<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Idrus Fhadli's Blog &#187; Communication</title>
	<atom:link href="http://idrus.net/category/communication/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://idrus.net</link>
	<description>read my mind but don't kill my kind(ness)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jul 2010 07:09:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<image>
  <link>http://idrus.net</link>
  <url>http://xvader.110mb.com/favicon.ico</url>
  <title>Idrus Fhadli's Blog</title>
</image>
		<item>
		<title>Dateline atau Deadline?</title>
		<link>http://idrus.net/2010/05/23/dateline-atau-deadline.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2010/05/23/dateline-atau-deadline.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 03:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Dateline]]></category>
		<category><![CDATA[Deadline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=932</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Duh, tugasnya belum saya kerjakan sama sekali, padahal besok dateline yang diberikan oleh dosen.&#8221; Sering saya baca penggunaan kata dateline seperti di atas. Dalam contoh ini, sang pembuat pernyataan itu sebenarnya ingin menyatakan deadline atau tenggat waktu pengerjaan tugas yang diberikan oleh dosennya adalah besok. Mungkin tidak terlalu bermasalah bila kesalahan penggunaan kata dateline dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Duh, tugasnya belum saya kerjakan sama sekali, padahal besok <strong><span style="text-decoration: underline;">dateline</span></strong> yang diberikan oleh dosen.&#8221;</em></p>
<p><span id="more-932"></span></p>
<p>Sering saya baca penggunaan kata <em>dateline</em> seperti di atas. Dalam contoh ini, sang pembuat pernyataan itu sebenarnya ingin menyatakan <em>deadline</em> atau tenggat waktu pengerjaan tugas yang diberikan oleh dosennya adalah besok.</p>
<p>Mungkin tidak terlalu bermasalah bila kesalahan penggunaan kata <em>dateline</em> dan <em>deadline</em> ini terjadi antarsesama orang Indonesia, karena kata <em>dateline</em> dan <em>deadline</em> apabila diucapkan oleh lidah orang Indonesia memang terdengar sama persis bunyinya. Sayangnya kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda dan tidak dapat digunakan secara substitusi antara satu sama lain. Sebaliknya, justru akan mengaburkan makna pesan yang ingin disampaikan bila kesalahan penggunaan kata <em>dateline</em> dan <em>deadline</em> itu terjadi kepada mereka yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu.</p>
<p>Kesalahan penggunaan kata <em>dateline</em> untuk menyatakan <em>deadline</em> atau tenggat waktu dimungkinkan karena apabila kedua kata itu diartikan secara sederhana; <em>dateline</em> = garis tanggal, <em>deadline</em> = garis mati, maka pendapat sebagian orang justru akan segera menunjuk <em>dateline</em> sebagai kata yang paling tepat digunakan untuk menyatakan tenggat waktu, hanya karena ada kata <em>date</em> di dalamnya yang merupakan salah satu elemen penunjuk waktu.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Deadline" src="http://lh5.ggpht.com/_oL1jBL8WDoY/S_idzA5cRzI/AAAAAAAABp8/i4_xnpvtovc/s400/k72_deadline.jpg" alt="" width="278" height="400" /></p>
<p>Adapun definisi kedua kata itu yang saya dapatkan dari hasil berselancar di Google adalah sebagai berikut;</p>
<p>1. <em>Dateline; [noun] A phrase at the beginning of newspaper or magazine article that gives the date and place of its origin</em> (Sebuah frase pada permulaan berita di surat kabar atau majalah yang menerangkan tanggal dan tempat kejadiannya). [<em>Source;</em> <a href="http://www.answers.com/topic/dateline" target="_blank">http://www.answers.com/topic/dateline</a>]. Sebagai tambahan, penggunaan <em>dateline</em> ini juga telah diadopsi oleh stasiun televisi. Biasanya diucapkan di akhir suatu reportase (liputan), untuk memberitahu pemirsa siapa <em>reporter</em> dan kru (kameraman), dan di mana reportase atau kejadian itu berlangsung.</p>
<p>2. <em>Deadline; [noun] #1. A time limit, as for payment of a debt or completion of an assignment</em> (Tenggat waktu, untuk pembayaran utang atau penyelesaian suatu pekerjaan). <em>#2. A boundary line in prison that prisoners can cross only at the risk of being shot</em> (Garis batas di penjara yang hanya bisa dilalui oleh para tahanan dengan resiko ditembak). [<em>Source;</em> <a href="http://www.answers.com/topic/deadline" target="_blank">http://www.answers.com/topic/deadline</a>].</p>
<p>Semoga dapat memberi penjelasan. Akhir kata, masihkah akan menggunakan <em>dateline</em> untuk menyatakan <em>deadline</em>? Ataukah akan lebih baik jika menggunakan kata &#8216;tenggat waktu&#8217; sebagai pengganti kata <em>deadline</em>, agar lebih terasa Indonesianya?</p>
<p>&#8212;</p>
<ul>
<li>Gambar diambil dari <a href="http://www.thesuperest.com/heroes/k72_deadline.jpg" target="_blank">sini</a></li>
</ul>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;title=Dateline%20atau%20Deadline%3F&amp;bodytext=%22Duh%2C%20tugasnya%20belum%20saya%20kerjakan%20sama%20sekali%2C%20padahal%20besok%20dateline%20yang%20diberikan%20oleh%20dosen.%22%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0ASering%20saya%20baca%20penggunaan%20kata%20dateline%20seperti%20di%20atas.%20Dalam%20contoh%20ini%2C%20sang%20pembuat%20pernyataan%20itu%20sebenarnya%20ingin%20menyatakan%20deadline%20at" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;title=Dateline%20atau%20Deadline%3F&amp;notes=%22Duh%2C%20tugasnya%20belum%20saya%20kerjakan%20sama%20sekali%2C%20padahal%20besok%20dateline%20yang%20diberikan%20oleh%20dosen.%22%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0ASering%20saya%20baca%20penggunaan%20kata%20dateline%20seperti%20di%20atas.%20Dalam%20contoh%20ini%2C%20sang%20pembuat%20pernyataan%20itu%20sebenarnya%20ingin%20menyatakan%20deadline%20at" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;t=Dateline%20atau%20Deadline%3F" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;title=Dateline%20atau%20Deadline%3F&amp;annotation=%22Duh%2C%20tugasnya%20belum%20saya%20kerjakan%20sama%20sekali%2C%20padahal%20besok%20dateline%20yang%20diberikan%20oleh%20dosen.%22%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0ASering%20saya%20baca%20penggunaan%20kata%20dateline%20seperti%20di%20atas.%20Dalam%20contoh%20ini%2C%20sang%20pembuat%20pernyataan%20itu%20sebenarnya%20ingin%20menyatakan%20deadline%20at" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Dateline%20atau%20Deadline%3F&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;title=Dateline%20atau%20Deadline%3F&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=%22Duh%2C%20tugasnya%20belum%20saya%20kerjakan%20sama%20sekali%2C%20padahal%20besok%20dateline%20yang%20diberikan%20oleh%20dosen.%22%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0ASering%20saya%20baca%20penggunaan%20kata%20dateline%20seperti%20di%20atas.%20Dalam%20contoh%20ini%2C%20sang%20pembuat%20pernyataan%20itu%20sebenarnya%20ingin%20menyatakan%20deadline%20at" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;title=Dateline%20atau%20Deadline%3F" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;t=Dateline%20atau%20Deadline%3F" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;title=Dateline%20atau%20Deadline%3F&amp;body=%22Duh%2C%20tugasnya%20belum%20saya%20kerjakan%20sama%20sekali%2C%20padahal%20besok%20dateline%20yang%20diberikan%20oleh%20dosen.%22%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0ASering%20saya%20baca%20penggunaan%20kata%20dateline%20seperti%20di%20atas.%20Dalam%20contoh%20ini%2C%20sang%20pembuat%20pernyataan%20itu%20sebenarnya%20ingin%20menyatakan%20deadline%20at" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;title=Dateline%20atau%20Deadline%3F" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Dateline%20atau%20Deadline%3F%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;t=Dateline%20atau%20Deadline%3F&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%22Duh%2C%20tugasnya%20belum%20saya%20kerjakan%20sama%20sekali%2C%20padahal%20besok%20dateline%20yang%20diberikan%20oleh%20dosen.%22%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0ASering%20saya%20baca%20penggunaan%20kata%20dateline%20seperti%20di%20atas.%20Dalam%20contoh%20ini%2C%20sang%20pembuat%20pernyataan%20itu%20sebenarnya%20ingin%20menyatakan%20deadline%20at" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F05%2F23%2Fdateline-atau-deadline.shtml&amp;submitHeadline=Dateline%20atau%20Deadline%3F&amp;submitSummary=%22Duh%2C%20tugasnya%20belum%20saya%20kerjakan%20sama%20sekali%2C%20padahal%20besok%20dateline%20yang%20diberikan%20oleh%20dosen.%22%0D%0A%0D%0A%0D%0A%0D%0ASering%20saya%20baca%20penggunaan%20kata%20dateline%20seperti%20di%20atas.%20Dalam%20contoh%20ini%2C%20sang%20pembuat%20pernyataan%20itu%20sebenarnya%20ingin%20menyatakan%20deadline%20at&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2010/05/23/dateline-atau-deadline.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kode Etik Profesi Hubungan Masyarakat</title>
		<link>http://idrus.net/2010/04/02/kode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2010/04/02/kode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 07:48:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Code of Athens]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Public Relations]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=889</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, seorang teman di dunia maya menanyakan perihal kode etik profesi Hubungan Masyarakat—untuk selanjutnya akan disebut Humas. Well, tentu saja pertanyaannya itu sedikit menguak apa yang pernah saya pelajari di bangku kuliah dulu, meski agak samar. Mungkin ada baiknya bila dalam tulisan kali ini, kita berkenalan sekilas dengan kode etik profesi Humas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Public Relations" src="http://lh3.ggpht.com/_oL1jBL8WDoY/S7Wg8kGPUDI/AAAAAAAABmE/LU_v9AEnVkc/s288/6a00d83452b15969e2011570f65494970b-800wi.jpg" alt="" width="288" height="231" /></p>
<p>Beberapa hari yang lalu, seorang teman di dunia maya menanyakan perihal kode etik profesi Hubungan Masyarakat—untuk selanjutnya akan disebut Humas. <em>Well</em>, tentu saja pertanyaannya itu sedikit menguak apa yang pernah saya pelajari di bangku kuliah dulu, meski agak samar. Mungkin ada baiknya bila dalam tulisan kali ini, kita berkenalan sekilas dengan kode etik profesi Humas <img src='http://idrus.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-889"></span></p>
<p>Kode etik profesi Humas lazim dikenal dengan <em>Code of Athens</em> atau Kode Athena. Dalam buku karangan Drs. A.M. Hoeta Soehoet (2002) yang berjudul <em>“Etika dan Kode Etik Komunikasi”</em>, sebenarnya juga ada penjabaran mengenai kode etik profesi Humas ini, namun ketika saya bandingkan dengan <a href="http://www.ipra.org/detail.asp?articleid=22" target="_blank">teks Code of Athens yang ada di <em>website</em> IPRA (International  Public Relations Association)</a>, saya mendapati adanya beberapa perbedaan. Jadi, menurut saya akan lebih baik bila kita berpatokan langsung dengan apa yang tertulis di <em>website</em> resminya, agree? <img src='http://idrus.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/grin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Okay, here we goes.</em> Inilah teks lengkap Kode Athena yang saya salin dan terjemahkan dari <em>website</em> IPRA tersebut:</p>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Kode Athena</strong></h3>
<p>Diadopsi pertama kali pada 1965 dan diamandemen pada 1968, Kode Athena memerintahkan para praktisi Humas di seluruh dunia untuk menghormati Piagam PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan prinsip-prinsip moral yang terkandung dalam Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia.</p>
<p>Kode Athena didasarkan pada Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia PBB dan dalam hitungan tahun, telah diterjemahkan ke berbagai bahasa. Salinan Kode itu juga telah diajukan pada banyak Kepala Negara dan Kepala Rohaniawan.</p>
<p>MEMPERTIMBANGKAN bahwa seluruh anggota PBB telah menyetujui keberadaan Piagam ini yang mengokohkan “kesetiaan pada landasan dasar Hak Asasi Manusia, dengan segala martabat dan harga diri manusia” dan memiliki rasa hormat pada sifat dasar profesi ini, praktisi Humas di berbagai negara menjalankannya dengan tegas dan mematuhi prinsip-prinsip dasar yang terkandung dalam Piagam ini:</p>
<p>MEMPERTIMBANGKAN bahwa, terlepas dari “hak-hak asasi”, umat manusia tidak hanya memiliki kebutuhan fisik maupun materi melainkan juga kebutuhan akan intelektualitas, moral, dan hubungan sosial, dan hak-hak asasi mereka hanyalah untuk kebaikan mereka sendiri sejauh kebutuhan-kebutuhan ini terpenuhi;</p>
<p>MEMPERTIMBANGKAN bahwa, sebagai bagian tugas profesional mereka dan tergantung pada bagaimana tugas-tugas itu dilaksanakan, praktisi-praktisi Humas pada dasarnya dapat membantu terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan intelektualitas, moral, dan hubungan sosial;</p>
<p>Dan pada akhirnya, MEMPERTIMBANGKAN bahwa penggunaan teknik-teknik ini memungkinkan mereka secara simultan untuk berhubungan dengan berjuta-juta manusia sekaligus memberikan kepada praktisi-praktisi Humas; kekuatan yang harus dikendalikan oleh ketaatan pada moral.</p>
<p>Dengan landasan ini, setiap anggota Asosiasi Internasional Hubungan Masyarakat menyetujui keberadaan Kode Etik Internasional ini, dan oleh karenanya, dalam bukti-bukti yang jelas yang telah diajukan pada Dewan, setiap anggota yang ditemukan melanggar Kode ini dalam tugas-tugas profesionalnya, akan dinyatakan bersalah atas pelanggaran yang serius dan akan dikenakan sanksi yang pantas.</p>
<p>Maka, setiap anggota:</p>
<p>AKAN BERUSAHA</p>
<ol>
<li>Berkontribusi pada tercapainya kondisi moral dan budaya yang memungkinkan umat manusia untuk mencapai kedudukan tertingginya dan menikmati hak-haknya seperti yang termaktub dalam “Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia”;</li>
