Budaya; Kenal Namun Tak Kenal (Bagian I)
Pengantar: Dalam tulisan ini mungkin saya akan lebih banyak mengetengahkan mengenai Palembang dan sedikit Lampung (Bandar Lampung), dikarenakan kedua kota ini saya rasa cukup lekat di hati saya.
Hampir seminggu yang telah lalu, beberapa teman dari Lampung datang berkunjung ke Palembang. Kunjungan itu bukan sekedar kunjungan biasa, melainkan dalam rangka mempertaruhkan otak dan peruntungan demi memperebutkan segelintir kursi di suatu departemen pemerintahan.
Tags: Benteng Kuto Besak, Budaya, Bumi Ruwa Jurai, Bumi Sriwijaya, Kambang Iwak Family Park, Lampung, Museum Balaputra Dewa, Palembang, Wong KitoAnalogi Kasus Lumpur Lapindo dan Ledakan Pom Bensin

Sebelum memulai, ada baiknya saya tekankan, bahwa saya tidak mengikuti kasus lumpur tersebut secara mendetail, informasi yang saya dapatkan hanyalah sebatas apa yang disajikan oleh media. Dan tidak menutup kemungkinan apa yang saya tulis di bawah ini salah. Oh, ya, satu hal lagi, dalam tulisan ini saya tidak bermaksud untuk mendiskreditkan pihak manapun. Tulisan ini hanyalah sekedar uneg-uneg yang tertumpah dari pikiran saya yang kadang iseng ini
Menjebak Persepsi Awal Pembaca dengan Judul dan Satire

Entahlah, kata apa yang paling cocok untuk digunakan; menjebak atau menipu?
Tags: Bahasa, Blogging, blogosphere, Persepsi Awal, Sastra, SatireSocial Media dan Social Movement?
Baru-baru ini, Rabu (14/04), muncul kasus lain yang tak kalah heboh di negeri nelangsa ini; kerusuhan akibat rencana pengambilalihan lahan sengketa (makam Mbah Priuk) oleh pihak Pemkot Jakarta Utara feat PT Pelindo versus ahli waris lahan tersebut. Beberapa orang menjadi korban akibat insiden bentrok yang terjadi antara aparat keamanan beserta Polisi Pamong Praja melawan warga yang menolak eksekusi lahan. Hampir seharian penuh, sejak pagi buta hingga menjelang malam (bahkan hingga hari ini, Kamis 15/04), stasiun-stasiun televisi dan portal-portal berita online dalam negeri dipenuhi oleh pemberitaan seputar insiden ini.
Siang harinya, ketika saya mengakses situs jejaring sosial populer, Facebook, saya melihat satu undangan grup yang menamakan dirinya, “GUGAT PELINDO DAN PEMKOT JAKARTA UTARA atas tragedi Makam Mbah Priuk.”
Tags: Alyssa Milano, facebook, Julia Perez, Prita Mulyasari, Social Media, Social Movement, Susno Duadji, Tanjung Priok, TwitterIni Semua Gara-Gara Facebook!

Iseng-iseng saya melakukan pencarian di Google dengan kata kunci ‘Gara-Gara Facebook’. Ternyata hasil yang saya dapatkan cukup menarik, pasalnya beberapa portal berita maupun blog pribadi menggunakan kata kunci yang terkesan menyalahkan situs jejaring sosial itu atas kejadian-kejadian yang tragis. Misalnya, “Gara-Gara Facebook, Seorang Ayah Hajar Anak Istri”, “Gara-Gara Facebook, Siswa SMA Bunuh Diri”, dan judul-judul lain yang mengundang penasaran khalayak untuk mengetahui perihal kejadian tersebut.
Tags: facebook, Social NetworkMengapa Malu Mencantumkan Sumber?

Seringkali kita menemukan tulisan menarik, namun tanpa kita sadari ternyata tulisan itu dikutip (maupun dijiplak) dari sumber lain, dan sumber tersebut tidak diberi apresiasi sama sekali. Entah dengan alasan malu, takut, LUSI (Lalai Ungkap Sumber Informasi) atau bahkan karena memang ingin diakui sebagai sang pemilik asli dari pemikiran atas karya yang dikutipnya, hal ini bagi sebagian kalangan merupakan masalah yang serius, terutama bagi kalangan akademisi.
Tags: Copycat, PlagiarismeBudaya Jam Karet
Karet, merupakan sesuatu yang bisa melar. Lah, kalau jam karet, apa pula itu? Sederhananya, jam yang bisa melar. Saya yakin, banyak orang Indonesia yang telah familiar dengan ungkapan “Jam Karet” ini. Saking familiarnya, bahkan bagi sebagian orang, sudah dianggap sebagai budaya bangsa sendiri (yang sebenarnya tidak perlu dilestarikan)
Debat (di Internet dan di Kehidupan Nyata)

Jika dilihat dari berbagai sisi, apakah debat di internet dan kehidupan nyata (face to face) itu sama? Atau justru berbeda?
Jelas beda dong!
Tags: Debat





