Browse > Home / Personal / Mendambakan perpustakaan digital

| Subscribe via RSS

Mendambakan perpustakaan digital

April 30th, 2008 Posted in Personal

Posting ini lahir karena kekesalan saya ketika mencari buku yang kadang ga bisa ditemukan di perpustakaan universitas.

Pernahkah anda merasa kesal dan malas ketika mencari sebuah buku di perpustakaan? Bahasa lebay-nya, “mencari sebuah buku diantara ribuan buku” atau “mencari jarum ditumpukan jerami” *penting ga sih? tau ah gelap!*.

Ga pernah tuh. Kan ada komputer. Cukup buka aja aplikasi pencarian bukunya *salah satu contohnya DYNIX yah? kalo ga salah?*, dan ketikkan kata kuncinya, lalu tekan enter. Dan, jrengggg… buku ditemukan. Gitu aja kok bingung toh?

Bukan! Bukan itu maksud saya! Kalo itu mah, saya juga ngerti. Masih harus menelusuri rak per-rak, dan katalog per-katalog kan? Ribet! Kalo rak dan katalognya tersusun rapi mah enak. Lah, kalo berantakan? Super ribet! Yang saya maksudkan disini adalah sebuah perpustakaan yang sepenuhnya digital. Super lengkap. Dan dapat diakses dari mana saja. Kontennya pun digital. Tidak lagi berbentuk lembaran-lembaran kertas *yang kadangkala lusuhnya minta ampun…* seperti sekarang ini.

Enak dan sangat mudah, nyaman serta memanjakan sekali kedengarannya. Ketika bingung mencari informasi mengenai suatu topik atau bahkan bahan kuliah/skripsi, cukup buka komputer, connect ke servernya, interface yang simple dan user friendly menyapa, masukkan kata kunci, dan mesin pencari yang super-cerdas pun segera bekerja dan menampilkan hasil pencarian yang super akurat, buku-buku digital apa saja yang memuat informasi seputar topik yang kita cari berikut memberikan link untuk membaca buku tersebut secara online atau bahkan mendownloadnya. Hasil pencarian tersebut tidak hanya super-akurat melainkan juga memberikan link-link atau resource-resource online (atau bahkan offline) lainnya yang terkait seputar topik yang dicari tadi.

Kalau males membuka-buka buku digital hasil pencariannya, kita cukup mengetikkan sebuah kata kunci berbentuk pertanyaan, dan mesin pencarinya akan bekerja, memberikan jawaban yang cepat, ringkas, jelas. Disertai dengan sumber bukunya. Wuiihhh… bener-bener konsep Web 3.0!

Perpustakaan ini dapat diakses dari mana saja, dalam konteks ini yang dibicarakan tidak hanya sebatas tempat melainkan juga cara akses. Ya! Cara aksesnya dapat dilakukan melalui perangkat genggam semisal handphone atau PDA yang memiliki jalur akses ke dunia maya. Oh, alangkah indahnya… *ngayal*.

Lalu? Perpustakaan konvensional seperti sekarang ini tidak akan berfungsi lagi donk! Loh? Itu bukan urusan saya! :P *kaburrr…*



Creative Commons License Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.

No related posts.

2 Responses to “Mendambakan perpustakaan digital”

  1. theloebizz Says:

    waaaaah gw jg mau bgt tuh,….!!!
    bisa inden dr skrg ga??maaauuuu!!! :)

    [Reply]


  2. Chic Says:

    haaaa.. sepertinya khayalannya terlalu indah… siapa yang mau meng-ebook-kan buku-buku tua itu… hihihi

    [Reply]


Leave a Reply

You can use plurk smilies syntax, for example: (LOL), (tears), (ROFL), etc.