Datang mengembang, dan tak hilang
Senja t’lah merapuh
Singkapkan malam tuk berlabuh
Satu-satu
Sedikit-sedikit
Terserabut
Lepas hingga tak lagi berkabut
Suram!
Malam masih saja mengangkang!
Kapan?
Kan ada lagi cahaya?
Penghilang noda lara
Menyapu akar keangkuhanku
Mungkin esok hari
Mungkin juga lusa esoknya lagi
Semangat! Wahai ksatria
Suara itu perlahan datang
Dibalik rona senyuman
Sang putri siang
Tak kusangkal
Pun tak kuduga
Kau datang mengembang
Dan tak hilang
Menggerus kelabu
Jadi cerah berwarna
Bus Gumarang Jaya, perjalanan ke Padang
8 Juni 2008
19:16
Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.
Related posts:



