Dosa jariyah?
Istilah amal jariyah mungkin sudah begitu sering kita dengar. Nah, kalau dosa jariyah? Saya sih ga tau apakah istilah dosa jariyah itu benar-benar ada atau tidak. Saya pertama mendengar istilah ini dari seorang temen saya. Ceritanya begini (wekz, udah kayak mau ngedongeng ajah :P).
Sering saya ditanya oleh temen-temen saya hal-hal terkait komputer dan internet. Mulai dari pertanyaan yang bertujuan positif, dalam arti mencari hal-hal yang bermanfaat, hingga ke hal-hal yang negatif (ya, negatif, you know lah, apa arti negatif disini :P).
Pernah temen saya bertanya begini, “Drus, gimana sih cara nyari dokumen didalam suatu jaringan lokal?”. Simpel aja, saya ajarin dia langkah-langkah searching di ‘My Network Places’. Akhirnya dia bisa. Eeehhh… ternyata temen saya yang satu ini pintar, dia malah mengamalkan apa yang saya ajarkan tadi guna mencari ‘file-file terlarang’ atau ‘file-file 17+’. Saya geleng-geleng aja mendengar ceritanya ketika mencari ‘file-file’ tersebut dibeberapa warnet, dan berhasil menjaring begitu banyak ‘ikan besar’. Dia bahkan sempat menawari ke saya bila saya mau ‘ikan’ hasil jaringnya tadi, saya cukup kontak dia aja. Wekz… :P
Beberapa temen malah secara eksplisit bertanya mengenai hal diatas. Ya, mau ga mau, karena diberondong beberapa orang sekaligus, ‘pertanyaan’ tadi saya jawab juga, berikut memberikan mereka langkah-langkahnya. Dan bravo! Mereka pun bisa. Siigghhh…
Ada temen juga yang bertanya, “bagaimana cara nge-donlot film-film ‘itu’ dari internet?”. Waahh… kacau… Ujung-ujungnya, dengan sedikit berat hati, saya beritahu dia caranya. Beberapa situs mengharuskan kita memiliki kartu kredit dan menggunakannya bila kita ingin menyedot konten-konten panas dari situs mereka. Namun dia mendesak, “yaahhh… gw mah ga punya kartu kredit, drus. Ada yang gratisan ga?”. Gw jawab aja asal-asalan, “ada tuh cara gratisan, lo donlot aja dari torrent.” Dia tanya lagi, “torrent tu apa, drus? Yok ke warnet yok, ajarin gw”. Fiiuuhhh… Dan saya pun berangkat ke warnet bareng dia.
Sepanjang perjalanan saya berpikir, ah mana ada warnet disekitar sini yang mampu pake torrent, kebanyakan koneksinya lemot semua. Duag!!! Ternyata dia ngajakin ke warnet baru di seputaran Tanjung Karang. Bleh!
Dah, kami masuk ke warnet yang masih tercium aroma barang-barang baru. Komputer baru, cat dinding baru, meja-meja baru, dsb.
Setelah memilih tempat masing-masing dan bersebelahan, saya mulai aktivitas online saya, mulai dari cek e-mail, browsing, keluar masuk forum, donlot program baru, tutorial, bahan-bahan kuliah, dsb. Dari bilik sebelah, temen saya berbisik, “Drus, gimana caranya?”.
Ummm… Seperti yang anda semua duga, saya pun memberitahukannya langkah demi langkah penggunaan torrent. Dan tidak seperti apa yang saya duga! Ternyata koneksi tu warnet baru kenceng bener! Siigghhh… Dan temen saya tadi tiba-tiba saja adem ayem di bilik sebelah, tanpa suara :P
Balik lagi ke topik, dosa jariyah. Apakah perbuatan saya tadi, mengajarkan hal-hal yang positif lantas dipergunakan untuk tujuan negatif oleh temen-temen saya tersebut, termasuk perbuatan dosa? Dan bila iya, apakah dosa itu jariyah? Mengingat apa yang saya ajarkan kepada mereka ternyata disalahgunakan pun disebarluaskan kepada temen-temen mereka. Duh…
Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.
No related posts.





April 15th, 2008 at 8:26 am
soal dosa, saya gak terlalu ngerti….
untuk kasus nomor satu analoginya gini…. kalau ada orang yang beli pisau terus pisaunya dipakai untuk membunuh, apakah pembuat pisau ikutan salah?
[Reply]
April 15th, 2008 at 8:37 am
Dosa ya jelas drus, cuma ya cr tobatnya mah dgn idak mengajari kwn yg lain sesuatu yg seperti itu.
*Entah definisi dosa jariyah itu emang benar adanya atw tdk. Cr ustad terdekat aj drus..!!
[Reply]
April 15th, 2008 at 1:06 pm
anakku… semuanya kembali ke niat..
lain kali kalo sudah tau bakal dipake utk maksiat, pura2 gag tau aja ya…
*sok jadi ustadz* :p
[Reply]
April 25th, 2008 at 10:10 pm
Neh, la tau Torrentz budak ini..
ati2 yee…
[Reply]