The Long and Winding Road

The wild and windy night
That the rain washed away
Has left a pool of tears
Crying for the day
Why leave me standing here
Let me know the way
Menurut saya cukup pantas bila perjalanan skripsi saya diibaratkan dengan salah satu judul lagu The Beatles diatas, The Long and Winding Road, jalan yang panjang dan berangin.
Sejak akhir November lalu, kami (saya dan kedua teman saya) telah sepakat untuk segera melakukan pra-uji (uji validitas media sebagai instrumen penelitian eksperimental). Media telah dicetak dan digandakan (yang sempat membuat printer teman saya drop), kuesioner telah difotokopi, surat pengantar dari fakultas telah dibuat, dan kami pun meluncur ke SMP tempat kami akan melakukan pra-uji. Di SMP tersebut kami telah bertemu dan berbicara serta meminta izin kepada kepala sekolahnya. Dengan berbagai pertimbangan, sang bapak kepala sekolah memberikan kami izin dan waktu pelaksanaan pra-uji pada Jum’at, 19 Desember 2008.
Kemarin (18/12), kedua teman saya datang lagi ke SMP tersebut guna mengonfirmasi pelaksanaan pra-uji kami yang akan dilaksanakan keesokan harinya. Tapi, ternyata Allah berkehendak lain, pihak sekolah tidak menyanggupi untuk menyediakan suasana kelas yang kondusif karena suasana class meeting dan lusa esoknya (Sabtu, 20/12) adalah hari pembagian raport. Pihak sekolah menawarkan untuk mengundur waktu pra-uji hingga satu minggu setelah sekolah masuk kembali, sekitar tanggal 12 Januari. Tiga minggu dari hari ini… *sigh*
Dan selama tiga minggu lagi kami akan terlunta-lunta… :(
Kemarin juga bertepatan dengan pelaksanaan wisuda periode Desember. Periode wisuda yang sejak September lalu telah kami nobatkan agar kami berada dan berbahagia bersama para wisudawan lainnya. Tapi…
Undangan untuk menghadiri syukuran dari teman-teman yang wisuda berdatangan. Siang harinya saya dan tiga teman saya meluncur ke rumah salah satu teman. Namun malangnya, hujan deras merundung kami ditengah perjalanan. Awan gelap. Segelap suasana hati saya dan kedua teman saya yang terlibat dalam proyek skripsi yang sama.
September lewat, Desember lewat… Berikutnya adalah Maret. Akankah kami dapat mencapainya? Akankah Gaudeamus Igitur itu akan disenandungkan untuk kami? Akankah gelar itu akan segera kami capai? Dan bagi saya, akankah cuti bulan maret yang telah dipersiapkan oleh ayahanda saya akan diwarnai oleh kelulusan putranya ini?
Kami mendambakanmu, Gaudeamus Igitur…
Vivat academia (Long live the academy!)
Vivant professores (Long live the teachers!)
Vivat membrum quodlibet (Long live each male student!)
Vivat membra quaelibet (Long live each female student!)
Semper sint in flore. (May they always flourish!)
Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.
No related posts.




December 19th, 2008 at 7:12 pm
Oh…skripsi
[Reply]
December 19th, 2008 at 10:19 pm
lemak lah kuliah drus…
daripada cak aku
dak kuliah lagi
[Reply]
December 20th, 2008 at 9:26 am
ojadi belum lulus ya?
[Reply]
December 20th, 2008 at 2:46 pm
Didoain, semoga cepet kelar tuh skripsi dan di wisuda Drus :)
[Reply]
December 22nd, 2008 at 10:07 am
kirain sudah lulus….
[Reply]
December 22nd, 2008 at 5:48 pm
@erieksi
ih kayaknya kena nian ke erik :p
@idrus
hwhwhwh… selamat berjuang!
[Reply]
January 13th, 2009 at 4:16 pm
Enak yah wisudanya setahun tiga kali? Atau malah lebih?
Kalo di kampus saya, sekali tertunda, harus tunggu 6 bulan lagi. Huks..3x
Tapi, smoga Maret menjadi bulan yang indah ya…
[Reply]