Browse > Home / Personal / Bersentuhan tangan?

| Subscribe via RSS

Bersentuhan tangan?

June 16th, 2008 Posted in Personal

Menurut hukum Islam, insan berlawanan jenis yang bukan muhrim dilarang untuk bersentuhan. Prinsip itulah yang terus saya coba terapkan. Namun…

Namun apa?

Entahlah, kayaknya agak susah ya… Beberapa kali persentuhan itu mesti terjadi, jabat tangan misalnya. Jujur, saya terkadang bingung bila harus berjabat tangan dengan seorang wanita. Apakah harus dijabat atau cukup dengan isyarat saja (menangkupkan dua telapak tangan dan melakukan gerakan berjabat tangan tanpa bersentuhan)?

Kalau dengan akhwat sih ga masalah, toh biasanya mereka cukup dengan isyarat saja, tidak mesti bersentuhan tangan. Namun beberapa kali pengalaman saya dengan beberapa wanita, jabat tangan dengan isyarat itu terlihat aneh oleh sang wanita. Entahlah…

Pernah saya utarakan masalah ini ke beberapa teman. Katanya, tergantung dari sang wanita, bila ia bersedia tangannya dijabat (disentuh), ya jabat saja seperti biasa. Namun bila tidak, cukup dengan isyarat saja. Sebab ditakutkan mereka akan tersinggung. Bersentuhan tangan dengan tujuan berjabat kan demi membangun suasana silaturahmi juga. Lain halnya bila bersentuhan dengan dilandasi nafsu. Itu baru tidak dibenarkan.

Wallahualam…



Creative Commons License Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.

Related posts:

  1. Tanya sang anak (oleh Kahlil Gibran)

2 Responses to “Bersentuhan tangan?”

  1. Au' Says:

    Kalo kerasnya emang bgt, tapi seiring zaman, kadang kita mau gak mau berjabatan tangan dengan wanita untuk momen2 tertentu. Asal bnr gak pake syahwat.

    Kl daku mah ya gitu, kl perempuannya nyodorin tangan ya oke lah, cm kl enggak ya bersedekap ajah. Tp tergantung sikon jg sih :D

    [Reply]


  2. herdianto Says:

    udahlah drus, gak mesti gitu.
    nikmati aja tiap sentuhanmu dengan wanita dimana pun

    lama-lama akan terbiasa juga koq hehehe

    [Reply]


Leave a Reply

You can use plurk smilies syntax, for example: (LOL), (tears), (ROFL), etc.