<li>Membentuk pola-pola dan kanal-kanal komunikasi, yang membantu berkembangnya arus informasi yang bebas, yang akan membuat setiap anggota perhimpunan merasa bahwa mereka tetap menerima informasi dengan baik, dan juga memberi mereka kesadaran akan keterlibatan dan tanggung jawab personal mereka, serta solidaritas mereka pada sesama anggota;</li>
<li>Selalu bertindak dan bertingkah laku sesuai tata krama dalam setiap keadaan sebagaimana mestinya dan menjamin kepercayaan diri mereka yang berhubungan dengannya;</li>
<li>Selalu mengingat bahwa, karena hubungan antara profesinya dan publik, maka tingkah lakunya – walaupun secara pribadi – akan berpengaruh terhadap penghargaan pada pelaksanaan profesinya;</li>
</ol>
<p>AKAN MELAKSANAKAN</p>
<ol>
<li>Menghormati dalam setiap pekerjaannya, prinsip-prinsip moral dan aturan-aturan yang terkandung dalam “Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia”;</li>
<li>Membayar haknya secara hormat kepada, dan meninggikan martabat manusia dan menghargai hak tiap-tiap individu untuk mengritik dirinya;</li>
<li>Membentuk kondisi moral, psikologis, dan intelektualitas untuk berdialog dalam arti yang sebenarnya, dan menghargai hak-hak golongan untuk berpartisipasi dalam menyatakan pendapatnya dan mengekspresikan pandangan-pandangannya;</li>
<li>Bertindak, dalam setiap keadaan, sesuai tata krama untuk mencatat dan menindaklanjuti kepentingan masing-masing golongan yang terlibat; baik kepentingan-kepentingan organisasi di mana ia mengabdi maupun kepentingan-kepentingan publik yang terkait dengannya;</li>
<li>Melakukan perbuatan-perbuatan dan komitmen-komitmennya dengan jelas untuk menghindari kesalahpahaman, dan untuk menunjukkan kesetiaan dan integritas dalam setiap keadaan sehingga dapat menjaga kepercayaan dirinya, klien-kliennya, maupun atasan-atasannya, pada masa lalu maupun saat ini, dan semua publik yang turut terpengaruh pada tindakan-tindakannya;</li>
</ol>
<p>AKAN MENGHINDARI</p>
<ol>
<li>Menutupi kebenaran atas dasar apapun juga;</li>
<li>Menyebarkan informasi yang tidak berdasarkan pada fakta yang sebenarnya;</li>
<li>Mengambil bagian dalam usaha yang tidak etis dan tidak jujur atau dapat merusak martabat maupun integritas kemanusiaan;</li>
<li>Menggunakan segala macam cara dan teknik yang dimanipulasikan untuk menimbulkan motivasi-motivasi yang tidak disadari dan tidak dapat dikontrol oleh pribadi manusia secara sukarela, sehingga tindakan yang diambil terhadap mereka tidak dapat dipertanggungjawabkan.</li>
</ol>
<p><em>That’s all. Nuff said!</em> <img src='http://idrus.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8212;</p>
<p>Gambar diambil dari <a href="http://blog.loispaul.com/blog/2009/06/index.html" target="_blank">sini</a>.</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;title=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat&amp;bodytext=%0D%0ABeberapa%20hari%20yang%20lalu%2C%20seorang%20teman%20di%20dunia%20maya%20menanyakan%20perihal%20kode%20etik%20profesi%20Hubungan%20Masyarakat%E2%80%94untuk%20selanjutnya%20akan%20disebut%20Humas.%20Well%2C%20tentu%20saja%20pertanyaannya%20itu%20sedikit%20menguak%20apa%20yang%20pernah%20saya%20pelajari%20di%20bangku%20kuliah%20" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;title=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat&amp;notes=%0D%0ABeberapa%20hari%20yang%20lalu%2C%20seorang%20teman%20di%20dunia%20maya%20menanyakan%20perihal%20kode%20etik%20profesi%20Hubungan%20Masyarakat%E2%80%94untuk%20selanjutnya%20akan%20disebut%20Humas.%20Well%2C%20tentu%20saja%20pertanyaannya%20itu%20sedikit%20menguak%20apa%20yang%20pernah%20saya%20pelajari%20di%20bangku%20kuliah%20" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;t=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;title=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat&amp;annotation=%0D%0ABeberapa%20hari%20yang%20lalu%2C%20seorang%20teman%20di%20dunia%20maya%20menanyakan%20perihal%20kode%20etik%20profesi%20Hubungan%20Masyarakat%E2%80%94untuk%20selanjutnya%20akan%20disebut%20Humas.%20Well%2C%20tentu%20saja%20pertanyaannya%20itu%20sedikit%20menguak%20apa%20yang%20pernah%20saya%20pelajari%20di%20bangku%20kuliah%20" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;title=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=%0D%0ABeberapa%20hari%20yang%20lalu%2C%20seorang%20teman%20di%20dunia%20maya%20menanyakan%20perihal%20kode%20etik%20profesi%20Hubungan%20Masyarakat%E2%80%94untuk%20selanjutnya%20akan%20disebut%20Humas.%20Well%2C%20tentu%20saja%20pertanyaannya%20itu%20sedikit%20menguak%20apa%20yang%20pernah%20saya%20pelajari%20di%20bangku%20kuliah%20" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;title=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;t=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;title=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat&amp;body=%0D%0ABeberapa%20hari%20yang%20lalu%2C%20seorang%20teman%20di%20dunia%20maya%20menanyakan%20perihal%20kode%20etik%20profesi%20Hubungan%20Masyarakat%E2%80%94untuk%20selanjutnya%20akan%20disebut%20Humas.%20Well%2C%20tentu%20saja%20pertanyaannya%20itu%20sedikit%20menguak%20apa%20yang%20pernah%20saya%20pelajari%20di%20bangku%20kuliah%20" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;title=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;t=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0ABeberapa%20hari%20yang%20lalu%2C%20seorang%20teman%20di%20dunia%20maya%20menanyakan%20perihal%20kode%20etik%20profesi%20Hubungan%20Masyarakat%E2%80%94untuk%20selanjutnya%20akan%20disebut%20Humas.%20Well%2C%20tentu%20saja%20pertanyaannya%20itu%20sedikit%20menguak%20apa%20yang%20pernah%20saya%20pelajari%20di%20bangku%20kuliah%20" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F02%2Fkode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml&amp;submitHeadline=Kode%20Etik%20Profesi%20Hubungan%20Masyarakat&amp;submitSummary=%0D%0ABeberapa%20hari%20yang%20lalu%2C%20seorang%20teman%20di%20dunia%20maya%20menanyakan%20perihal%20kode%20etik%20profesi%20Hubungan%20Masyarakat%E2%80%94untuk%20selanjutnya%20akan%20disebut%20Humas.%20Well%2C%20tentu%20saja%20pertanyaannya%20itu%20sedikit%20menguak%20apa%20yang%20pernah%20saya%20pelajari%20di%20bangku%20kuliah%20&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2010/04/02/kode-etik-profesi-hubungan-masyarakat.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Psikologi Dunia Maya</title>
		<link>http://idrus.net/2009/05/22/psikologi-dunia-maya.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2009/05/22/psikologi-dunia-maya.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 03:56:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Net]]></category>
		<category><![CDATA[Nganar]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[internet addiction]]></category>
		<category><![CDATA[nickname]]></category>
		<category><![CDATA[portmanteau]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[psychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[CATATAN: ARTIKEL INI HANYA PEMIKIRAN DANGKAL SAYA (SEORANG YANG TIDAK MENDALAMI DAN TIDAK BERKECIMPUNG DI DUNIA PSIKOLOGI) DAN HANYA MENGACU PADA LITERATUR SEADANYA. PENGGUNAAN UNTUK LINGKUNGAN AKADEMIS TIDAK DISARANKAN. Forewords Teknologi komunikasi dan informasi merupakan salah satu sendi kehidupan manusia modern yang berkembang dengan sangat cepat. Dan perangkat hebat yang mendasarinya tidak lain dan tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CATATAN: ARTIKEL INI HANYA PEMIKIRAN DANGKAL SAYA (SEORANG YANG TIDAK MENDALAMI DAN TIDAK BERKECIMPUNG DI DUNIA PSIKOLOGI) DAN HANYA MENGACU PADA LITERATUR SEADANYA. PENGGUNAAN UNTUK LINGKUNGAN AKADEMIS TIDAK DISARANKAN.</p>
<h3>Forewords</h3>
<p>Teknologi komunikasi dan informasi merupakan salah satu sendi kehidupan manusia modern yang berkembang dengan sangat cepat. Dan perangkat hebat yang mendasarinya tidak lain dan tidak bukan adalah komputer. Cikal bakal komputer telah ditemukan kurang lebih 5000 tahun yang lalu, dalam rupa sebuah mesin hitung sangat sederhana dan masih tradisional, Abacus. Yang kemudian terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Komputer modern sendiri mulai berkembang sejak era perang dunia I dan II. Namun kini ia telah menjelma menjadi sebuah mesin elektronik dengan kapasitas dan kemampuan yang luar biasa. Meskipun konsep kerjanya masih berkutat dengan logika 0 dan 1.</p>
<p>Perkembangan teknologi komputasi itu turut melahirkan generasi-generasi penerus perangkat teknologi komunikasi dan informasi. Hal itu tentu saja turut mempengaruhi dan merubah cara manusia berkomunikasi. Berkat kontribusi ARPA (<em>Advanced Research Project Agency</em> &#8211; Departemen Pertahanan Amerika Serikat), internet dapat ditemukan. Dan kini, internet merupakan salah satu sarana berkomunikasi dan bertukar informasi yang efektif dan efisien. Beragam fasilitas ditawarkan oleh internet, diantaranya; IRC (<em>Internet Relay Chat</em>; mIRC, x-chat, dsb), <em>Instant Messaging</em> (Yahoo! Messenger, Windows Live, dsb), E-Mail (Electronic Mail), WWW <em>(World Wide Web)</em>, VoIP (<em>Voice over Internet Protocol</em>; Skype, dsb), dan lain sebagainya. Ditambah lagi dengan semakin berkembangnya <em>platform</em> Web 2.0 yang menurut saya agak mirip dengan konsep demokrasi; dari pengguna, oleh pengguna, dan untuk pengguna. Beragam platform Web 2.0 diantaranya; Blog, situs-situs <em>social networking</em> (<a href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a>, <a href="http://www.multiply.com" target="_blank">Multiply</a>, <a href="http://www.friendster.com" target="_blank">Friendster</a>, dsb), hingga <em>platform micro-blogging</em> (<a href="http://www.plurk.com" target="_blank">Plurk</a>, <a href="http://www.twitter.com" target="_blank">Twitter</a>, dsb). Selain itu telah banyak situs-situs konvensional yang kini mulai beralih ke <em>platform</em> Web 2.0.</p>
<p>Derasnya penetrasi internet di masyarakat, tak pelak lagi turut mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat tersebut. Khususnya cara mereka berkomunikasi antara satu sama lain. Marshall McLuhan dalam karyanya <em>&#8220;The Medium is the Message&#8221;</em> mengklaim bahwa:</p>
<blockquote><p>&#8220;suatu alat (atau suatu proses teknologi) modern &#8211; elektronik &#8211; memberikan bentuk baru dan merestrukturisasi skema ketergantungan sosial layaknya setiap aspek kehidupan pribadi kita&#8230; Kehidupan sosial lebih bergantung pada sifat dasar alat tersebut, yang menyebabkan orang-orang saling bertentangan antara satu sama lain, daripada terhadap konteks komunikasi itu sendiri. Kurangnya pengetahuan apa dan bagaimana komunikasi itu akan menyebabkan seseorang kurang memahami perubahan sosial dan budaya.&#8221;</p></blockquote>
<p>Dalam tulisan ini, saya akan mencoba mengurai garis besar mengenai fenomena internet secara psikologis dan sosiologis terhadap kehidupan manusia modern.</p>
<p><span id="more-595"></span></p>
<h3>Nickname, An Alter-Ego of Internet Users?</h3>
<p>Definisi <em>alter-ego</em> menurut wikipedia berbahasa Inggris; <em>&#8220;An alter-ego (Latin; &#8220;the other I&#8221;) is a second self, a second personality or persona within a person.&#8221;</em> Yang bila di-Indonesiakan kira-kira seperti berikut; <em>Alter ego</em> adalah diri kedua, personalitas kedua atau orang lain dalam diri seseorang.</p>
<p>Sedangkan definisi nickname yang dimaksud dalam tulisan ini dapat diuraikan sebagai berikut; <em>Nickmane</em> adalah sebuah nama yang biasa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang di dalam sebuah jaringan internet. Berbicara mengenai penggunaan <em>nickname</em> di dunia maya erat kaitannya dengan anonimitas. Mengenai anonimitas akan dituangkan dalam sub-judul berikutnya.</p>
<p>Dari penjelasan singkat diatas, dapat disimpulkan bahwa tidaklah aneh dan tidaklah jarang, seseorang pengguna internet memiliki <em>nickname</em> lebih dari satu yang biasanya mereka gunakan secara bergantian pada saat-saat tertentu. Tidak jarang pula, ada yang memberikan sifat/identitas tersendiri untuk tiap <em>nickname</em> yang ia gunakan. Sifat/identitas itu bisa jadi sama persis, mirip, atau bahkan bertolak belakang dengan sifat/identitas dirinya yang sebenarnya. Disinilah salah satu bentuk fleksibilitas sekaligus ancaman dalam dunia maya; seseorang dapat menjadi siapapun yang ia inginkan!</p>
<p>Misal, X, seorang <em>computer &amp; internet freak</em> yang lugu dan <em>low profile</em>. Di dunia nyata, orang-orang melihat X sebagai seorang yang baik hati dan suka menolong. Namun ketika ia berhadapan dengan dunia maya, ia ternyata memiliki dua <em>nickname</em> yang ia gunakan pada saat yang berbeda. Salah satu <em>nickname</em>nya bernama Y, yang aktif dalam suatu organisasi bawah tanah dunia internet, beberapa kali terlibat aksi <em>cyber war</em> serta tindak kriminal <em>online</em> lainnya seperti penipuan dan <em>carding</em>. Sedangkan nicknamenya yang lain bernama Z, yang justru bertampang baik. Z aktif dalam beberapa organisasi online yang bergerak di bidang kemanusiaan. Selain itu Z juga sering berbagi ilmu seputar komputer dan internet di forum-forum besar di jagad maya.</p>
<p>Dari contoh diatas, mungkin dapat kita simpulkan bahwa Y dan Z merupakan perwujudan <em>alter-ego</em> dari seorang X. Salah satu <em>alter-ego</em>nya bersifat liar dan destruktif sedangkan yang lainnya bersifat konstruktif. Sebuah perpaduan yang unik dan menarik.</p>
<h3>The Art of Being Anonymous</h3>
<p>Seni dalam menjadi tak bernama. <em>Nickname</em> hanyalah salah satu cara untuk menyembunyikan identitas asli pengguna internet. Kadangkala sebuah <em>nickname</em> diambil dari plesetan nama depan, nama belakang, <em>portmanteau</em> (gabungan dua kata atau lebih), inisial, sifat pribadi yang ingin ditonjolkan, nama benda/tokoh favorit, atau bahkan sederetan karakter yang diambil secara acak.</p>
<p>Pernah saya membaca ungkapan <em>&#8220;give a man a mask, and he&#8217;ll show his true face.&#8221;</em> Terjemahan bebas dalam Bahasa Indonesianya bisa berarti; &#8220;berikan topeng kepada seseorang, dan dia akan menunjukkan tampang aslinya.&#8221;</p>
