<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Idrus Fhadli's Blog &#187; facebook</title>
	<atom:link href="http://idrus.net/tag/facebook/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://idrus.net</link>
	<description>read my mind but don't kill my kind(ness)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jul 2010 07:09:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<image>
  <link>http://idrus.net</link>
  <url>http://xvader.110mb.com/favicon.ico</url>
  <title>Idrus Fhadli's Blog</title>
</image>
		<item>
		<title>Viva la Fantasia, Viva la Utopia</title>
		<link>http://idrus.net/2010/04/17/viva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2010/04/17/viva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 06:06:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[Stupid Thought (?!)]]></category>
		<category><![CDATA[Dystopia]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Fantasi]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Reuni]]></category>
		<category><![CDATA[Utopia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=909</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Omong kosong! Semua hanya fantasi, mimpi, dan utopia belaka! Kalian kaum utopis!&#8221; #1 Pada 1516, Sir Thomas More&#8211;seorang pengacara, akademisi, penulis, dan negarawan berkebangsaan Inggris&#8211;menulis sebuah roman sosialistis berjudul &#8220;Of the Best State of a Republic, and of the New Island Utopia.&#8221; Dalam buku itu, Sir Thomas More menuangkan khayalnya tentang sebuah negeri yang begitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Omong kosong! Semua hanya fantasi, mimpi, dan utopia belaka! Kalian kaum utopis!&#8221;</em></p>
<h3><span id="more-909"></span>#1</h3>
<p>Pada 1516, Sir Thomas More&#8211;seorang pengacara, akademisi, penulis, dan negarawan berkebangsaan Inggris&#8211;menulis sebuah roman sosialistis berjudul <em>&#8220;Of the Best State of a Republic, and of the New Island Utopia.&#8221;</em> Dalam buku itu, Sir Thomas More menuangkan khayalnya tentang sebuah negeri yang begitu sempurna, baik sistem sosial politik maupun penerapan hukumnya. Sebuah negeri indah yang bernama Utopia. Di negeri itu digambarkan suatu negara yang alat-alat produksinya dikuasai oleh umum. Dinyatakan pula, penduduk Utopia melebihi semua bangsa di dunia dalam hal perikemanusiaan, kesusilaan, dan kebajikan.</p>
<p>Seiring perjalanan zaman, kata utopia diadaptasi dan semakin sering digunakan sebagai makna konotatif terhadap tindakan-tindakan yang diambil oleh sekelompok orang untuk menciptakan suatu kondisi sosial politik yang sempurna layaknya Negeri Utopia dalam buku tersebut, Namun karena kemustahilan untuk menciptakan kondisi serupa Utopia itu, tidak jarang yang terbentuk malah suatu keadaan yang justru bertolak belakang, yakni dystopia.</p>
<p>Kata utopia sendiri ternyata telah juga diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia, definisi utopia yang saya temukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Jaringan (KBBI Daring) adalah sebagai berikut:</p>
<blockquote><p><em>&#8220;utopia n sistem sosial politik yg sempurna yg hanya ada dl bayangan (khayalan) dan sulit atau tidak mungkin diwujudkan dl kenyataan: kita tidak menghendaki &#8211;&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Sedangkan definisi utopis, seperti yang juga termaktub dalam KBBI Daring adalah:</p>
