Browse > Home / Archive by category 'Stupid Thought (?!)'

| Subcribe via RSS

Debat (di Internet dan di Kehidupan Nyata)

January 16th, 2010 | 3 Comments | Posted in Social Politics, Stupid Thought (?!)

Jika dilihat dari berbagai sisi, apakah debat di internet dan kehidupan nyata (face to face) itu sama? Atau justru berbeda?

Jelas beda dong!

More »

Tags:

The Art of Computer Virusses

June 11th, 2009 | 1 Comment | Posted in Nganar, Stupid Thought (?!)

Beberapa saran dari saya, seorang newbie, untuk para virus maker, khususnya mereka yang berasal dari Indonesia. Tulisan ini terinspirasi setelah melihat begitu banyak virus-virus baik lokal maupun internasional yang semakin merajalela. Beberapa diantaranya bahkan mirip antara satu sama lainnya. Well, disini saya tidak akan banyak mengupas virus-virus mana saja yang memiliki kemiripan maupun mana virus yang unggul dan mana yang tidak. Sekali lagi -seperti yang telah saya sebutkan pada pembuka paragraf ini, tulisan ini hanyalah beberapa saran dari saya, seorang newbie, untuk para virus maker. Dan virus yang dimaksudkan disini adalah malware (virus, worm, dan trojan) yang menyerang sistem operasi populer dengan tingkat pembajakan yang luar biasa banyak; Microsoft Windows. Oh ya, saya menulis artikel ini bukan berarti saya bisa membuat virus loh, ya… Mungkin perlu juga ditegaskan, saya bukanlah orang yang ahli dalam bidang virus-memirus :)

More »

Tags: , ,

Jangan Pakai Linux!

February 7th, 2009 | 3 Comments | Posted in Linux, Nganar, Stupid Thought (?!)

Ya! Buat kamu yang belum pernah mencoba menggunakan sistem operasi yang identik dengan logo pinguin ini, ada baiknya untuk tidak mencoba memakainya! Loh? Kenapa? Berikut beberapa alasan untuk tidak menggunakan Linux.

More »

Tags: , , , , ,

Salah Siapa?

December 19th, 2008 | 2 Comments | Posted in Curhatan, Stupid Thought (?!)

Jadi… semuanya salah siapa? Salah dia! Bukan! Salah si anu! Oh iya, salah si Mister X!

Saling salah menyalahkan…

judge-handing-down-verdict-bxp64659

Pernah terlibat dalam situasi seperti itu? Saya yakin tiap orang pernah. Apa? Ada yang ga pernah? Oke… oke… Mari kita buat sebuah contoh kasus (hanya sebuah contoh kasus! bukanlah suatu kejadian yang benar-benar terjadi!).

More »

Tags: ,

Tentang Masalah dan Menikmati Hidup

October 9th, 2008 | 7 Comments | Posted in Stupid Thought (?!)

Hidup harus dinikmati. Anda setuju? (Atau tidak?)

Hmmm…

Saya yakin sebagian besar pasti akan menjawab setuju, meskipun tidak menyatakannya secara eksplisit.

Masihkah anda akan menjawab setuju terhadap pernyataan tersebut, bila saat ini anda tengah dilanda masalah yang berat-hebat-luar biasa? Like what I feel for last a week… *lebay mode on :P*

Dowh! Entahlah…

Lo mah ga tau, drus, masalah gue berat bener nie, seberat tujuh lapis langit yang spontan jatuh menimpa kepala gue! Lo masih nanya, apakah hidup itu harus dinikmati atau tidak? Dasar!

Okay, okay…

Calm down… *loh?! kok tulisan ini jadi nyeleneh gini sih?* :P

Stop it! Let’s BTT (back to topic-red)

Saya tahu, setiap orang pasti punya masalah yang tingkat kesulitannya disesuaikan oleh Sang Maha Pencipta terhadap kemampuan individu yang bersangkutan. Bisa saja suatu masalah bagi seseorang terasa berat namun justru bagi orang lain, masalah itu adalah hal yang biasa-biasa saja. Nah, ketika anda mengalami masalah terberat itu, bagaimanakah tampaknya dunia ini? Masihkah ia berwarna-warni cerah? Atau justru cuma ada tiga warna? Hitam, putih, kelabu?