<p>Anonimitas di dunia maya memang tampak seperti pisau bermata dua, di satu sisi anonimitas memberikan kepercayaan diri yang lebih kepada penggunanya, namun di sisi lain, anonimitas justru dapat disalahgunakan untuk kegiatan yang tidak seharusnya.</p>
<p>Tidak jarang saya menemui kasus, bagaimana seseorang dapat bertindak dengan begitu bebasnya di dunia maya dengan bermodalkan <em>nickname</em>, <em>proxy</em>, dan &#8216;perlengkapan penyamaran&#8217; lainnya. Misal; seseorang dapat memuji sekaligus mencerca orang lain, ia memuji menggunakan nickname A, sekaligus mencerca dengan menggunakan nickname B. Terdengar aneh, bukan?</p>
<p>Atau contoh lain, seorang X yang pemalu di dalam kehidupan sehari-harinya di dunia nyata ternyata adalah seorang perayu ulung saat ia berada di dunia maya. Di dunia nyata, si X tampak sebagai seorang perjaka biasa, namun di dunia maya ia ternyata seorang <em>&#8216;playboy&#8217;</em>. Hal ini berkaitan erat dengan subjudul sebelumnya, betapa hebat kombinasi antara anominitas, <em>nickname</em>, dan <em>alter-ego</em> dalam diri seorang pengguna internet.</p>
<p>Perlu diingat, anonimitas tidak selalu terkait dengan nama maupun <em>nickname</em>. Anonimitas memiliki ruang lingkup yang luas. Tingkat anonimitas yang digunakan pengguna internet tentu berbeda antara seseorang dengan orang lain. Misal;</p>
<ul>
<li>Seorang bernama asli Alice, sudah cukup merasa anonim dengan hanya menggunakan nama aslinya. Toh, bila di-<em>search</em> di <a href="http://www.google.com" target="_blank">Google</a>, akan ada ribuan orang yang bernama Alice. Ada Alice yang tinggal di Amerika, Alice yang menetap di Eropa, bahkan Alice yang telah tiada.</li>
<li>Lain halnya dengan Bob, yang merasa anonimitas merupakan sebuah <em>&#8216;top priority&#8217;</em> di dalam dunia maya. Demi anonimitas, ia memiliki identitas palsu yang lengkap; mulai dari nama asli, <em>nickname</em>, tempat tinggal, dsb. Bahkan demi anonimitas, Bob rela berselancar di dunia maya dengan &#8216;melompat&#8217; dari satu <em>proxy</em> ke <em>proxy</em> lainnya.</li>
<li>Seorang artis terkenal mancanegara bernama Carol, yang gila akan popularitas, menganggap anonimitas hanyalah hal sepele. Dan demi mendongkrak popularitas yang lebih, ia pun dengan santai mengumbar informasi dirinya ke dunia nyata maupun maya.</li>
<li>Atau seorang dermawan kaya yang terkenal, anggap saja namanya Denis, yang menempatkan anonimitas dalam keadaan-keadaan tertentu saja, misal yang berkaitan dengan kemanusiaan. Ia telah menyumbangkan uang sekian juta dollar kepada suatu yayasan yang bergerak dalam bidang sosial dengan menggunakan identitas palsu. Ia merasa tidak nyaman bila menggunakan nama/identitas aslinya. Ia tidak ingin dirinya dianggap <em>riya&#8217;</em> atau menyombongkan diri.</li>
</ul>
<p>Perlu diingat, di dunia maya, anda dapat menjadi John/Jane Doe maupun si Fulan dengan kadar anonimitas yang anda tentukan sendiri. Namun beberapa informasi sensitif yang berpotensi disalahgunakan oleh orang yang tidak berhak, hendaknya tetap dijaga dengan baik agar tidak beredar secara luas, misalnya; riwayat keluarga, nomor rekening/kartu kredit, dsb.</p>
<h3>What If The Real Social Relationship Moved Away to Virtual Relationship?</h3>
<p>Jika kehidupan sosial di dunia nyata pindah ke dunia maya. Terdengar lucu memang, namun kalau boleh dibilang sebenarnya itulah tren yang saat ini semakin populer. Internet kini menjadi salah satu sarana interaksi sosial yang penting bagi masyarakat modern. Komunikasi tatap muka kini perlahan mulai digantikan oleh komunikasi tatap layar. Tidak jarang seorang pengguna internet menemukan dan berkenalan dengan banyak teman-teman barunya di dunia maya tersebut. Bisa saja berawal dari chatting, kemudian bertukar identitas melalui situs jejaring sosial, menjalin hubungan via sms/telepon, dan untuk selanjutnya bertemu langsung. Namun tidak jarang pula suatu interaksi sosial tersebut hanya sebatas interaksi melalui dunia maya saja, beragam alasan dikemukakan bila seseorang menolak untuk bertemu langsung dengan kawan barunya; minder, takut, ragu-ragu, dan lain sebagainya.</p>
<p>Adakalanya interaksi di dunia maya yang berlangsung intensif dan menyenangkan (melalui milis, <em>chat</em>, forum, dsb) dapat juga berlanjut ke dunia nyata. Ada satu fenomena yang saya akui unik; saya tergabung dalam sebuah komunitas blogger yang hebat (kami biasa berinteraksi melalui milis). Topik yang biasa kami bicarakan dan diskusikan di milis juga bervariasi, kadang serius, kadang pula canda tawa membahana meski hanya terungkap lewat deretan huruf-huruf <em>&#8220;hahaha&#8221;</em> maupun <em>smiley</em>. Interaksi di milis itu perlahan berlanjut di dunia nyata, dan <em>voila!</em> Walaupun pada awal pertemuan masing-masing individu terlihat sedikit canggung, namun perlahan suasana mencair dan berubah seolah-olah bertemu dengan teman lama yang telah mengenal pribadi tiap-tiap individu dengan baik.</p>
<h3>How Addicted to the Internet are You?</h3>
<p>Internet juga dapat menjadi candu bagi penggunanya (terlepas dari kontroversi para ahli yang masih memperdebatkan eksistensi <em>internet addiction</em>). Dalam stadium tinggi, adiksi terhadap internet bahkan dapat berpengaruh terhadap kehidupan nyata. Adiksi terhadap internet begitu beragam dan mencakup wilayah pembahasan yang sangat luas; mulai dari adiksi terhadap blog, <em>social networking</em> (Friendster, Facebook, Multiply, dkk), <em>micro-blogging</em> (Plurk, Twitter, dkk), <em>chatting</em>, <em>game online</em>, dsb. Para pecandu tersebut biasanya akan merasa gelisah dan bagai ada bagian yang hilang dari dirinya bila dalam jangka waktu tertentu tidak berinteraksi dengan internet. Kehidupan sosial di dunia nyata yang kurang baik adalah salah satu penyebab seseorang dapat menjadi pecandu internet. Ia mencari dan berinteraksi dengan lingkungan sosial di dunia maya sebagai sebuah alternatif yang dianggapnya paling pas.</p>
<p>David Greenfield, Ph.D, dari <em>Center for Internet Behavior</em> telah mengadakan studi bersama <a href="http://abcnews.go.com/" target="_blank">ABC News.com</a> pada 1999, menyatakan bahwa setiap layanan yang disajikan di dunia maya memiliki pengaruh yang unik terhadap keadaan psikologis yang tentu saja turut berdampak pada kehidupan dunia nyata para penggunanya.</p>
<p>Menurut Jerald J. Block, M.D, dalam sebuah editorial yang diterbitkan <em>American Journal of Psychiatry</em> (2008), ada beberapa ciri-ciri orang yang teradiksi terhadap internet, yaitu;</p>
<ol>
<li>Penggunaan yang berlebihan</li>
<li>Kegelisahan ketika tidak mengakses internet dalam interval waktu tertentu</li>
<li>Peningkatan toleransi terhadap adiksi internet itu sendiri</li>
<li>Dampak negatif (termasuk isolasi sosial)</li>
</ol>
<p>Untuk mengukur seberapa &#8216;addict&#8217; kah anda terhadap internet, anda dapat mengikuti beragam tes <em>online</em> yang disediakan oleh beberapa <em>website</em>, salah satunya; <a href="http://www.netaddiction.com/resources/internet_addiction_test.htm" target="_blank">http://www.netaddiction.com/resources/internet_addiction_test.htm</a>.</p>
<p>Dari pengamatan saya (hanya pengamatan secara umum, belum dibuktikan secara observasi maupun penelitian mendalam), terhadap beberapa blogger, <em>facebook-er</em>, dan <em>plurker</em>, yang saya kenal di dunia nyata (juga terhadap diri saya secara pribadi), beberapa saya simpulkan memiliki tingkat adiksi yang berbeda antara satu sama lain terhadap &#8216;dunia&#8217; tersebut. Pada awal-awal <em>booming</em>-nya <em>platform micro-blogging</em> seperti Twitter dan Plurk pada pertengahan 2008 lalu, saya telah &#8216;sedikit&#8217; mempelajari mengenai aktivitas <em>per-micro-blog-an</em> teman-teman saya (terutama di Plurk). Ada beberapa teman yang begitu aktif; plurking setiap saat, memberikan respon secara rutin, dsb. Bahkan sempat saya dengar selentingan; <em>&#8216;PLURK = Plurk Lagi Untuk Raih Karma&#8217;</em>. Ya, sistem peng-karma-an yang diterapkan oleh Plurk merupakan salah satu strategi yang efektif untuk membuat para plurker merasa betah berlama-lama ber-plurking-ria.</p>
<p>Bila mengutip dengan mengubah sedikit pernyataan kontroversial dari <em>Mr. You Know Who</em>, &#8220;plurk adalah tren sesaat.&#8221; Mungkin adalah benar. Pernyataan itu ternyata berlaku bagi beberapa <em>plurker</em>. Ada beberapa <em>plurker</em> juga yang kini dapat mengendalikan aktivitas <em>plurking</em>nya. Namun ada juga <em>plurker</em> yang intensitas <em>plurking</em>nya semakin menggila demi mencapai <em>nirvana</em> bahkan karma 100!</p>
<h3>Final Words</h3>
<p>Dari beberapa uraian singkat diatas, dapat disimpulkan bahwa ternyata internet merupakan sebuah fenomena. Kehadiran dan perkembangannya merasuk dengan cepat ke dalam sendi-sendi kehidupan manusia. Perkembangan internet pun merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan bagi kita, para manusia modern. Melek teknologi adalah sebuah keharusan. Namun begitu, sikap yang sebaiknya kita ambil adalah mengikuti perkembangan teknologi informasi tersebut dan menjadi bagian darinya, tanpa harus dikendalikan olehnya.</p>
<p>Dari beberapa uraian singkat diatas, dapat pula disimpulkan bahwa ternyata penelitian terhadap fenomena internet ini masih terbuka lebar, terutama dari perspektif Ilmu Psikologi, Ilmu Sosiologi, dan Ilmu Komunikasi.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>[1] Sudirman, Ivan, dan Romi Satria Wahono. 2003. <em>Sejarah Komputer</em>. (C) <a href="http://www.ilmukomputer,com" target="_blank">Ilmu Komputer.com</a><br />
[2] Yuhefizar. 2003. <em>Tutorial Windows dan Internet</em>. (C) <a href="http://www.ilmukomputer,com" target="_blank">Ilmu Komputer.com</a><br />
[3] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Alter_ego" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Alter_ego</a>, diakses 25 April 2009<br />
[4] UNESCO&#8217;s Expert Meeting Final Report and Selected Materials. 2004. <em>Education, Art and ICTs: Integration for the Development of One&#8217;s Personality</em>. UNESCO Institute for Information Technologies in Education: Moscow<br />
[5] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/John_Doe" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/John_Doe</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[6] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anonymity" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Anonymity</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[7] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nickname" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Nickname</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[8] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_addiction_disorder" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_addiction_disorder</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[9] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Secret_identity" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Secret_identity</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[10] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pseudonym" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Pseudonym</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[11] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Id,_ego,_and_super-ego" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Id,_ego,_and_super-ego</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[12] <a href="http://ajp.psychiatryonline.org/cgi/content/full/165/3/306" target="_blank">http://ajp.psychiatryonline.org/cgi/content/full/165/3/306</a>, diakses 22 Mei 2009<br />
[13] Gea, Antonius Antosokhi dan Antonina Panca Yuni Wulandari. 2005.  Character Building IV: Relasi dengan Dunia. Jakarta. PT Elex Media Komputindo<br />
[14] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Portmanteau" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Portmanteau</a>, diakses pada 22 Mei 2009</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;bodytext=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;notes=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;t=Psikologi%20Dunia%20Maya" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;annotation=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;t=Psikologi%20Dunia%20Maya" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;body=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Psikologi%20Dunia%20Maya%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;t=Psikologi%20Dunia%20Maya&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;submitHeadline=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;submitSummary=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2009/05/22/psikologi-dunia-maya.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekayasa Sosial yang Gagal</title>
		<link>http://idrus.net/2008/11/21/rekayasa-sosial-yang-gagal.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2008/11/21/rekayasa-sosial-yang-gagal.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 11:16:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nganar]]></category>
		<category><![CDATA[Social Politics]]></category>
		<category><![CDATA[hacking]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa sosial]]></category>
		<category><![CDATA[sosial politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[Forewords Rekayasa sosial atau yang populer disebut sebagai social engineering adalah: The art of manipulating people into performing actions or divulging confidential information. While similar to a confidence trick or simple fraud, the term typically applies to trickery for information gathering or computer system access and in most cases the attacker never comes face-to-face with [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: left;">Forewords</h3>
<p style="text-align: left;">Rekayasa sosial atau yang populer disebut sebagai social engineering adalah:</p>
