjaan dan atau cobaan. Ya, dalam usia ini sebuah komunitas sudah wajar bila diberi pekerjaan besar. WongKito misalnya, telah berani menunjukkan giginya kepada masyarakat melalui acara bertajuk Blogger Day yang akan diselenggarakan pada 1 Mei 2008 mendatang.

Perkembangan seorang bayi sangat ditentukan oleh pola dan kualitas asuhan orang tuanya. Semakin baik pola dan kualitas asuhannya maka perkembangan bayi tersebut pun akan semakin baik. Begitu pula sebaliknya. Bila dalam suatu komunitas, yang menentukan adalah orang-orang yang ada dalam komunitas itu sendiri. Apakah mereka mau komunitasnya terus berkembang dan menjadi besar serta terkenal dan diakui dalam masyarakat atau tidak.


Kerjasama dengan KapanLagi

Alhamdulillah, KapanLagi telah sepakat untuk mengadakan kerjasama dengan WongKito. Hal ini dapat dilihat pada halaman utama rumah maya WongKito yang beralamat di http://wongkito.net. Disana telah terpampang banner KapanLagi :)

Harapan kedepan

Simpel aja, “semoga WongKito semakin besar dan selalu eksis kedepannya dalam membangun hubungan kekerabatan antar blogger sekaligus sebagai wadah pembelajaran Teknologi Informasi bagi masyarakat Palembang pada khususnya dan Sumatera Selatan pada umumnya.”

Let’s move forward…!!! :)

Dosa jariyah?

April 15th, 2008 | 4 Comments | Posted in Personal

Istilah amal jariyah mungkin sudah begitu sering kita dengar. Nah, kalau dosa jariyah? Saya sih ga tau apakah istilah dosa jariyah itu benar-benar ada atau tidak. Saya pertama mendengar istilah ini dari seorang temen saya. Ceritanya begini (wekz, udah kayak mau ngedongeng ajah :P).

Sering saya ditanya oleh temen-temen saya hal-hal terkait komputer dan internet. Mulai dari pertanyaan yang bertujuan positif, dalam arti mencari hal-hal yang bermanfaat, hingga ke hal-hal yang negatif (ya, negatif, you know lah, apa arti negatif disini :P).

Pernah temen saya bertanya begini, “Drus, gimana sih cara nyari dokumen didalam suatu jaringan lokal?”. Simpel aja, saya ajarin dia langkah-langkah searching di ‘My Network Places’. Akhirnya dia bisa. Eeehhh… ternyata temen saya yang satu ini pintar, dia malah mengamalkan apa yang saya ajarkan tadi guna mencari ‘file-file terlarang’ atau ‘file-file 17+’. Saya geleng-geleng aja mendengar ceritanya ketika mencari ‘file-file’ tersebut dibeberapa warnet, dan berhasil menjaring begitu banyak ‘ikan besar’. Dia bahkan sempat menawari ke saya bila saya mau ‘ikan’ hasil jaringnya tadi, saya cukup kontak dia aja. Wekz… :P

Beberapa temen malah secara eksplisit bertanya mengenai hal diatas. Ya, mau ga mau, karena diberondong beberapa orang sekaligus, ‘pertanyaan’ tadi saya jawab juga, berikut memberikan mereka langkah-langkahnya. Dan bravo! Mereka pun bisa. Siigghhh…

Ada temen juga yang bertanya, “bagaimana cara nge-donlot film-film ‘itu’ dari internet?”. Waahh… kacau… Ujung-ujungnya, dengan sedikit berat hati, saya beritahu dia caranya. Beberapa situs mengharuskan kita memiliki kartu kredit dan menggunakannya bila kita ingin menyedot konten-konten panas dari situs mereka. Namun dia mendesak, “yaahhh… gw mah ga punya kartu kredit, drus. Ada yang gratisan ga?”. Gw jawab aja asal-asalan, “ada tuh cara gratisan, lo donlot aja dari torrent.” Dia tanya lagi, “torrent tu apa, drus? Yok ke warnet yok, ajarin gw”. Fiiuuhhh… Dan saya pun berangkat ke warnet bareng dia.

Sepanjang perjalanan saya berpikir, ah mana ada warnet disekitar sini yang mampu pake torrent, kebanyakan koneksinya lemot semua. Duag!!! Ternyata dia ngajakin ke warnet baru di seputaran Tanjung Karang. Bleh!