<blockquote><p><em>&#8220;utopis 1 a berupa khayal; bersifat khayal; 2 n orang yang memimpikan suatu tata masyarakat dan tata politik yg hanya bagus dl gambaran, tetapi sulit untuk diwujudkan: masyarakat adab dan susila tanpa polisi susila hanya terdapat dl impian kaum &#8211;&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Filsuf Yunani&#8211;Plato&#8211;dalam bukunya, <em>&#8220;De Wetten&#8221;</em>, juga pernah menguraikan hal yang membuatnya tampak sebagai golongan kaum utopis: <em>&#8220;Jika dalam suatu masyarakat tidak ada yang miskin dan tidak ada yang kaya, tentunya terdapat kesusilaan yang tinggi di sana, karena itu tidak ada ketakaburan, tidak pula kelaliman, juga tidak ada rasa iri hati dan benci.&#8221;</em></p>
<h3>#2</h3>
<p>Fantasi dalam ranah ilmu psikologi, merupakan salah satu aktivitas kejiwaan, yang dapat didefinisikan sebagai aktivitas imajinasi untuk membentuk tanggapan-tanggapan baru dengan pertolongan tanggapan-tanggapan yang telah ada, dan tanggapan yang baru tidak harus sama atau sesuai dengan benda-benda yang ada. Fantasi sendiri terbagi dua, yakni fantasi yang disengaja dan fantasi yang tidak disengaja. Dan fantasi yang disengaja terbagi lagi menjadi dua, yakni; (1) fantasi sengaja secara pasif, tidak dikendalikan oleh pikiran dan kemauan; dan (2) fantasi secara aktif, yang dikendalikan oleh pikiran dan kemauan. Fantasi sengaja maupun tidak, sama-sama bersifat mengabstraksikan, mendeterminasikan, dan membentuk gambaran baru.<br />
Dalam batas normal, kegiatan berfantasi ini, menurut saya, baik untuk menjaga kesehatan mental. Karena dengan adanya fantasi, seseorang dapat melompat jauh, keluar dari batas-batas kenyataan, dan membentuk kreativitas. Seseorang bisa saja berfantasi untuk melanglang buana di luar angkasa, berkeliling dari satu planet ke planet lain, dan bertemu serta bertukar sapa dengan alien. Atau seseorang bisa juga berfantasi tentang adanya sebuah dunia nun jauh di dalam perut bumi, dsb. Kisah-kisah hebat tentang contoh fantasi yang disebutkan di atas antara lain; <em>Hitchhiker&#8217;s Guide to the Galaxy</em>, <em>City of Amber</em>, dan <em>Journey to the Center of the Earth</em>.</p>
<h3>#3</h3>
<p>Wikipedia berbahasa Indonesia mendefinisikan mimpi sebagai; &#8220;Pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indera lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat <em>(rapid eye movement/REM sleep)</em>.&#8221;</p>
<p>Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Pengecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan terkadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut.</p>
<p>Pemimpi juga dapat merasakan emosi ketika bermimpi, misalnya emosi takut dalam mimpi buruk. Ilmu yang mempelajari mimpi disebut oneirologi.</p>
<h3>#4</h3>
<p>Beberapa hari yang lalu, seorang teman mencak-mencak di suatu situs jejaring sosial, tampaknya ia mencoba mengkritisi suatu rencana lama yang pada akhirnya mandeg, tak bergerak. Dari bahasanya yang menyala-nyala, melabrak <em>netiquette</em> dengan menggunakan huruf kapital dalam setiap kata dan kalimatnya, dan menjustifikasi orang lain sebagai utopis yang suka berfantasi akan utopia. Ia menghendaki agar rencana lama yang mandeg itu terealisasi dengan baik. Namun, bukan hanya simpati yang ia dapatkan melainkan juga antipati.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Utopia" src="http://lh3.ggpht.com/_oL1jBL8WDoY/S8lNep9_ejI/AAAAAAAABn0/6hvADa2EZms/s400/utopia.jpg" alt="" width="400" height="270" /></p>
<p>Dalam suatu perencanaan, dibutuhkan komitmen dari para punggawa yang tergabung di dalamnya. Sebuah komitmen untuk maju dan mewujudkan perencanaan itu ke dalam aksi nyata. Perencanaan juga tidak dapat berdiri sendiri melainkan ia hanyalah bagian dari proses manajemen. Seperti yang didefinisikan oleh Ricky W. Griffin, &#8220;Manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran <em>(goals)</em> secara efektif dan efisien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.&#8221;</p>