<blockquote style="text-align: left;"><p><em>The art of manipulating people into performing actions or divulging confidential information. While similar to a confidence trick or simple fraud, the term typically applies to trickery for information gathering or computer system access and in most cases the attacker never comes face-to-face with the victim</em> [<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Social_engineering_(security)" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Social_engineering_(security)</a>, diakses tanggal 21 November 2008].</p></blockquote>
<p style="text-align: left;">Yang bila diIndonesiakan kira-kira artinya:</p>
<blockquote style="text-align: left;"><p>Seni memanipulasi orang lain untuk melakukan suatu aksi atau membocorkan informasi yang bersifat rahasia. Hampir mirip dengan trik kepercayaan atau penipuan yang sederhana, terminologi ini digunakan untuk menipu daya demi menggali informasi atau sistem akses komputer dan kebanyakan kasusnya, penyerang tidak pernah bertatap muka secara langsung dengan korbannya.</p></blockquote>
<p style="text-align: left;"><span id="more-455"></span></p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left;">
<dl id="attachment_456" class="wp-caption aligncenter" style="width: 309px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-456" title="hacker" src="http://idrus.net/wp-content/uploads/2008/11/hacker-299x300.jpg" alt="hacker" width="299" height="300" /></dt>
</dl>
</div>
<p style="text-align: left;">Yayaya&#8230; kali ini saya akan mengulas sedikit mengenai fenomena sosiologi dan psikologi manusia ini, walau hanya sedikit. Loh? Kok sedikit? Simple aja, karena saya bukanlah seorang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kevin_Mitnick" target="_blank">Kevin Mitnick</a>. Tanya kenapa saya menulis hal ini? Heee&#8230; soalnya dalam satu bulan ini, saya merasa cukup akrab dengan aksi rekayasa sosial ini. Ada dua hal yang melatarbelakangi, yakni:</p>
<ol style="text-align: left;">
<li>Ketika saya bekerja untuk salah satu perusahaan independen yang bergerak dalam bidang riset sosial politik selama satu minggu (<a href="http://idrus.net/2008/11/16/politik-rakyat.shtml" target="_blank">http://idrus.net/2008/11/16/politik-rakyat.shtml</a>). Saya sedikit banyak mengenal apa itu rekayasa sosial.</li>
<li>Fenomena penipuan yang mengatasnamakan <a href="http://www.telkomsel.com/web/home" target="_blank">Telkomsel</a> yang saya alami tadi pagi.</li>
</ol>
<p style="text-align: left;">Oke, kita mulai dari yang pertama. Apa kaitannya kerja untuk perusahaan riset dengan rekayasa sosial? Tentu saja berkaitan erat. Yayaya&#8230; salah satunya karena jabatan saya sebagai orang lapangan, <em>interviewer</em> yang bertugas mengumpulkan data melalui wawancara langsung ke masyarakat.</p>
<p style="text-align: left;">Pada awalnya semua terdengar mudah. Namun pada kenyataannya, hal itu tidaklah semudah yang saya kira. Karena riset yang dilakukan berkaitan dengan politik, yakni Pemilu (Pemilihan Umum) 2009, pada sebagian responden, agak sulit untuk <em>mengorek</em> informasi dari mereka. Ada yang menolak secara halus bahkan ada yang terang-terangan memberikan alasan: &#8220;takut&#8221;. Loh? Takut kenapa? &#8220;Takut ditangkap polisi&#8221;, kata mereka. Ah&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Dalam berhadapan dengan masyarakat (demi mendapatkan data dari mereka), hal pertama yang saya pelajari dan menurut saya penting, tentu saja, <em>kesan pertama</em>. Ya, kesan pertama sangat menentukan kesediaan mereka untuk diwawancarai atau tidak. Beberapa elemen dari kesan pertama ini antara lain: penampilan, gaya bicara, dan senyum. Penampilan yang rapi dan meyakinkan, gaya bicara yang halus, tegas, dan mempersuasi, dan senyum yang senantiasa terkembang akan dapat dipastikan, responden akan tidak menolak untuk diwawancarai.</p>
<p style="text-align: left;">Selain kesan pertama, persuasi juga penting. <em>Demosthenes</em> dan <em>Aristoteles</em> mengingatkan kita dengan rumus-rumus sederhana dalam mempersuasi orang. Rumusan itu adalah:</p>
<blockquote style="text-align: left;">
<p class="MsoNormal"><em>The etical or emotional mode of persuasion. </em><span lang="SV">Metode persuasi dengan etika. Komunikator ulung adalah komunikator yang perilaku nya menjadi rujukan banyak orang. Seorang komunikator mesti menjadi teladan bagi banyak orang </span></p>
<p class="MsoNormal"><em>The pathetic or emotional mode of persuasion. </em>Persuasi dengan memakai emosi. Komunikan akan berubah dan mengikuti pandangan seorang komunikator yang berhasil melakukan pendekatan emosional.</p>
<p class="MsoNormal"><em>The logical mode of persuasion. </em>Komunikan akan mengikuti pembicaraan komunikator yang sistematis dan logis [<a href="http://dunia.pelajar-islam.or.id/?p=102" target="_blank">http://dunia.pelajar-islam.or.id/?p=102</a>].</p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align: left;">Biasanya, untuk orang yang merasa takut dan terkesan menutup-nutupi apa yang ia ketahui, agak sulit untuk mengorek informasi yang lebih mendalam dari mereka. Hal ini dapat diakali dengan memposisikan diri kita sejajar dengan mereka. Buatlah diri kita ikut prihatin dan merasakan penderitaan mereka. Dan mereka akan memberikan informasi apa saja yang kita tanyakan.</p>
<h3 class="MsoNormal" style="text-align: left;">Rekayasa Sosial yang Gagal #1</h3>
<p style="text-align: left;">Ini adalah yang pertama. Ada seorang yang mengaku cross checker dari perusahaan riset tempat saya bekerja waktu itu. Dia juga mengaku mahasiswa angkatan 2004 di salah satu fakultas di universitas yang sama dengan saya. Anehnya, saya tidak menemukan sedikitpun informasi mengenai dia dari website sistem informasi akademik mahasiswa yang ada di kampus saya <img src='http://idrus.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3 style="text-align: left;">Rekayasa Sosial yang Gagal #2</h3>
<p style="text-align: left;">Ini yang kedua. Tadi pagi sekitar jam 9, saya baru selesai mandi pagi. Seorang wanita dengan nomor 0813XXXXXXXX menelepon saya dan memberitahukan bahwa saya memenangkan undian poin plus-plus dari Telkomsel, sebuah mobil! Wooowww&#8230; senangnya hatiku&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Ya, saking senangnya, saya teruskan pembicaraan via telepon itu hingga saya mendapatkan nama si penelepon berikut nomor rekening bank mana saya disuruhnya mentransfer sejumlah uang. Percakapan ngalur ngindur, memanjangkan tali kolor terus dan terus berlangsung, hingga akhirnya dia merasa curiga. Ya! Curiga!</p>
<p style="text-align: left;">Curiga karena apa?</p>
<p style="text-align: left;">Huakakakakaka&#8230; si cewek penelepon dengan logat batak yang kentara tiba-tiba marah dan mencaci maki saya dengan kata-kata hinaan yang tidak pantas untuk saya tuliskan disini, salah satunya: Anj*ng. Dia dengan suara keras dan membentak bertanya kepada saya, &#8220;Keparat! Anda merekam pembicaraan ini ya?!&#8221;. Saya jawab, &#8220;Merekam? Pake apa, Mbak yang cantik? Saya ga lagi nyalain <em>tape recorder</em> kok.&#8221;</p>
<p style="text-align: left;">&#8220;Ga usah berlagak bodoh kamu! Itu suara tat-tit-tut di hape kamu itu suara apa hah, Bangsat?!&#8221;</p>
<p style="text-align: left;">Fffiiiuuuhhh&#8230; saya dibilang bangsat? Wakakakakakakaka&#8230; makin dia marah makin senang saya dan semakin panjang durasi obrolan yang terekam di kartu memori hape saya.</p>
<p style="text-align: left;">Dan hubungan telepon pun diputuskannya. Tentu saja, senyum kemenangan mengembang di wajah saya :P</p>
<p style="text-align: left;">Yayaya&#8230; tentu saja obrolan itu benar saya rekam. Pake apa? Sebuah aplikasi <em>recorder</em> untuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Symbian" target="_blank">Symbian</a>, SpyCall. Linknya cari aja sendiri ya :P</p>
<h3 style="text-align: left;">Registrasi SIM <em>Card</em>, Efektifkah?</h3>
<p style="text-align: left;">Patut dipertanyakan. Registrasi yang dilakukan ketika akan mengaktifkan SIM <em>card</em> yang baru kita beli via 4444, apakah efektif dalam menanggulangi kasus seperti ini? Lalu validitas informasi pengguna SIM card itu juga, <em>valid</em>kah?</p>
<p style="text-align: left;">Kenapa saya meragukan hal ini? Karena ketika tadi siang saya mencoba untuk menghubungi kembali nomor si penipu itu, ternyata nomornya sudah tidak aktif lagi. Hal ini juga dipicu dengan menjamurnya konter penjual SIM <em>card</em> yang telah diaktivasi. Hhh&#8230;</p>
<h3 style="text-align: left;">Final Words</h3>
<p style="text-align: left;">Apa ya? Saya bingung kalo disuruh bikin kata penutup<em></em>nya. Ya udah, kalo gitu saya akhiri tulisan ini sampai disini, dan Insya Allah bila memungkinkan, akan saya <em>update</em> <img src='http://idrus.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;title=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal&amp;bodytext=Forewords%0D%0ARekayasa%20sosial%20atau%20yang%20populer%20disebut%20sebagai%20social%20engineering%20adalah%3A%0D%0A%0D%0AThe%20art%20of%20manipulating%20people%20into%20performing%20actions%20or%20divulging%20confidential%20information.%20While%20similar%20to%20a%20confidence%20trick%20or%20simple%20fraud%2C%20the%20term%20typ" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;title=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal&amp;notes=Forewords%0D%0ARekayasa%20sosial%20atau%20yang%20populer%20disebut%20sebagai%20social%20engineering%20adalah%3A%0D%0A%0D%0AThe%20art%20of%20manipulating%20people%20into%20performing%20actions%20or%20divulging%20confidential%20information.%20While%20similar%20to%20a%20confidence%20trick%20or%20simple%20fraud%2C%20the%20term%20typ" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;t=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;title=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal&amp;annotation=Forewords%0D%0ARekayasa%20sosial%20atau%20yang%20populer%20disebut%20sebagai%20social%20engineering%20adalah%3A%0D%0A%0D%0AThe%20art%20of%20manipulating%20people%20into%20performing%20actions%20or%20divulging%20confidential%20information.%20While%20similar%20to%20a%20confidence%20trick%20or%20simple%20fraud%2C%20the%20term%20typ" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;title=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=Forewords%0D%0ARekayasa%20sosial%20atau%20yang%20populer%20disebut%20sebagai%20social%20engineering%20adalah%3A%0D%0A%0D%0AThe%20art%20of%20manipulating%20people%20into%20performing%20actions%20or%20divulging%20confidential%20information.%20While%20similar%20to%20a%20confidence%20trick%20or%20simple%20fraud%2C%20the%20term%20typ" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;title=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;t=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;title=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal&amp;body=Forewords%0D%0ARekayasa%20sosial%20atau%20yang%20populer%20disebut%20sebagai%20social%20engineering%20adalah%3A%0D%0A%0D%0AThe%20art%20of%20manipulating%20people%20into%20performing%20actions%20or%20divulging%20confidential%20information.%20While%20similar%20to%20a%20confidence%20trick%20or%20simple%20fraud%2C%20the%20term%20typ" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;title=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;t=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Forewords%0D%0ARekayasa%20sosial%20atau%20yang%20populer%20disebut%20sebagai%20social%20engineering%20adalah%3A%0D%0A%0D%0AThe%20art%20of%20manipulating%20people%20into%20performing%20actions%20or%20divulging%20confidential%20information.%20While%20similar%20to%20a%20confidence%20trick%20or%20simple%20fraud%2C%20the%20term%20typ" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F11%2F21%2Frekayasa-sosial-yang-gagal.shtml&amp;submitHeadline=Rekayasa%20Sosial%20yang%20Gagal&amp;submitSummary=Forewords%0D%0ARekayasa%20sosial%20atau%20yang%20populer%20disebut%20sebagai%20social%20engineering%20adalah%3A%0D%0A%0D%0AThe%20art%20of%20manipulating%20people%20into%20performing%20actions%20or%20divulging%20confidential%20information.%20While%20similar%20to%20a%20confidence%20trick%20or%20simple%20fraud%2C%20the%20term%20typ&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2008/11/21/rekayasa-sosial-yang-gagal.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jemari-mu harimau-mu</title>
		<link>http://idrus.net/2008/06/22/jemari-mu-harimau-mu.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2008/06/22/jemari-mu-harimau-mu.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 10:25:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Curhatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xvader.wordpress.com/2008/06/22/jemari-mu-harimau-mu/</guid>
		<description><![CDATA[Istilah &#8220;mulut-mu harimau-mu&#8221; mungkin sudah terlalu sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam posting ini, saya angkat judul &#8220;jemari-mu harimau-mu&#8221;, mengapa? Lets begin&#8230; Seiring perkembangan teknologi, pola dan cara manusia berkomunikasi pun turut berubah. Perlahan komunikasi menggunakan tulisan mulai diadaptasi dengan berbagai alasan, diantaranya: singkat, padat, dan jelas (mungkin juga: murah :P). Bila sebelumnya komunikasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Istilah <span style="font-style:italic;">&#8220;mulut-mu harimau-mu&#8221;</span> mungkin sudah terlalu sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam posting ini, saya angkat judul &#8220;jemari-mu harimau-mu&#8221;, mengapa? Lets begin&#8230;</p>
<p>Seiring perkembangan teknologi, pola dan cara manusia berkomunikasi pun turut berubah. Perlahan komunikasi menggunakan tulisan mulai diadaptasi dengan berbagai alasan, diantaranya: singkat, padat, dan jelas (mungkin juga: murah :P). Bila sebelumnya komunikasi menggunakan media tulisan hanya bisa dilakukan melalui surat menyurat, yang notabene memakan waktu yang lebih lama. Namun kini, dunia internet dan seluler telah memprakarsai dan mengubah paradigma penggunaan komunikasi langsung-tulisan tersebut yang lebih efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari beberapa layanan yang ditawarkan oleh dua teknologi itu antara lain: Short Messaging Services (SMS), Electronic Mail (E-mail), Internet Relay Chat (IRC), dari zaman bulletin board hingga era GMail. Tidak ketinggalan, fax.</p>