Pernah saya baca di salah satu blog temen saya, “Sesungguhnya tidak ada masalah dengan masalah, karena yang menjadi masalah adalah cara kita yang salah dalam menghadapi masalah.” I totally agree with that!

Dan ada satu hasil kontemplasi antara saya dengan seseorang mengenai hidup dan masalah, “Turn it into a joy, play it like a toy, and make sure you’ll enjoy.” Apa kau gila?! Menganggap dan menjadikan suatu masalah sebagai permainan? Yeah, that’s an alternative door to get out of a complex labyrinth. IMSO (in my stupid opinion), jangan terlalu serius dalam menghadapi dan menyelesaikan suatu masalah, berikan sedikit kesenangan pada diri anda, takutnya bila terlalu serius, masalah itu kemungkinan akan membuat anda tertekan dan semakin tertekan saat ia menjadi semakin rumit. Tapi, jangan pula menganggap suatu masalah itu terlalu mudah, yang bila anda terlena karenanya, ia akan menjadi semakin rumit dan rumit, atau bahkan tidak akan terselesaikan sama sekali. Dan beberapa masalah yang tidak terselesaikan justru akan tetap menggelayut di pikiran anda dan membebaninya. Bukankah akan terasa lebih plong, bila tidak ada beban sama sekali?

More »

Tags: , ,

Don’t Judge Me Like I Were Your Servant!

September 14th, 2008 | 6 Comments | Posted in Stupid Thought (?!)

I’m not your servant and you are not my master! We’re both stand at the same position!

You have dreams, so do I!

Kau bilang itu mimpimu, aku bilang ini mimpiku! Jangan berulah seolah-olah mimpimulah yang paling penting dan paling berarti. Jangan kau anggap jalanmulah yang paling baik dan paling cerah. Kita sama-sama punya impian dan cita-cita untuk masa depan.

Okay, you may put your eyes on me like you put your eyes on a tidy place with rubbish scattered around it. I’m the tidy place and my visions were the rubbish. But, never try to force me doing anything you want!

Take a look and comtemplate for a second, boleh kau menyia-nyiakan kami (Ya! Kami! Karena bukan hanya aku seorang! Ada mereka! Ya! Mereka! Kau ingat siapa mereka?!), boleh kau menelantarkan kami, tapi coba pikir dengan akal sehat, esok bukan jawaban, melainkan hari inilah penentu jawaban esok!

Sure, your ‘modest but ass’ demeanor sometimes makes me peevish, even angry!

Tidak, saat ini aku tidak lagi kesal ataupun marah. Emosiku sedang stabil. Dan aku menulis ini dengan kepala yang dingin dan dengan kesadaran penuh.

More »

Tags: , , , , ,

Tetaplah Lapar, Tetaplah Bodoh

September 8th, 2008 | 10 Comments | Posted in Stupid Thought (?!)

Orang lapar adalah orang yang paling bisa mensyukuri arti sesuap nasi. Orang lapar tahan banting. Orang lapar akan berusaha dengan segenap kemampuannya meraih kehidupan yang lebih baik.

Orang bodoh tidak punya prasangka. Orang bodoh terbuka terhadap hal-hal baru. Orang yang senantiasa merasa dirinya bodoh tidak akan berhenti untuk belajar (Poniman, Farid, et al, 2008: 15).

Dua baris diatas adalah kalimat yang saya temukan pada halaman 15, buku Kubik Leadership karya Farid Poniman, Indrawan Nugroho, dan Jamil Azzaini, ketika menanti waktu berbuka puasa kemarin sore (7/9) di Gramedia Lampung.

Pertama kali membaca kalimat tersebut, saya langsung ‘ngeh’. Kenapa? Hmmm… Entahlah, mungkin karena sedikit mirip dengan filosofi saya yang ingin selalu merasa bodoh untuk terus dapat belajar dan belajar dari mereka yang lebih pandai dari saya. Pernah seorang temen nyeletuk, “Lo ini aneh, orang laen pada pengen pinter, eeehhh… lo malah pengen tetep bodoh…?!” Dan celetukan itu cuma saya balas dengan sunggingan senyum *yang tentu saja: manis… wakakakakakaka… muntah! muntah! :P*

More »

Tags: , ,