Dah, kami masuk ke warnet yang masih tercium aroma barang-barang baru. Komputer baru, cat dinding baru, meja-meja baru, dsb.

Setelah memilih tempat masing-masing dan bersebelahan, saya mulai aktivitas online saya, mulai dari cek e-mail, browsing, keluar masuk forum, donlot program baru, tutorial, bahan-bahan kuliah, dsb. Dari bilik sebelah, temen saya berbisik, “Drus, gimana caranya?”.

Ummm… Seperti yang anda semua duga, saya pun memberitahukannya langkah demi langkah penggunaan torrent. Dan tidak seperti apa yang saya duga! Ternyata koneksi tu warnet baru kenceng bener! Siigghhh… Dan temen saya tadi tiba-tiba saja adem ayem di bilik sebelah, tanpa suara :P

Balik lagi ke topik, dosa jariyah. Apakah perbuatan saya tadi, mengajarkan hal-hal yang positif lantas dipergunakan untuk tujuan negatif oleh temen-temen saya tersebut, termasuk perbuatan dosa? Dan bila iya, apakah dosa itu jariyah? Mengingat apa yang saya ajarkan kepada mereka ternyata disalahgunakan pun disebarluaskan kepada temen-temen mereka. Duh…

Maaf pren kalo saya ga sesempurna dikau

April 13th, 2008 | 3 Comments | Posted in Personal

Di dunia ini, apa ada yang sempurna? Tentu saja tidak ada! Yang sempurna hanyalah Sang Maha Pencipta. Lantas mengapa manusia banyak yang menuntut kesempurnaan? Entah itu kesempurnaan dirinya pribadi maupun kesempurnaan orang lain? Termasuk perilaku orang lain tersebut pun harus sempurna! Harus sesuai dengan apa yang ia inginkan!

Entahlah, beberapa hari yang lalu, saya ngerasa kesel sama salah seorang temen saya. Yang selalu bersikap seolah dia lah yang paling sempurna, kepribadiannya, fisiknya, kuliahnya, pandangannya, ideologinya, dsb. Pokoknya dia yang paling sempurna dan perfect! Sucks!

Dia juga bahkan menyindir saya, ketika berbicara ngalur ngindur yang ujung-ujungnya sampai kepada satu kata, MONOTON. Begini katanya, “hidup itu harus dinamis. Jangan kaku. Jangan kayak kehidupannya si Idrus, MONOTON! Gitu-gitu aja.”

Kuping saya terasa panas dan terbakar kala mendengar ucapan itu. Bila akal sehat dan pikiran jernih saya saat itu sedang ‘away’ mungkin sudah habis si temen yang menyebalkan tadi saya tonjok! Tapi alhamdulillah, ga kesampean. Otak saya masih jalan dan mikir dengan jernih. Saya diam saja, sedikitpun tak menggubris ucapannya. Dalam hati saya padahal telah tersusun rapi serangkaian kata dan kalimat serta skenario untuk membalas semua ucapannya tadi. Tau apa kau tentang hidupku, wahai temanku?! Atas dasar apa kau katakan hidupku monoton dan membosankan? Aku yang menjalani hidup saja tidak pernah merasakan bahwa hidupku begitu monoton dan membosankan! You sucks!

Okelah, saya tau kalau dia ingin orang lain melihat dirinya sebagai sebuah sosok yang sempurna.

Pun begitu ketika saya perhatikan beberapa temen saya berbincang mengenai sport (sepakbola, MotoGP, F1, dsb). Mereka seolah selalu menyalahkan si pemain/atlit yang berlaga dimedan pertarungan ketika si pemain/atlit tidak melakukan hal/gerakan seperti apa yang mereka inginkan. Tidak jarang umpatan pun keluar dari mulut. Pheeww…

Bicara mengenai wanita. Dalam konteks wanita sempurna. Bleh! Saya mah enakan diam dan ga angkat bicara mengenai hal yang satu ini. Mereka seolah ingin menyatakan bahwa wanita ini, wanita itu, atau bahkan wanita pujaan mereka-lah yang paling sempurna. Sekali lagi saya tanya apakah didunia ini ada hal yang sempurna? Eits… Ini bukannya bentuk arogansi saya loh. Ini cuma sekedar menumpahkan apa yang saya rasakan mengenai salah satu kata dalam KBBI yang selalu dituntut oleh banyak orang, SEMPURNA.