<p>Banyak keuntungan dan kelemahan dari komunikasi tertulis ini. Diantara keuntungannya yakni seperti yang telah saya sebutkan diatas: singkat, padat, jelas, dan murah. Namun dibalik itu ada pula hal yang dapat menjadi keuntungan sekaligus kelemahannya yakni: komunikator dan komunikan tidak bertatap muka secara langsung. Keuntungannya mungkin akan sangat terasa bagi orang-orang yang sering merasa canggung dalam komunikasi langsung (tatap muka), disisi lain, karena hanya melalui baris-baris teks, tentu saja tidak tahu bagaimana keadaan dan perasaan sebenarnya antara si komunikator dan komunikan. Disinilah sering terjadi kesalahan persepsi yang pada ujungnya dapat memicu konflik.</p>
<p>Dalam dunia internet ada semacam aturan dan kesepakatan bersama yang dikenal dengan istilah netiquette (net etiquette/etika internet). Sedikit saya ungkit aja deh, nettiquette itu antara lain diharapkan tidak menggunakan huruf kapital semua, ukuran font yang oversized, tanda seru, ataupun menggunakan warna membara (merah) pada font-nya. Karena dianggap kasar. Namun, lagi-lagi ini tergantung dari cara dan pola pandang masing-masing individu. Untuk lebih jelasnya silakan digugel sendiri :P</p>
<p>Di kalangan ilmu komunikasi terkenal proposisi &#8220;words don&#8217;t mean, people mean&#8221; yang artinya kira-kira &#8220;kata-kata tidak memiliki makna maupun arti apapun, melainkan manusia-lah yang memberikannya makna dan arti. Misal: bunyi &#8220;wi&#8221; berarti &#8220;kita&#8221; menurut orang Inggris, &#8220;siapa&#8221; menurut Belanda, &#8220;bagaimana&#8221; menurut Jerman, &#8220;duhai&#8221; menurut Arab, atau hanya panggilan sayang bagi gadis Sunda yang bernama Wiwi (Rakhmat, 2001: 27).</p>
<p>Begitu pula dengan netiquette tadi, bagi sebagian orang ia dianggap begitu sakral, namun bagi sebagian yang lain, &#8220;toh itu cuma sederetan huruf-huruf saja kok!&#8221; atau &#8220;warna merah kan menarik&#8221;, dsb. Tidak ada siapa yang benar ataupun siapa yang salah dalam konteks ini, toh persepsi tiap orang berbeda-beda namun hendaknya disesuaikan dengan situasi, kondisi, dan tempat dimana ia berada (misal: milis). Tiap milis tentulah memiliki seperangkat aturan tersendiri. Ada milis yang santai, ada pula milis yang serius. Aturan-aturan ataupun budaya-budaya yang telah tumbuh dan berkembang didalam milis tersebut hendaklah kita hargai. Toh, milis juga merupakan sarana berinteraksi dan mengaktualisasikan diri dalam lingkungan sosial, bukan? Khususnya bagi manusia modern. Yaa, walaupun hanya melalui baris-baris teks doank.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Lewat baris-baris teks pun manusia dapat bersengketa (hhh&#8230;)</span></p>
<p>Setujukah anda dengan kalimat diatas? Kalo saya sih setuju sekali. Hal ini juga yang terjadi &#8216;di suatu tempat saya bernaung&#8217;. Sengketa terjadi hanya karena baris-baris teks! Tidak salah memang, karena seperti yang telah saya ungkapkan diatas, &#8216;words don&#8217;t mean, people mean&#8217;. Semuanya kembali kepada cara dan pola pandang individu yang bersangkutan. Bisa saja menurut si A, kata-katanya (atau lebih tepatnya tulisan) itu hanya sekedar joke belaka, namun menurut si B, kata-katanya itu adalah ejekan keras. Si A dan si B ini terus menerus berdebat, mempertahankan &#8216;kehormatannya&#8217;, sama-sama tidak mau mengalah. Okelah, mungkin kalo saya terlibat didalamnya, saya pun mungkin akan bersikap sama. Watak keras kepala saya mungkin akan muncul kembali (atau dengan sengaja saya munculkan :P).</p>
<p>Seperti biasa, tiba-tiba stuck nie, jadi tulisan ini saya sudahi sampai disini saja. Mohon maaf bila tulisannya ngambang, mohon maaf bila ada kata-kata saya yang tidak berkenan dihati, mohon maaf pula bila ada kesamaan kejadian di dunia nyata. Semuanya hanya faktor kebetulan belaka :P</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;title=Jemari-mu%20harimau-mu&amp;bodytext=Istilah%20%22mulut-mu%20harimau-mu%22%20mungkin%20sudah%20terlalu%20sering%20kita%20dengar%20dalam%20kehidupan%20sehari-hari.%20Dalam%20posting%20ini%2C%20saya%20angkat%20judul%20%22jemari-mu%20harimau-mu%22%2C%20mengapa%3F%20Lets%20begin...Seiring%20perkembangan%20teknologi%2C%20pola%20dan%20cara%20manusia%20berkomunikasi" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;title=Jemari-mu%20harimau-mu&amp;notes=Istilah%20%22mulut-mu%20harimau-mu%22%20mungkin%20sudah%20terlalu%20sering%20kita%20dengar%20dalam%20kehidupan%20sehari-hari.%20Dalam%20posting%20ini%2C%20saya%20angkat%20judul%20%22jemari-mu%20harimau-mu%22%2C%20mengapa%3F%20Lets%20begin...Seiring%20perkembangan%20teknologi%2C%20pola%20dan%20cara%20manusia%20berkomunikasi" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;t=Jemari-mu%20harimau-mu" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;title=Jemari-mu%20harimau-mu&amp;annotation=Istilah%20%22mulut-mu%20harimau-mu%22%20mungkin%20sudah%20terlalu%20sering%20kita%20dengar%20dalam%20kehidupan%20sehari-hari.%20Dalam%20posting%20ini%2C%20saya%20angkat%20judul%20%22jemari-mu%20harimau-mu%22%2C%20mengapa%3F%20Lets%20begin...Seiring%20perkembangan%20teknologi%2C%20pola%20dan%20cara%20manusia%20berkomunikasi" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Jemari-mu%20harimau-mu&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;title=Jemari-mu%20harimau-mu&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=Istilah%20%22mulut-mu%20harimau-mu%22%20mungkin%20sudah%20terlalu%20sering%20kita%20dengar%20dalam%20kehidupan%20sehari-hari.%20Dalam%20posting%20ini%2C%20saya%20angkat%20judul%20%22jemari-mu%20harimau-mu%22%2C%20mengapa%3F%20Lets%20begin...Seiring%20perkembangan%20teknologi%2C%20pola%20dan%20cara%20manusia%20berkomunikasi" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;title=Jemari-mu%20harimau-mu" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;t=Jemari-mu%20harimau-mu" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;title=Jemari-mu%20harimau-mu&amp;body=Istilah%20%22mulut-mu%20harimau-mu%22%20mungkin%20sudah%20terlalu%20sering%20kita%20dengar%20dalam%20kehidupan%20sehari-hari.%20Dalam%20posting%20ini%2C%20saya%20angkat%20judul%20%22jemari-mu%20harimau-mu%22%2C%20mengapa%3F%20Lets%20begin...Seiring%20perkembangan%20teknologi%2C%20pola%20dan%20cara%20manusia%20berkomunikasi" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;title=Jemari-mu%20harimau-mu" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Jemari-mu%20harimau-mu%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;t=Jemari-mu%20harimau-mu&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Istilah%20%22mulut-mu%20harimau-mu%22%20mungkin%20sudah%20terlalu%20sering%20kita%20dengar%20dalam%20kehidupan%20sehari-hari.%20Dalam%20posting%20ini%2C%20saya%20angkat%20judul%20%22jemari-mu%20harimau-mu%22%2C%20mengapa%3F%20Lets%20begin...Seiring%20perkembangan%20teknologi%2C%20pola%20dan%20cara%20manusia%20berkomunikasi" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F06%2F22%2Fjemari-mu-harimau-mu.shtml&amp;submitHeadline=Jemari-mu%20harimau-mu&amp;submitSummary=Istilah%20%22mulut-mu%20harimau-mu%22%20mungkin%20sudah%20terlalu%20sering%20kita%20dengar%20dalam%20kehidupan%20sehari-hari.%20Dalam%20posting%20ini%2C%20saya%20angkat%20judul%20%22jemari-mu%20harimau-mu%22%2C%20mengapa%3F%20Lets%20begin...Seiring%20perkembangan%20teknologi%2C%20pola%20dan%20cara%20manusia%20berkomunikasi&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2008/06/22/jemari-mu-harimau-mu.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia dulu, sekarang, dan di masa depan (Part II)</title>
		<link>http://idrus.net/2008/05/31/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2008/05/31/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 09:53:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Social Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xvader.wordpress.com/2008/05/31/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii/</guid>
		<description><![CDATA[Teriakan rakyat VS rezim buta tuli Beberapa kali saya dengan ungkapan, &#8220;buat apa berdemo! toh harga BBM tidak akan turun!&#8221;. Secara tidak langsung ungkapan itu menyiratkan kebutaan dan ketulian pemerintah akan penderitaan rakyatnya. Mereka sudah tidak peduli lagi. Demokrasi sudah tidak dijunjung lagi. Komunikasi politik tidak lagi berjalan dengan sebagaimana mestinya sebab faktor yang dibutuhkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight:bold;">Teriakan rakyat VS rezim buta tuli</span></p>
<p>Beberapa kali saya dengan ungkapan, &#8220;buat apa berdemo! toh harga BBM tidak akan turun!&#8221;. Secara tidak langsung ungkapan itu menyiratkan kebutaan dan ketulian pemerintah akan penderitaan rakyatnya. Mereka sudah tidak peduli lagi. Demokrasi sudah tidak dijunjung lagi. Komunikasi politik tidak lagi berjalan dengan sebagaimana mestinya sebab faktor yang dibutuhkan demi efektifnya suatu proses komunikasi sudah tidak ada lagi.</p>
<p>Rakyat dan mahasiswa yang berdemo kita asumsikan sebagai komunikator, dalam konteks ini, mengkomunikasikan aspirasi rakyat kepada komunikan, pemerintah. Komunikasi antara komunikator dan komunikan ini sudah tidak lagi berjalan efektif. Mengapa? Karena komunikan sudah buta dan tuli! Tidak mampu lagi melihat, mendengar, bahkan merasakan apa yang dikatakan komunikator! Komunikator ngoceh sendiri, sampai jerit-jerit malah, namun komunikan cuek bebek.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Anarchy in Indonesia</span></p>
<p>Sex Pistols menciptakan lagu <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anarchy_in_the_U.K.">Anarcy in The UK</a> bukan tanpa alasan. Nah, bagaimana kalau The UK itu diganti dengan Indonesia? Menjadi Anarchy in Indonesia (Anarki di Indonesia)?</p>
<p>Demonstrasi yang anarkis bukanlah cara yang baik dalam menyuarakan aspirasi rakyat. Anarkisme disertai dengan perusakan fasilitas umum dan kerusuhan tentulah akan membuat negara ini tidak sedap dipandang oleh negara lain. Akibatnya apa? Secara tidak langsung ya investasi asing dan pariwisata Indonesia akan berkurang.</p>
<p>Pemeran utama dalam demonstrasi yang brutal ini adalah &#8216;oknum mahasiswa&#8217; dan &#8216;oknum polisi&#8217;. Mengapa? Sungguh aneh bila yang melakukannya adalah mahasiswa yang boleh dikatakan agent of change ataupun elit pemuda yang berpendidikan tinggi serta berwawasan luas dan polisi yang katanya adalah pengayom masyarakat.</p>
<p>Pengejaran, pelemparan batu, pemukulan, penembakan, hingga berbagai tindak kekerasan lainnya dilakukan oleh kedua oknum ini. Miris memang melihatnya. Bukankah &#8216;oknum mahasiswa&#8217; dan &#8216;oknum polisi&#8217; merupakan segelintir kalangan yang merasakan dampak dari kenaikan harga BBM itu?</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Fungsi agenda setting media, &#8220;demonstrasi brutal lebih menarik&#8221;</span></p>
<p>Media massa, sebagai corong paling efektif dalam menyebarluaskan pesan kepada masyarakat memiliki fungsi istimewa, yakni fungsi agenda setting.</p>
<p>Fungsi agenda setting adalah fungsi yang dimiliki oleh media massa dalam memilah dan memilih informasi mana yang dianggap penting dan informasi mana yang dianggap kurang penting. Pemilihan dan penekanan informasi penting ala media ini turut mempengaruhi persepsi khalayak mengenai informasi tersebut.</p>
<p>Demonstrasi yang brutal/anarkis, itulah yang lebih sering diangkat oleh media-media massa di republik ini sejak pra hingga pasca kenaikan harga BBM. Sedangkan demonstrasi yang berjalan damai dan simpatik justru dianggap tidak menarik. Pemilihan sudut pandang oleh media seperti ini secara tidak langsung turut mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai demonstrasi kenaikan BBM yang notabene dilakukan oleh mahasiswa. Masyarakat menilai bahwa tidak sepantasnya mahasiswa melakukan aksi/demonstrasi tersebut. Tugas mahasiswa adalah hanya belajar, belajar, dan belajar. Mengenai isu-isu sosial politik yang tengah hangat, biarkan saja! Tidak usah diacuhkan! Konsentrasi saja pada kuliah kalian! Itulah sedikit makna yang saya tangkap melalui pembicaraan dengan beberapa orang yang tidak sependapat dengan aksi para mahasiswa itu. Benar-benar aneh. Masih bisakah anda diam disaat anda tahu rumah anda sedang dibakar orang?</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Tugu Rakyat sebagai solusi</span></p>
<p>Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), telah mencanangkan Tujuh Gugatan Rakyat atau Tugu Rakyat. Tugu Rakyat itu sendiri merupakan tuntutan mahasiswa terhadap pemerintah yang berisikan:</p>
<p><span style="font-style:italic;">1. Nasionalisasi aset-aset strategis bangsa<br />2. Wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi rakyat<br />3. Tuntaskan kasus BLBI dan korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya<br />4. Kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi, dan energi<br />5. Jamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat<br />6. Tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan<br />7. Selamatkan lingkungan dan tuntaskan kasus lumpur Lapindo Brantas</span></p>
<p>Mari kita cermati setiap tuntutan di Tugu Rakyat itu, bukankah jauh lebih baik bila dibandingkan dengan kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM dan memberikan BLT? Wallahualam.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Indonesia di masa depan</span></p>
<p>Masih ingat sajak yang dibawakan Dedi Mizwar menyambut 100 tahun kebangkitan nasional beberapa waktu lalu?</p>
<p><span style="font-style:italic;">Bangkit itu susah<br />Susah melihat orang susah<br />Senang melihat orang senang</p>
<p>Bangkit itu takut<br />Takut korupsi<br />Takut makan yang bukan haknya</p>
<p>Bangkit itu mencuri<br />Mencari perhatian dunia dengan prestasi</p>
<p>Bangkit itu marah<br />Marah bila martabat bangsa dilecehkan</p>
<p>Bangkit itu malu<br />Malu jadi benalu<br />Malu karena minta melulu</p>
