Browse > Home / Internet and Social Media, Tips n Tricks / Fake Identity

| Subscribe via RSS

Fake Identity

September 26th, 2009 Posted in Internet and Social Media, Tips n Tricks

Identitas. Itulah enaknya berinteraksi di dunia maya, kita bisa menjadi siapa saja yang kita inginkan. Mau jadi orang baik kek, orang jahat kek, orang miskin, orang kaya, pecundang, pemenang, dan siapapun. You decide it. Dalam artikel ini, saya hanya ingin berbagi sedikit hal mengenai identitas di dunia maya, terutama how to fake yourself.

Fake identity; Why?

Terserah anda, mengapa perlu membuat identitas palsu. Silakan cari alasan sendiri :P

Name and nickname; Shakespeare is wrong!

Oke, di sini saya tidak akan membahas mengenai pernyataan kontroversial sepanjang masa, “apalah arti sebuah nama.” Bagi saya nama itu berarti banyak. Melalui nama pula, identifikasi mendasar identitas seseorang dimulai. Di dunia maya, selain nama asli, nama maya atau yang populer dengan sebutan nickname pun turut memegang peranan penting dalam komunikasi tatap layar ini.

First step; decide your fake name and nickname. Buatlah dua nama palsu, nama yang pertama didedikasikan sebagai nama asli anda dan nama yang kedua adalah nickname anda. Sebisa mungkin gunakan nama dan nickname yang tidak memiliki kemiripan dengan nama asli dan nickname asli anda.

Alamat e-mail; Your passport for most entrance

Alamat e-mail sudah seperti alamat rumah anda. Buatlah sebuah alamat e-mail baru yang berbeda dengan e-mail asli anda. Beruntunglah, banyak provider e-mail gratisan yang menyediakan fasilitas ini diantaranya Gmail, Yahoo! Mail, Hotmail, dsb.

Blog; Your fake diary

Untuk lebih meyakinkan, buatlah sebuah blog khusus untuk identitas palsu anda. Sebisa mungkin gaya penulisan dan topik yang ditulis di dalamnya berbeda 360 derajat (atau setidak-tidaknya 180 derajat) dengan diri anda yang sebenarnya. Bila anda yang sebenarnya adalah seorang sanguinis, maka cobalah bereksperimen menjadi seorang plegmatis bagi identitas palsu anda.

Socialization is important, too

Bersosialisasilah, buatlah jejaring sosial tersendiri untuk identitas palsu anda. Bergabunglah dengan mailing list, forum, maupun situs-situs social network semisal Facebook, Friendster, Multiply, Plurk, Twitter, dsb. The more you exist in the network, the more people know you as a separate identity.

Be smart! The resources is all yours!

Gunakan bantuan Google dan sepasukan mesin pencari lain untuk mencari data pendukung bagi kecerdasan identitas palsu anda. As a clue, you can be a genius man in the net community by just using the help from search engines. Anda juga bisa menjadi seorang ahli bahasa yang menguasai beragam bahasa dunia! How? Just use the Google Translate, Yahoo! Babelfish, and many other language and translation tools scattered in the net!

Hide! Use the cloak!

Gunakan proxy untuk menyamarkan jejak anda. Atau dengan cara yang paling mudah, gunakan web proxy/anonymizer semisal Ninja Cloak, HideMyAss, dan lain sebagainya. Salah satu keuntungan yang bisa anda dapatkan dengan menggunakan web proxy ini, anda dapat login menggunakan identitas asli dan identitas palsu anda sekaligus. Identitas asli connected directly to the services dan identitas palsu terkoneksi menggunakan web proxy.

Jangan gegabah!

Ingatlah karakter identitas palsu anda, bedakan dengan karakter asli. Berhati-hatilah dan jangan gegabah dalam bertindak. Terutama ketika login ke suatu service tertentu, jangan sampai tertukar identitas! Bila tidak, fatal akibatnya, orang yang jeli pasti akan mencium keberadaan kloningan anda tersebut.

What else? I think it’s enough for now, execute it! :D



Creative Commons License Isi blog ini dilindungi dibawah lisensi Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported, yang berarti anda bebas mendistribusikan ulang serta mengadaptasinya dengan ketentuan sebagai berikut: [1] cantumkan sumber asal, dan [2] tidak untuk tujuan komersial.

Related posts:

  1. Gudang nickname keren…
  2. Psikologi Dunia Maya
  3. Internet dan privasi?

2 Responses to “Fake Identity”

  1. Idrus Fhadli’s Blog » Blog Archive » Tor: The Cloak Says:

    [...] Di artikel sebelumnya, saya telah menuliskan tentang identitas di dunia maya. Artikel ini ditujukan sebagai penyambungnya, namun disini kita akan lebih terfokus pada penggunaan Tor sebagai ‘jubah penutup jejak’ saat berselancar di dunia maya. [...]


  2. ihwan Says:

    saya masih bingun dengan point proxy, apakah identitas palsu kita bisa terlacak melalui proxy..?
    walaupun sudah lama mengenal internet tapi pengetahuan saya masih kosong tentang proxy. thanx sebelumnya.

    [Reply]


Leave a Reply

You can use plurk smilies syntax, for example: (LOL), (tears), (ROFL), etc.