Browse > Home / Poems / Dan Disinilah Aku

| Subscribe via RSS

Dan Disinilah Aku

November 25th, 2008 Posted in Poems

dan disinilah aku
termenung sendiri

lalu lalang sunyi
tak lagi sulit kucari
karena dia selalu datang
hinggap, lekat, dan terus menemani

malam selalu hitam
seperti malam-malam lainnya
tak ada terang bulan sama sekali
gelap… senyap…

terbayang kau disana
“apa kabar?” bisikku
angin malam terus mendesir
membawa lalu kata-kataku

ah! angin malam memang tak dapat dipercaya! selalu ingkar!
berapa banyak salamku yang tak disampaikannya padamu…
dan kali ini juga? ia merobek-robeknya ditengah jalan…
yang kau terima hanya tinggal retakan-retakan kosong

balutan rasa benci itu menyelimuti
ngilu hingga ke tulang-tulang
benci tuk mengingkari
bahwa ku tak dapat melupakanmu
benci pada angin malam
yang selalu menyapa dengan dingin

andai kau dan angin malam mengerti
betapa pedih hati ini…

Cengkeh 7
23 November 2008
22:40



Creative Commons License Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.

Related posts:

  1. Masih Malam
  2. Bidadari cantikku t’lah pergi
  3. Kau tak bisa hilang (dari pikiranku)
Tags:

4 Responses to “Dan Disinilah Aku”

  1. Amel Says:

    nape drus?? lg mellow yew ? :)

    [Reply]


  2. podelz Says:

    laptop oh laptop :P

    [Reply]


  3. Ranny Says:

    wah..wahh si idrus lagi bermelow ria..

    [Reply]


  4. Pet Snakes Says:

    Love your writing style and the design of your blog, its very original! Well done, look forward to reading more.

    [Reply]


Leave a Reply

You can use plurk smilies syntax, for example: (LOL), (tears), (ROFL), etc.