<p>Bangkit itu aku<br />Untuk Indonesiaku</span></p>
<p>Memang, sajak diatas tampak seperti hanya onggokan huruf-huruf yang merangkai kalimat. Namun makna dibaliknya sungguh tajam dan mengena.</p>
<p>Untuk bangkit dan berubah memang terkadang susah. Membutuhkan tekad dan semangat yang konsisten dan berkesinambungan. Membutuhkan kemauan dan dukungan dari seluruh elemen, tidak hanya cukup oleh segelintir kecil orang yang peduli pada perubahan saja.</p>
<p>Jangan hanya bicara tentang bangkit dan berubah sebelum kita dapat bangkit dan merubah diri kita sendiri, sebelum kita mengerti dan paham makna bangkit dan berubah itu.</p>
<p>Mari kita mulai dari diri sendiri, bertekad untuk bangkit dan berubah demi perubahan besar pada bangsa ini. Jangan kita hanya bisa berkoar-koar saja, seharusnya negara ini begini, atau seharusnya negara itu begitu. Stop NATO (No Action Talk Only).</p>
<p>Saya yakin bila kita mampu bangkit dan berubah, Indonesia di masa depan akan secerah harapan para pendiri pondasi bangsa ini yang telah rela berkorban apapun yang mereka miliki demi berdirinya nama besar Indonesia dihadapan dunia.</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29&amp;bodytext=Teriakan%20rakyat%20VS%20rezim%20buta%20tuliBeberapa%20kali%20saya%20dengan%20ungkapan%2C%20%22buat%20apa%20berdemo%21%20toh%20harga%20BBM%20tidak%20akan%20turun%21%22.%20Secara%20tidak%20langsung%20ungkapan%20itu%20menyiratkan%20kebutaan%20dan%20ketulian%20pemerintah%20akan%20penderitaan%20rakyatnya.%20Mereka%20sudah%20tidak%20" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29&amp;notes=Teriakan%20rakyat%20VS%20rezim%20buta%20tuliBeberapa%20kali%20saya%20dengan%20ungkapan%2C%20%22buat%20apa%20berdemo%21%20toh%20harga%20BBM%20tidak%20akan%20turun%21%22.%20Secara%20tidak%20langsung%20ungkapan%20itu%20menyiratkan%20kebutaan%20dan%20ketulian%20pemerintah%20akan%20penderitaan%20rakyatnya.%20Mereka%20sudah%20tidak%20" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;t=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29&amp;annotation=Teriakan%20rakyat%20VS%20rezim%20buta%20tuliBeberapa%20kali%20saya%20dengan%20ungkapan%2C%20%22buat%20apa%20berdemo%21%20toh%20harga%20BBM%20tidak%20akan%20turun%21%22.%20Secara%20tidak%20langsung%20ungkapan%20itu%20menyiratkan%20kebutaan%20dan%20ketulian%20pemerintah%20akan%20penderitaan%20rakyatnya.%20Mereka%20sudah%20tidak%20" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=Teriakan%20rakyat%20VS%20rezim%20buta%20tuliBeberapa%20kali%20saya%20dengan%20ungkapan%2C%20%22buat%20apa%20berdemo%21%20toh%20harga%20BBM%20tidak%20akan%20turun%21%22.%20Secara%20tidak%20langsung%20ungkapan%20itu%20menyiratkan%20kebutaan%20dan%20ketulian%20pemerintah%20akan%20penderitaan%20rakyatnya.%20Mereka%20sudah%20tidak%20" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;t=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29&amp;body=Teriakan%20rakyat%20VS%20rezim%20buta%20tuliBeberapa%20kali%20saya%20dengan%20ungkapan%2C%20%22buat%20apa%20berdemo%21%20toh%20harga%20BBM%20tidak%20akan%20turun%21%22.%20Secara%20tidak%20langsung%20ungkapan%20itu%20menyiratkan%20kebutaan%20dan%20ketulian%20pemerintah%20akan%20penderitaan%20rakyatnya.%20Mereka%20sudah%20tidak%20" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;t=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Teriakan%20rakyat%20VS%20rezim%20buta%20tuliBeberapa%20kali%20saya%20dengan%20ungkapan%2C%20%22buat%20apa%20berdemo%21%20toh%20harga%20BBM%20tidak%20akan%20turun%21%22.%20Secara%20tidak%20langsung%20ungkapan%20itu%20menyiratkan%20kebutaan%20dan%20ketulian%20pemerintah%20akan%20penderitaan%20rakyatnya.%20Mereka%20sudah%20tidak%20" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml&amp;submitHeadline=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20II%29&amp;submitSummary=Teriakan%20rakyat%20VS%20rezim%20buta%20tuliBeberapa%20kali%20saya%20dengan%20ungkapan%2C%20%22buat%20apa%20berdemo%21%20toh%20harga%20BBM%20tidak%20akan%20turun%21%22.%20Secara%20tidak%20langsung%20ungkapan%20itu%20menyiratkan%20kebutaan%20dan%20ketulian%20pemerintah%20akan%20penderitaan%20rakyatnya.%20Mereka%20sudah%20tidak%20&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2008/05/31/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-ii.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia dulu, sekarang, dan di masa depan (Part I)</title>
		<link>http://idrus.net/2008/05/31/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2008/05/31/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 09:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Social Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xvader.wordpress.com/2008/05/31/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i/</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia dulu dan sekarang, apa bedanya? Tentu saja banyak berbeda. Ya, walaupun saya belum terlahir pada masa-masa perjuangan dan perang kemerdekaan dulu. Namun sedikit banyak saya tahu bagaimana keadaan bangsa ini dahulu kala, melalui sejarah tentunya. Indonesia dulu Yang menjadi perhatian utama rakyat dan pemerintah dulu sebelum kemerdekaan adalah bagaimana mempersatukan seluruh gerakan perjuangan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia dulu dan sekarang, apa bedanya? Tentu saja banyak berbeda. Ya, walaupun saya belum terlahir pada masa-masa perjuangan dan perang kemerdekaan dulu. Namun sedikit banyak saya tahu bagaimana keadaan bangsa ini dahulu kala, melalui sejarah tentunya.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Indonesia dulu</span></p>
<p>Yang menjadi perhatian utama rakyat dan pemerintah dulu sebelum kemerdekaan adalah bagaimana mempersatukan seluruh gerakan perjuangan dan wilayah Indonesia ini kedalam satu kesatuan negara dan ideologi yang sama serta sepaham. Mulailah kaum pemuda bersatu pada membentuk satu sumpah melalui apa yang dinamakan dengan sumpah pemuda.</p>
<p>Setelah Indonesia bersatu dan merdeka, bangsa ini masih harus menghadapi tantangan serta cobaan lain mulai dari G 30 S-PKI, dan lain lain hingga sampai kepada era orde baru dibawah tampuk kepemimpinan rezim Soeharto selama kurang lebih 32 tahun.</p>
<p>Pada 1998, seluruh elemen rakyat dan mahasiswa bersatu padu menggoyahkan dan meruntuhkan kekuasaan tangan-tangan besi di gedung rakyat dan mulai menggulirkan bola salju bernama reformasi.</p>
<p>Satu persatu pemimpin silih berganti menakhodai negara ini dengan keberhasilan-keberhasilannya yang dipuji dan juga kegagalan-kegagalannya yang dicaci maki.</p>
<p>Sekarang telah memasuki tahun keempat kepemimpinan presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono atau yang akrab dikenal dengan nama inisialnya, SBY bersama dengan wakilnya, Jusuf Kalla (JK).</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Indonesia sekarang</span></p>
<p>Ada apa dengan Indonesia sekarang? Anda mungkin sudah lebih tahu daripada saya. Indonesia sekarang tengah tertatih berjalan ditengah derasnya terpaan ujian dan badai globalisasi. Mulai dari krisis ekonomi, korupsi yang mendarah daging, kemiskinan yang semakin mengendemik, dan lain-lain. Baru saja, pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yang boleh dibilang hebat. Apa itu? Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT).</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Kenaikan harga BBM</span></p>
<p>Kenaikan harga BBM didalam negeri dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia yang sempat mencapai 130 US Dollar lebih per-barelnya.</p>
<p>Dilema, ya itulah yang kini dirasakan oleh pemerintah kita. Disatu sisi, bila harga BBM tidak segera dinaikkan, maka APBN akan semakin carut marut akibat pemberian subsidi BBM yang konon katanya hanya dinikmati oleh sekitar 40% orang kaya di negeri ini. Sedangkan bila BBM dinaikkan tentulah akan turut berdampak pada harga-harga baik pangan, sandang, maupun papan. Sebuah kemusykilan bila harga-harga itu tidak turut naik ketika harga BBM melambung. Kenapa? Bayangkan sendiri, distribusi bahan-bahan pangan, sandang, dan papan itu menggunakan jasa apa? Transportasi bukan? Dan alat-alat transportasi itu membutuhkan apa agar bisa beroperasi, bahan bakar alias BBM!</p>
<p>Satu lagi yang membingungkan, pernyataan pemerintah bahwa sekitar <a href="http://plinplan.com/bisnis/keuangan/35982/2008/05/22/40-subsidi-bbm-dinikmati-oleh-rumah-tangga-si-kaya/">40% BBM yang disubsidi itu hanya dinikmati oleh orang-orang kaya</a>. Loh? Memangnya batas jelas antara kaya dan miskin itu seperti apa? Standar agar seseorang bisa dikatakan kaya atau miskin itu bagaimana? Lah, wong standar kemiskinan menurut <a href="http://jurnal-ekonomi.org/2007/12/30/bisniscom-bps-standar-miskin-bank-dunia-tak-berdasar/">Badan Pusat Statistik (BPS) saja berbeda dengan standar dunia</a>. Standar kemiskinan menurut World Bank adalah mereka yang berpenghasilan dibawah $1 (yang kemudian dikoreksi menjadi $2) per-kapita per-hari, bagaimana dengan standar kemiskinan yang dianut oleh BPS? Seseorang dikatakan miskin bila berpenghasilan sekitar Rp.1.600 per-kapita per-hari, yang jika dikalikan 30 maka hasilnya adalah sekitar Rp.40.000 per-bulan. Dan standar seseorang bisa dikatakan kaya itu bagaimana? Apakah yang penghasilannya diatas satu juta per-bulan atau minimal sama dengan Upah Minimum Regional (UMR)? Orang kaya maupun orang miskin yang memiliki status kewarganegaraan Indonesia (WNI) termasuk kedalam rakyat Indonesia juga, bukan? Dan rakyat haruslah diayomi oleh pemerintah tanpa memandang status sosial ekonominya.</p>
<p>Dalam UUD 45 saja telah menegaskan bahwa kekayaan alam akan digunakan demi sebaik-baiknya kepentingan rakyat, kalau bisa gratis. Lah, kalo begini keadaannya? Dengan menaikkan harga BBM semaunya saja? Bagaimana?</p>
<p>Memang, negara kita mengimpor BBM namun kita juga produksi. Bukankah Indonesia juga anggota OPEC, asosiasi negara penghasil minyak dunia? Lalu, mengapa disaat harga minyak naik, harga dalam negeri pun ikut-ikutan naik? Bukankah kita juga sepatutnya mendapatkan untung dari minyak yang kita produksi dan jual itu?</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Kilah pemerintah, &#8220;APBN harus diselamatkan&#8221;</span></p>
<p>Apa pula ini? Memang benar, APBN harus diselamatkan! Tapi bagaimana caranya? Apakah harus mengorbankan kesejahteraan rakyat yang justru banyak diantaranya belum sejahtera?</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Bantuan Langsung Tunai? Solusikah?</span></p>
<p>Ya, inilah salah satu program bijak pemerintah. Memanjakan rakyat miskin dengan memberikan uang Rp.100.000 per-orang per-bulan, dan harga BBM mereka naikkan. Bahkan pemerintah juga sempat mengeluarkan pernyataan yang menurut saya tidak logis, &#8220;bila mahasiswa/masyarakat menolak kenaikan harga BBM, hal itu juga berarti akan mengurangi rezeki rakyat miskin!&#8221;. Menyesatkan! Coba dipikirkan dengan seksama makna dibalik pernyataan itu.</p>
<p>Okelah, mungkin dana BLT ini bagi sebagian orang memang bermanfaat. Namun, sejauh mana manfaatnya itu? Berapa hari uang itu akan dapat digunakan? Dan lagi-lagi penyalurannya masih harus dipantau dan diawasi dengan seksama. Sebab, beberapa kali saya lihat di TV ataupun koran, banyak rakyat miskin yang protes karena namanya tidak tercatat sebagai nominator penerima BLT. Sedangkan orang-orang yang tidak berhak justru mengipas-ngipaskan uang Rp.100.000 itu demi kepentingannya sendiri.</p>
<p>Kalau mau dihitung-hitung, berapa sebenarnya dana yang dialokasikan dan yang sebenarnya dibutuhkan pemerintah untuk menyukseskan program BLT ini? Berapa jumlah rakyat miskin di Indonesia? Kalikan saja dengan Rp.100.000. Berapapun hasilnya, itu adalah jumlah yang harus dikeluarkan pemerintah dalam satu bulan. Berapa lama program BLT ini akan dilaksanakan? Wallahualam!</p>
<p><a href="http://xvader.blogspot.com/2008/05/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa_31.html">Bersambung&#8230;</a></p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29&amp;bodytext=Indonesia%20dulu%20dan%20sekarang%2C%20apa%20bedanya%3F%20Tentu%20saja%20banyak%20berbeda.%20Ya%2C%20walaupun%20saya%20belum%20terlahir%20pada%20masa-masa%20perjuangan%20dan%20perang%20kemerdekaan%20dulu.%20Namun%20sedikit%20banyak%20saya%20tahu%20bagaimana%20keadaan%20bangsa%20ini%20dahulu%20kala%2C%20melalui%20sejarah%20tent" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29&amp;notes=Indonesia%20dulu%20dan%20sekarang%2C%20apa%20bedanya%3F%20Tentu%20saja%20banyak%20berbeda.%20Ya%2C%20walaupun%20saya%20belum%20terlahir%20pada%20masa-masa%20perjuangan%20dan%20perang%20kemerdekaan%20dulu.%20Namun%20sedikit%20banyak%20saya%20tahu%20bagaimana%20keadaan%20bangsa%20ini%20dahulu%20kala%2C%20melalui%20sejarah%20tent" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;t=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29&amp;annotation=Indonesia%20dulu%20dan%20sekarang%2C%20apa%20bedanya%3F%20Tentu%20saja%20banyak%20berbeda.%20Ya%2C%20walaupun%20saya%20belum%20terlahir%20pada%20masa-masa%20perjuangan%20dan%20perang%20kemerdekaan%20dulu.%20Namun%20sedikit%20banyak%20saya%20tahu%20bagaimana%20keadaan%20bangsa%20ini%20dahulu%20kala%2C%20melalui%20sejarah%20tent" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=Indonesia%20dulu%20dan%20sekarang%2C%20apa%20bedanya%3F%20Tentu%20saja%20banyak%20berbeda.%20Ya%2C%20walaupun%20saya%20belum%20terlahir%20pada%20masa-masa%20perjuangan%20dan%20perang%20kemerdekaan%20dulu.%20Namun%20sedikit%20banyak%20saya%20tahu%20bagaimana%20keadaan%20bangsa%20ini%20dahulu%20kala%2C%20melalui%20sejarah%20tent" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;t=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29&amp;body=Indonesia%20dulu%20dan%20sekarang%2C%20apa%20bedanya%3F%20Tentu%20saja%20banyak%20berbeda.%20Ya%2C%20walaupun%20saya%20belum%20terlahir%20pada%20masa-masa%20perjuangan%20dan%20perang%20kemerdekaan%20dulu.%20Namun%20sedikit%20banyak%20saya%20tahu%20bagaimana%20keadaan%20bangsa%20ini%20dahulu%20kala%2C%20melalui%20sejarah%20tent" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;title=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;t=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Indonesia%20dulu%20dan%20sekarang%2C%20apa%20bedanya%3F%20Tentu%20saja%20banyak%20berbeda.%20Ya%2C%20walaupun%20saya%20belum%20terlahir%20pada%20masa-masa%20perjuangan%20dan%20perang%20kemerdekaan%20dulu.%20Namun%20sedikit%20banyak%20saya%20tahu%20bagaimana%20keadaan%20bangsa%20ini%20dahulu%20kala%2C%20melalui%20sejarah%20tent" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F05%2F31%2Findonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml&amp;submitHeadline=Indonesia%20dulu%2C%20sekarang%2C%20dan%20di%20masa%20depan%20%28Part%20I%29&amp;submitSummary=Indonesia%20dulu%20dan%20sekarang%2C%20apa%20bedanya%3F%20Tentu%20saja%20banyak%20berbeda.%20Ya%2C%20walaupun%20saya%20belum%20terlahir%20pada%20masa-masa%20perjuangan%20dan%20perang%20kemerdekaan%20dulu.%20Namun%20sedikit%20banyak%20saya%20tahu%20bagaimana%20keadaan%20bangsa%20ini%20dahulu%20kala%2C%20melalui%20sejarah%20tent&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2008/05/31/indonesia-dulu-sekarang-dan-di-masa-depan-part-i.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lirik lagu = doa/takdir/karma?</title>