Mengenai masalah perkuliahan pun begitu. Kuliah saya seakan dianggap mudah oleh temen saya tadi dan kuliah dia-lah yang menuntut ‘pengorbanan’ lebih. Fiiuuhh… Miris memang bila memikirkannya. Toh, bukankah setiap ilmu didunia ini selalu berkaitan dan membutuhkan antara satu sama lainnya. Ilmu komunikasi (jurusan kuliah saya saat ini), misalnya, dalam pandangan saya, hal paling esensi yang dibutuhkan oleh manusia adalah komunikasi. Tapi saya sadar, komunikasi tidak dapat stand alone tanpa sokongan ilmu-ilmu lainnya, sosiologi misalnya. Begitu juga dengan ilmu-ilmu lainnya, matematika, kimia, fisika, ekonomi, biologi, dsb. Saling membutuhkan antara satu dan lainnya. Salah! Sangat salah! Bila ada orang yang dengan lantangnya menyuarakan, “ah, elo sih enak cuma belajar mengenai itu doank. Liat gw nih. Ilmu yang gw pelajari lebih rumit dan ilmu ini pula yang paling dibutuhkan oleh masyarakat.” Oh my god! Ingin rasanya saya menampar muka orang itu!

Semalem juga hampir terjadi perdebatan panas mengenai profesi pengacara. Ya, pengacara. Temen saya berkata begini, “alaaahhh… apa-apaan sih pengacara tuh. Bener-bener calon penghuni neraka semua!” Weeww… Hebatnya dirimu wahai teman, bisa memprediksikan apakah seseorang itu akan masuk surga ataupun neraka. Engkau pun sanggup memberikan fatwa bahwa semua pengacara adalah calon penghuni neraka. Wallahualam. Benar-benar generalisasi yang tidak berlandaskan logika dan akal sehat.

Manusia pasti ingin setelah matinya memasuki surga yang penuh kenikmatan abadi, tidak ada manusia yang menginginkan agar dilemparkan dan disiksa dalam panasnya neraka. Pun begitu mereka yang berprofesi sebagai pengacara. Semenjak kuliah dulu, tentulah mereka telah memikirkan dengan matang, mau jadi praktisi hukum yang seperti apakah mereka. Dan tidak sedikit dari mereka pula melakoni profesi pengacara itu dengan tujuan yang baik dan mulia. Membantu klien mereka terlepas dari tuduhan yang tidak seharusnya dan yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.

Pun begitu dengan profesi, tidak ada yang sempurna. Okelah mungkin dapat kita asumsikan misalnya seorang pengacara itu berada disebuah titian tali yang tipis. Yang bila ia jujur, benar, serta adil ia dapat terus meniti tali tersebut dan sampai diujungnya dengan selamat, dan bila ia salah, ia dapat terjatuh kedalam jurang yang dalam, gelap, serta mematikan. Bila sudah begitu, lantas, apakah profesi lainnya berarti aman-aman saja? Tentu saja tidak! Seorang kimiawan misalnya, bila ia menggunakan ilmu dan keahliannya demi kesejahteraan umat manusia, tentulah amal kebaikan yang dicatat, dan bila ia menggunakan ilmu dan keahliannya untuk menciptakan sesuatu yang buruk, sebuah bom berdaya rusak hebat misalnya, dan bom itu digunakan untuk menghancurkan serta membantai orang-orang, nah, wallahualam deh! Pun begitu dengan akuntan, pemerintah, dan profesi-profesi lainnya.

Agak OOT yak, iya memang, saya akui :P. Toh tulisan pun tidak ada yang sempurna bukan? Apalagi tulisan dari orang yang tidak sempurna, seperti saya :). Hayooo… Apa kamu berani berkata kalo kamu sempurna? :P *kaburrr…*

Template baru… :)

April 10th, 2008 | 4 Comments | Posted in News and Information

Fiuuhhh…

Setelah capek berkutat dengan baris-baris kode HTML, akhirnya penggantian template selesai juga.

Template ini cuma hasil modifikasi. Terutama menempatkan ulang widget-widget yang telah ada di template sebelumnya supaya dapat tertampil di template baru ini.

Ummm…

Blogroll-nya blom ada, maaf… Soalnya blom sempet ditulis ulang. Aneh nih, link-link yang ada pada template sebelumnya pada ilang semua. Jadi terpaksa harus diketik ulang deh… :(