		<link>http://idrus.net/2008/04/30/lirik-lagu-doatakdirkarma.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2008/04/30/lirik-lagu-doatakdirkarma.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 04:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Social Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xvader.wordpress.com/2008/04/30/lirik-lagu-doatakdirkarma/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Lagu, bisa menjadi doa atau bahkan karma bagi penyanyinya.&#8221; Ya, itulah quote yang saya dengar ketika secara tidak sengaja menonton Silet kemarin siang (29/4/2008). Tidak hanya mengumbar quote murahan tersebut, si pembawa acara atau yang dalam bahasa kerennya host, turut memberikan contoh &#8216;real&#8217; seperti misalnya Kristina dengan lagu jatuh bangun-nya dan Nia Daniati dengan lagu-lagunya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-style:italic;">&#8220;Lagu, bisa menjadi doa atau bahkan karma bagi penyanyinya.&#8221;</span></p>
<p>Ya, itulah quote yang saya dengar ketika secara <span style="font-weight:bold;">tidak sengaja</span> menonton <span style="font-style:italic;">Silet</span> kemarin siang (29/4/2008). Tidak hanya mengumbar quote murahan tersebut, si pembawa acara atau yang dalam bahasa kerennya <span style="font-style:italic;">host</span>, turut memberikan contoh &#8216;real&#8217; seperti misalnya Kristina dengan lagu <span style="font-style:italic;">jatuh bangun</span>-nya dan Nia Daniati dengan lagu-lagunya yang kebanyakan bercerita tentang penderitaan cinta.</p>
<p>Pendapat saya? Hueeekkksss&#8230; Bener-bener jijik dan ingin muntah rasanya ketika melihat daya upaya serta tipu muslihat para pembuat acara gosip ini guna mempercantik acaranya dan menyedot perhatian pemirsa setianya. Bila <span style="font-style:italic;">Shakespeare</span> berani berkata, <span style="font-style:italic;">&#8220;apalah arti sebuah nama&#8221;</span>, maka saya pun berani berkata, <span style="font-style:italic;">&#8220;apalah arti sebuah lirik lagu?&#8221;</span>. Eits, lagi, saya tegaskan, ini bukanlah bentuk arogansi saya loh melainkan hanyalah sebuah kritik bagi para <span style="font-style:italic;">gossip TV program makers</span> tersebut. Ya, apalah arti sebuah lirik lagu? Apakah garis takdir atau bahkan karma tergores jelas layaknya goresan-goresan pensil diatas secarik kertas? Kalau iya, saya mah ga usah kerja keras lagi. Cukup ciptakan sebuah lagu indah dengan lirik yang juga bertemakan keindahan (dan bahkan kesejahteraan duniawi) bagi saya dan orang-orang yang saya cintai, maka dengan begitu garis takdir yang baik pun seketika tercipta seiring dengan seringnya saya menyanyikan lagu saya tadi.</p>
<p>Wahai manusia, takdir itu hanyalah kuasa-Nya. Tidak ada manusia yang mampu menebak atau bahkan meramalkan takdir-Nya. Apalah daya upaya Mama Lauren, Deddy Corbuzier, peramal bertopeng, dan lain sebagainya. Semua itu hanyalah tipu muslihat dan hanya mengantarkan ke jalan yang sesat. <span style="font-style:italic;">*Loh?! OOT yak? :P*</span></p>
<p>Lirik lagu, menurut pandangan saya <span style="font-style:italic;">*dan mungkin pandangan banyak orang*</span>, hanyalah sebagai wadah pengungkapan perasaan penciptanya yang banyak diinspirasi oleh lingkungan sekitarnya. Misal, keadaan sosial politik, cinta, kehidupan sehari-hari, dan lain sebagainya. Bisa kita ambil contoh lirik-lirik lagunya <span style="font-style:italic;">Kang Iwan Fals</span>, yang banyak bertemakan kritik sosial, <span style="font-style:italic;">Megadeth</span>, yang banyak berkoar mengenai dunia politik, atau <span style="font-style:italic;">Iron Maiden</span>, dengan inspirasinya seputar kisah-kisah epic seperti Eragon, Yunani Kuno, dsb.</p>
<p>Saya pun seringkali mencurahkan apa yang saya rasakan dalam bait-bait lirik lagu ciptaan saya sendiri <span style="font-style:italic;">*yang jeleknya minta ampun :P*</span>. Beberapa lirik tersebut saya angkat dari puisi-puisi saya <span style="font-style:italic;">*yang juga aneh &#8211; kalau tidak mau dikatakan norak dan jelek :P*</span>. Misalnya, <span style="font-style:italic;">Step out of my way, down!</span> yang berkisah tentang kehilangan semangat, dan beberapa lainnya.</p>
<p>Jujur, saya termasuk salah seorang yang kurang respek terhadap hal-hal seputar ramal-meramal dan baca-membaca takdir. Apalagi bila takdir itu dikaitkan dengan lirik lagu! Dan saya juga merupakan tipe orang yang sangat tidak menyukai acara gosip dan atau infotainment, sebab menurut saya mereka kadangkala melebih-lebihkan segala sesuatunya. Kapankah acara-acara gosip musnah dari dunia pertelevisian Indonesia? <span style="font-style:italic;">*berharap yang ga jelas dan ga pasti :P*</span></p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;title=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F&amp;bodytext=%22Lagu%2C%20bisa%20menjadi%20doa%20atau%20bahkan%20karma%20bagi%20penyanyinya.%22Ya%2C%20itulah%20quote%20yang%20saya%20dengar%20ketika%20secara%20tidak%20sengaja%20menonton%20Silet%20kemarin%20siang%20%2829%2F4%2F2008%29.%20Tidak%20hanya%20mengumbar%20quote%20murahan%20tersebut%2C%20si%20pembawa%20acara%20atau%20yang%20dalam%20bahasa%20" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;title=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F&amp;notes=%22Lagu%2C%20bisa%20menjadi%20doa%20atau%20bahkan%20karma%20bagi%20penyanyinya.%22Ya%2C%20itulah%20quote%20yang%20saya%20dengar%20ketika%20secara%20tidak%20sengaja%20menonton%20Silet%20kemarin%20siang%20%2829%2F4%2F2008%29.%20Tidak%20hanya%20mengumbar%20quote%20murahan%20tersebut%2C%20si%20pembawa%20acara%20atau%20yang%20dalam%20bahasa%20" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;t=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;title=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F&amp;annotation=%22Lagu%2C%20bisa%20menjadi%20doa%20atau%20bahkan%20karma%20bagi%20penyanyinya.%22Ya%2C%20itulah%20quote%20yang%20saya%20dengar%20ketika%20secara%20tidak%20sengaja%20menonton%20Silet%20kemarin%20siang%20%2829%2F4%2F2008%29.%20Tidak%20hanya%20mengumbar%20quote%20murahan%20tersebut%2C%20si%20pembawa%20acara%20atau%20yang%20dalam%20bahasa%20" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;title=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=%22Lagu%2C%20bisa%20menjadi%20doa%20atau%20bahkan%20karma%20bagi%20penyanyinya.%22Ya%2C%20itulah%20quote%20yang%20saya%20dengar%20ketika%20secara%20tidak%20sengaja%20menonton%20Silet%20kemarin%20siang%20%2829%2F4%2F2008%29.%20Tidak%20hanya%20mengumbar%20quote%20murahan%20tersebut%2C%20si%20pembawa%20acara%20atau%20yang%20dalam%20bahasa%20" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;title=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;t=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;title=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F&amp;body=%22Lagu%2C%20bisa%20menjadi%20doa%20atau%20bahkan%20karma%20bagi%20penyanyinya.%22Ya%2C%20itulah%20quote%20yang%20saya%20dengar%20ketika%20secara%20tidak%20sengaja%20menonton%20Silet%20kemarin%20siang%20%2829%2F4%2F2008%29.%20Tidak%20hanya%20mengumbar%20quote%20murahan%20tersebut%2C%20si%20pembawa%20acara%20atau%20yang%20dalam%20bahasa%20" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;title=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;t=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%22Lagu%2C%20bisa%20menjadi%20doa%20atau%20bahkan%20karma%20bagi%20penyanyinya.%22Ya%2C%20itulah%20quote%20yang%20saya%20dengar%20ketika%20secara%20tidak%20sengaja%20menonton%20Silet%20kemarin%20siang%20%2829%2F4%2F2008%29.%20Tidak%20hanya%20mengumbar%20quote%20murahan%20tersebut%2C%20si%20pembawa%20acara%20atau%20yang%20dalam%20bahasa%20" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F04%2F30%2Flirik-lagu-doatakdirkarma.shtml&amp;submitHeadline=Lirik%20lagu%20%3D%20doa%2Ftakdir%2Fkarma%3F&amp;submitSummary=%22Lagu%2C%20bisa%20menjadi%20doa%20atau%20bahkan%20karma%20bagi%20penyanyinya.%22Ya%2C%20itulah%20quote%20yang%20saya%20dengar%20ketika%20secara%20tidak%20sengaja%20menonton%20Silet%20kemarin%20siang%20%2829%2F4%2F2008%29.%20Tidak%20hanya%20mengumbar%20quote%20murahan%20tersebut%2C%20si%20pembawa%20acara%20atau%20yang%20dalam%20bahasa%20&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2008/04/30/lirik-lagu-doatakdirkarma.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Model Jarum Hipodermik VS Model Uses and Gratification</title>
		<link>http://idrus.net/2008/03/10/model-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2008/03/10/model-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 03:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xvader.wordpress.com/2008/03/10/model-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Kick Andy episode &#8220;Gambar Buram Layar Kaca Kita&#8221; (Minggu, 9/3), mengangkat topik mengenai tayangan boneka yang pernah populer pada beberapa tahun yang lalu, diantaranya &#8220;Si Unyil&#8221;, &#8220;Si Komo&#8221;, &#8220;Boneka Tongki&#8221;, dan &#8220;Susan&#8221;. Dulu, tayangan-tayangan tersebut boleh dikatakan populer pada zamannya. Tidak hanya itu, &#8220;cap&#8221; sebagai tayangan yang mendidik pun turut melekat pada mereka. Episode [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam <a href="http://www.kickandy.com">Kick Andy</a> episode <span style="font-style:italic;"></span>&#8220;Gambar Buram Layar Kaca Kita&#8221; (Minggu, 9/3), mengangkat topik mengenai tayangan boneka yang pernah populer pada beberapa tahun yang lalu, diantaranya <span style="font-style:italic;">&#8220;Si Unyil&#8221;</span>, <span style="font-style:italic;">&#8220;Si Komo&#8221;</span>, <span style="font-style:italic;">&#8220;Boneka Tongki&#8221;</span>, dan <span style="font-style:italic;">&#8220;Susan&#8221;</span>. Dulu, tayangan-tayangan tersebut boleh dikatakan populer pada zamannya. Tidak hanya itu, &#8220;cap&#8221; sebagai tayangan yang mendidik pun turut melekat pada mereka.</p>
<p>Episode ini lahir karena keprihatinan para praktisi dan orang tua akan tayangan-tayangan televisi yang semakin &#8220;tidak mendidik&#8221;, penuh dengan kekerasan, dan bahkan unsur-unsur seks. Sekali lagi, televisi disalahkan.</p>
<p>Disini, saya bukan mau membela televisi, melainkan hanya menuangkan pendapat saya terhadap &#8216;kasus&#8217; dualisme televisi ini (yang pada satu sisi dipandang positif dan pada sisi lainnya dipandang negatif).</p>
<p>Memang benar, dunia pertelevisian Indonesia akhir-akhir ini diramaikan oleh tayangan-tayangan yang bisa dibilang jauh dari penyampaian pesan dan nilai yang mendidik. Secara garis besar, ada 3 tipe tayangan yang menurut saya laris manis, yakni: Infotaiment, Sinetron, dan Reality Show (termasuk didalamnya acara-acara yang berkonsepkan <span style="font-style:italic;">&#8216;Idolisme&#8217;</span>).</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Mengapa tidak mendidik?</span></p>
<p>Boleh saya balik bertanya? Pendidikan (atau nilai dan pesan positif) apa yang ditawarkan oleh Infotainment, Sinetron, dan Reality Show? Dari balik kacamata saya, tayangan-tayangan tersebut tidak lebih hanya mengumbar mimpi-mimpi kosong. Menyebarkan harum semerbaknya dunia selebriti yang bergelimang keindahan dunia.</p>
<p>Unsur-unsur kekerasan yang dibalut dengan kelezatan bumbu heroik dengan mudah dapat kita temukan di banyak tayangan anak-anak. Misalnya: Power Rangers.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Model Jarum Hipodermik</span></p>
<p>Model ini mengasumsikan bahwa khalayak bersifat pasif. Dapat dengan mudah diterpa dan dipengaruhi oleh pesan-pesan yang disampaikan oleh komunikator (dalam hal ini: tayangan televisi).</p>
<p>Dalam kasus unsur kekerasan pada tayangan-tayangan yang ditujukan untuk anak-anak, dapat dikatakan model ini berperan besar. Sebab, anak-anak akan lebih mudah terpengaruh atas apa yang mereka lihat dan tonton.</p>
<p>Namun, dalam kasus penonton dewasa, efektivitas model ini dapat diragukan. Mengapa? Sebab dari segi pola pikir, penonton dewasa lebih matang dan lebih dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Walaupun tidak menutup kemungkinan penonton dewasa pun akan turut terimbas dampak tayangan-tayangan tersebut, meski sedikit.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Model Uses and Gratification</span></p>
<p>Model ini menunjukkan bahwa yang menjadi permasalahan utama bukanlah bagaimana media mengubah sikap dan perilaku khalayak, tetapi bagaimana media memenuhi kebutuhan pribadi dan sosial khalayak (Uchjana, 1993: 289-290).</p>
<p>Khalayak/penonton dianggap aktif dalam menentukan tayangan mana yang mereka kira akan dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan.</p>
<p>Sebanyak apapun tayangan yang tidak mendidik, apabila khalayak menganggapnya tidak penting dan tidak akan memberikan &#8216;keuntungan&#8217; bagi mereka, tidaklah berpengaruh negatif.</p>
<p>Apakah model ini berpengaruh pada anak-anak. Bisa ya, bisa juga tidak. Bila merujuk pada kebiasaan saya menonton televisi ketika kecil dulu, saya hanya akan menonton tayangan yang menurut saya bagus dan memberikan kepuasan bagi saya. Misal, tayangan Doraemon, Ksatria Baja Hitam, dan beberapa lainnya. Dulu, saya tidak menyukai tayangan seperti Sailor Moon karena saya anggap tidak menarik. Dari contoh ini, dapat dilihat bahwa sedari kecil kita sudah dapat memilih tayangan apa yang menurut kita menarik dan tayangan apa yang menurut kita tidak menarik. Memang, lingkungan juga berperan dalam membentuk pola pandang ini. Teman sepergaulan misalnya, bila sebelumnya kita mendoktrin bahwa tayangan &#8216;A&#8217; tidak menarik tetapi menurut teman-teman kita justru sebaliknya, tayangan &#8216;A&#8217; adalah sangat menarik. Persepsi kita pun dapat berubah, walaupun perlahan.</p>
<p>Bila orang tua mampu membimbing dan mengarahkan anak-anaknya dalam memilih tayangan mana saja yang menarik dan mendidik tentulah persepsi dan cara pandang anak terhadap tayangan televisi akan menjadi lebih baik.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Oknum yang tidak bertanggung jawab</span></p>
<p>Tidak dapat dipungkiri, pemroduksian tayangan-tayangan tertentu, yang memuat nilai-nilai negatif, berdiri dibelakangnya orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang memiliki tujuan-tujuan khusus, misal merusak generasi muda.</p>
<p>Kasus yang sempat heboh belakangan adalah DVD film anak-anak yang disisipi adegan tak senonoh.</p>
<p>Jelas sekali ada semacam pergerakan bawah tanah yang terstruktur demi merusak generasi muda bangsa ini?</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Lantas, siapa yang salah?</span></p>
<p>Bila ditanya demikian, saya serahkan pertanyaan ini kepada anda. Anda dapat menyalahkan televisi dan orang-orang yang berada dibelakangnya (stasiun televisi, rumah produksi, advertising agency, dll), yang terus menerus memproduksi dan menyajikan tayangan-tayangan yang dianggap tidak mendidik. Anda dapat pula menyalahkan diri anda sendiri yang telah dengan sukarela dibuai dan dimanjakan oleh televisi dan tayangan-tayangannya.</p>
<p>Belakangan, santer orang-orang yang menggembar-gemborkan gerakan untuk mematikan televisi dengan alasan yang telah saya sebut sebelumnya. Itu kembali lagi kepada anda, kepada bagaimana pola penggunaan media televisi oleh anda. So? It&#8217;s up to you as the consumer of the massive generation of audio-visual called Television.</p>
<p>[9 Maret 2008]</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;title=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification&amp;bodytext=Dalam%20Kick%20Andy%20episode%20%22Gambar%20Buram%20Layar%20Kaca%20Kita%22%20%28Minggu%2C%209%2F3%29%2C%20mengangkat%20topik%20mengenai%20tayangan%20boneka%20yang%20pernah%20populer%20pada%20beberapa%20tahun%20yang%20lalu%2C%20diantaranya%20%22Si%20Unyil%22%2C%20%22Si%20Komo%22%2C%20%22Boneka%20Tongki%22%2C%20dan%20%22Susan%22.%20Dulu%2C%20tayangan-tayanga" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;title=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification&amp;notes=Dalam%20Kick%20Andy%20episode%20%22Gambar%20Buram%20Layar%20Kaca%20Kita%22%20%28Minggu%2C%209%2F3%29%2C%20mengangkat%20topik%20mengenai%20tayangan%20boneka%20yang%20pernah%20populer%20pada%20beberapa%20tahun%20yang%20lalu%2C%20diantaranya%20%22Si%20Unyil%22%2C%20%22Si%20Komo%22%2C%20%22Boneka%20Tongki%22%2C%20dan%20%22Susan%22.%20Dulu%2C%20tayangan-tayanga" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;t=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;title=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification&amp;annotation=Dalam%20Kick%20Andy%20episode%20%22Gambar%20Buram%20Layar%20Kaca%20Kita%22%20%28Minggu%2C%209%2F3%29%2C%20mengangkat%20topik%20mengenai%20tayangan%20boneka%20yang%20pernah%20populer%20pada%20beberapa%20tahun%20yang%20lalu%2C%20diantaranya%20%22Si%20Unyil%22%2C%20%22Si%20Komo%22%2C%20%22Boneka%20Tongki%22%2C%20dan%20%22Susan%22.%20Dulu%2C%20tayangan-tayanga" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;title=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=Dalam%20Kick%20Andy%20episode%20%22Gambar%20Buram%20Layar%20Kaca%20Kita%22%20%28Minggu%2C%209%2F3%29%2C%20mengangkat%20topik%20mengenai%20tayangan%20boneka%20yang%20pernah%20populer%20pada%20beberapa%20tahun%20yang%20lalu%2C%20diantaranya%20%22Si%20Unyil%22%2C%20%22Si%20Komo%22%2C%20%22Boneka%20Tongki%22%2C%20dan%20%22Susan%22.%20Dulu%2C%20tayangan-tayanga" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;title=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;t=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;title=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification&amp;body=Dalam%20Kick%20Andy%20episode%20%22Gambar%20Buram%20Layar%20Kaca%20Kita%22%20%28Minggu%2C%209%2F3%29%2C%20mengangkat%20topik%20mengenai%20tayangan%20boneka%20yang%20pernah%20populer%20pada%20beberapa%20tahun%20yang%20lalu%2C%20diantaranya%20%22Si%20Unyil%22%2C%20%22Si%20Komo%22%2C%20%22Boneka%20Tongki%22%2C%20dan%20%22Susan%22.%20Dulu%2C%20tayangan-tayanga" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;title=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;t=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Dalam%20Kick%20Andy%20episode%20%22Gambar%20Buram%20Layar%20Kaca%20Kita%22%20%28Minggu%2C%209%2F3%29%2C%20mengangkat%20topik%20mengenai%20tayangan%20boneka%20yang%20pernah%20populer%20pada%20beberapa%20tahun%20yang%20lalu%2C%20diantaranya%20%22Si%20Unyil%22%2C%20%22Si%20Komo%22%2C%20%22Boneka%20Tongki%22%2C%20dan%20%22Susan%22.%20Dulu%2C%20tayangan-tayanga" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F03%2F10%2Fmodel-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml&amp;submitHeadline=Model%20Jarum%20Hipodermik%20VS%20Model%20Uses%20and%20Gratification&amp;submitSummary=Dalam%20Kick%20Andy%20episode%20%22Gambar%20Buram%20Layar%20Kaca%20Kita%22%20%28Minggu%2C%209%2F3%29%2C%20mengangkat%20topik%20mengenai%20tayangan%20boneka%20yang%20pernah%20populer%20pada%20beberapa%20tahun%20yang%20lalu%2C%20diantaranya%20%22Si%20Unyil%22%2C%20%22Si%20Komo%22%2C%20%22Boneka%20Tongki%22%2C%20dan%20%22Susan%22.%20Dulu%2C%20tayangan-tayanga&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2008/03/10/model-jarum-hipodermik-vs-model-uses-and-gratification.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara kulit putih dan cinta sejati (?!)</title>
		<link>http://idrus.net/2008/01/15/antara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2008/01/15/antara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 06:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[Social Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xvader.wordpress.com/2008/01/15/antara-kulit-putih-dan-cinta-sejati/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini semakin sering kita melihat iklan-iklan produk pemutih kulit dan wajah, terutama di televisi. Dan anehnya, inti pesan yang ingin disampaikan dalam iklan-iklan itu cenderung sama yaitu &#8220;bila memiliki kulit putih maka akan semakin mudah mendapatkan cinta&#8221;, baik secara tersurat maupun tersirat. Ada satu iklan yang saya lihat akhir-akhir ini yang membuat saya geli, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini semakin sering kita melihat iklan-iklan produk pemutih kulit dan wajah, terutama di televisi. Dan anehnya, inti pesan yang ingin disampaikan dalam iklan-iklan itu cenderung sama yaitu &#8220;bila memiliki kulit putih maka akan semakin mudah mendapatkan cinta&#8221;, baik secara tersurat maupun tersirat. Ada satu iklan yang saya lihat akhir-akhir ini yang membuat saya geli, kalau tidak salah sang wanita mengatakan &#8220;seminggu yang lalu saya jomblo loh!&#8221;, lalu ditampilkan adegan saat ia sedang chatting, dan di layar laptopnya tiba-tiba terpampang jendela-jendela yang menyatakan banyak &#8216;orang/lelaki&#8217; yang ingin chatting dengannya, dan pada akhirnya ia bilang &#8220;duh, jadi bingung nih (yang secara tersirat menurut saya, ia bingung untuk memutuskan dengan lelaki mana ia akan chatting atau bahkan menjalin hubungan).</p>
<p>Janji-janji yang ditawarkan oleh produsen-produsen produk pemutih kulit tersebut, melalui iklan-iklannya sungguh hebat dan memukau bahkan terkadang terdengar tidak masuk akal dan terlalu dilebih-lebihkan, &#8220;dapatkan kulit putih dan mempesona hanya dalam tujuh hari&#8221;, bahkan kurang!!! Atau &#8220;dapatkan kembali cintamu hanya dalam tujuh hari&#8221;, dll. Entah apakah janji-janji itu memang terbukti atau tidak.</p>
<p>Contoh iklan lainnya adalah produk-produk &#8216;anti aging&#8217; atau bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia bisa berarti &#8216;anti penuaan&#8217;, &#8216;anti keriput&#8217;, dll. Pesan yang disampaikan disini pun tidak jauh berbeda dengan pesan yang disampaikan oleh produk-produk pemutih kulit yang telah saya sebutkan sebelumnya, namun dengan sedikit &#8216;improvisasi&#8217;, yakni &#8220;bila kulit anda sudah tidak putih, tidak kencang (keriput), tidak bercahaya (kusam), dll, maka anda akan ditinggalkan oleh suami anda. Terdengar lucu bukan? Bukankah sebelum menikah dulu sepasang suami istri telah berjanji untuk sehidup semati, setia, dan menerima pasangannya dengan apa adanya? Apakah ikatan suci pernikahan itu dengan mudah dapat &#8216;digunting&#8217; hanya karena masalah kulit? Aneh.</p>
<p>Ada dua hal yang mengusik pikiran saya, yang pertama adalah dari inti pesan tersebut. Memamg, wanita dengan kulit putih, halus, lembut, bercahaya, dan entah apa lagi istilahnya, terlihat lebih menawan. Tapi lantas apakah dengan &#8216;bermodalkan&#8217; kulit putih saja ia akan dengan mudah mendapat apa yang ia inginkan? Cinta pria idaman misalnya. Apakah wanita dengan kulit yang &#8216;tidak putih&#8217; akan sulit untuk &#8216;menemukan cintanya?&#8217;. Tampak adanya pembentukan sugesti diantara para wanita tentang &#8216;kelebihan-kelebihan&#8217; bila memiliki kulit putih, yang ujung-ujungnya adalah mereka berbondong-bondong membeli dan memakai produk pemutih kulit tersebut.</p>
<p>Yang kedua adalah ketidaksamaan persepsi saya dengan inti pesan tersebut. Sebagai seorang pria, yang saya lihat dari seorang wanita tidak terbatas pada putih tidaknya kulitnya, cantik tidaknya ia, atau seksi tidaknya &#8216;body-nya&#8217;. Ada satu hal yang lebih penting dari kesemuanya itu menurut saya, yakni sikap dan tingkah lakunya. Setuju?!</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;title=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29&amp;bodytext=Akhir-akhir%20ini%20semakin%20sering%20kita%20melihat%20iklan-iklan%20produk%20pemutih%20kulit%20dan%20wajah%2C%20terutama%20di%20televisi.%20Dan%20anehnya%2C%20inti%20pesan%20yang%20ingin%20disampaikan%20dalam%20iklan-iklan%20itu%20cenderung%20sama%20yaitu%20%22bila%20memiliki%20kulit%20putih%20maka%20akan%20semakin%20mudah" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;title=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29&amp;notes=Akhir-akhir%20ini%20semakin%20sering%20kita%20melihat%20iklan-iklan%20produk%20pemutih%20kulit%20dan%20wajah%2C%20terutama%20di%20televisi.%20Dan%20anehnya%2C%20inti%20pesan%20yang%20ingin%20disampaikan%20dalam%20iklan-iklan%20itu%20cenderung%20sama%20yaitu%20%22bila%20memiliki%20kulit%20putih%20maka%20akan%20semakin%20mudah" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;t=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;title=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29&amp;annotation=Akhir-akhir%20ini%20semakin%20sering%20kita%20melihat%20iklan-iklan%20produk%20pemutih%20kulit%20dan%20wajah%2C%20terutama%20di%20televisi.%20Dan%20anehnya%2C%20inti%20pesan%20yang%20ingin%20disampaikan%20dalam%20iklan-iklan%20itu%20cenderung%20sama%20yaitu%20%22bila%20memiliki%20kulit%20putih%20maka%20akan%20semakin%20mudah" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;title=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=Akhir-akhir%20ini%20semakin%20sering%20kita%20melihat%20iklan-iklan%20produk%20pemutih%20kulit%20dan%20wajah%2C%20terutama%20di%20televisi.%20Dan%20anehnya%2C%20inti%20pesan%20yang%20ingin%20disampaikan%20dalam%20iklan-iklan%20itu%20cenderung%20sama%20yaitu%20%22bila%20memiliki%20kulit%20putih%20maka%20akan%20semakin%20mudah" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;title=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;t=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;title=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29&amp;body=Akhir-akhir%20ini%20semakin%20sering%20kita%20melihat%20iklan-iklan%20produk%20pemutih%20kulit%20dan%20wajah%2C%20terutama%20di%20televisi.%20Dan%20anehnya%2C%20inti%20pesan%20yang%20ingin%20disampaikan%20dalam%20iklan-iklan%20itu%20cenderung%20sama%20yaitu%20%22bila%20memiliki%20kulit%20putih%20maka%20akan%20semakin%20mudah" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;title=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;t=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Akhir-akhir%20ini%20semakin%20sering%20kita%20melihat%20iklan-iklan%20produk%20pemutih%20kulit%20dan%20wajah%2C%20terutama%20di%20televisi.%20Dan%20anehnya%2C%20inti%20pesan%20yang%20ingin%20disampaikan%20dalam%20iklan-iklan%20itu%20cenderung%20sama%20yaitu%20%22bila%20memiliki%20kulit%20putih%20maka%20akan%20semakin%20mudah" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2008%2F01%2F15%2Fantara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml&amp;submitHeadline=Antara%20kulit%20putih%20dan%20cinta%20sejati%20%28%3F%21%29&amp;submitSummary=Akhir-akhir%20ini%20semakin%20sering%20kita%20melihat%20iklan-iklan%20produk%20pemutih%20kulit%20dan%20wajah%2C%20terutama%20di%20televisi.%20Dan%20anehnya%2C%20inti%20pesan%20yang%20ingin%20disampaikan%20dalam%20iklan-iklan%20itu%20cenderung%20sama%20yaitu%20%22bila%20memiliki%20kulit%20putih%20maka%20akan%20semakin%20mudah&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2008/01/15/antara-kulit-putih-dan-cinta-sejati.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