<p>Rencana yang telah digagas beberapa waktu lalu itu memang telah mengalami proses brainstorming yang relatif intens. Beberapa teman turut aktif berdiskusi dan menggagas ide-ide seputar rencana tersebut. Bahkan telah juga &#8220;hampir&#8221; terbentuk panitia. Namun rencana itu mandeg di tengah jalan. Terbengkalai untuk beberapa bulan lamanya.</p>
<p>Menurut pendapat saya pribadi, rencana yang telah digagas itu memang bagus. Sebuah reuni, atau ajang temu kangen sesama teman-teman satu angkatan semasa duduk di bangku sekolah dulu. Dalam benak saya, tentulah akan banyak teman yang akan menanggapi acara ini dengan positif. Dan pada kenyataannya memang begitu.</p>
<p>Tapi, dalam tiap rencana pasti ada kendala, bukan? Kendala inilah yang hendaknya dihadapi bersama dan dicarikan jalan keluar terbaik. Bila dilihat dari keadaan yang ada di lapangan, rencana itu mandeg dikarenakan beberapa hal berikut:</p>
<ul>
<li>Penyusunan rencana hanya dilakukan melalui situs jejaring sosial, yang menurut saya kurang efektif untuk menghasilkan kesepakatan yang matang. Selain itu, tidak semua orang intens untuk terhubung ke internet dan mau memantau serta berkontribusi aktif dalam diskusi yang terjalin.</li>
<li>Teman-teman yang berpartisipasi dalam diskusi itu dipisahkan oleh bentangan jarak. Beberapa orang ada di Kota A, sebagian berada di Kota B, sekian orang berada di Pulau X, dan yang lainnya berada di Pulau Y, Z, dsb. Ditambah lagi dengan kesibukan dan masalah-masalah pribadi yang menggelayut di pundak masing-masing orang.</li>
<li>Setiap orang ingin agar rencana itu terkonsep dengan matang dan segera dieksekusi sehingga menjadi wujud nyata. Namun, tanpa adanya &#8216;pilot&#8217;, orang yang menerbangkan &#8216;pesawat&#8217; itu beserta &#8216;kru kabin&#8217; berikut &#8216;penumpang-penumpangnya&#8217;, mustahil &#8216;pesawat&#8217; itu akan tinggal landas. Jikapun sempat terangkat sejenak dari permukaan tanah, tanpa adanya kepemimpinan dan ketegasan yang kuat dari &#8216;sang pilot&#8217;, bisa jadi &#8216;pesawat&#8217; itu akan tergelincir jatuh mencium tanah. Dalam keadaan terparah, masuk jurang dan meledak berkeping-keping.</li>
<li>Jika Soekarno pernah berkata, &#8220;Berikan saya sepuluh pemuda, maka saya akan dapat mengguncangkan dunia&#8221;. Dalam pandangan saya, teman-teman yang sempat terlibat dalam diskusi beberapa waktu lalu tampak ingin menjadi &#8216;salah satu dari sepuluh pemuda&#8217; tersebut. Namun, lagi-lagi, tanpa adanya figur &#8216;Sang Soekarno&#8217; yang dapat memanajemen sumber daya yang ada, meskipun ada seratus pemuda atau lebih, maka dunia tidaklah akan terguncang.</li>
<li>Setiap orang ingin bergerak, namun tidak mengetahui starting point-nya; mau mulai dari mana, dan melakukan apa. Hal ini bukti bahwa perencanaan yang dilakukan ternyata belum terkonsep dengan baik.</li>
</ul>
<p>Kelima poin di atas, jika disimpulkan, akan membentuk satu jawaban yang akan menjawab pertanyaan, <em>&#8220;Mengapa rencana itu mandeg? Mana kemajuan yang dicapai selama beberapa bulan yang vakum itu? OMONG KOSONG dan MIMPI plus UTOPIA saja, bukan?&#8221;</em>, yakni &#8220;KETIADAAN FIGUR SEORANG PEMIMPIN&#8221;. Dan selayaknyalah sang teman yang berambisi besar itu yang menjalankan roda-roda rencana yang telah tersusun sebagian, bukan malah ikut-ikutan mandeg selama beberapa bulan, dan kemudian muncul tiba-tiba berkoar-koar mempertanyakan kemana saja selama beberapa bulan belakangan, apa kemajuan yang di dapat, dsb. Sedangkan dia sendiri tampak tidak melakukan apa-apa. Menjustifikasi orang lain sebagai omong kosong-utopis-pengkhayal yang suka berfantasi-memimpikan utopia yang tak jua terwujud, sedang diri sendiri pun sama saja. Ah, dystopia&#8230;</p>
<p><em>Nuff said!</em></p>
<p>&#8211;</p>
<p><em>Postscriptum</em>: saya seharusnya tidak menulis ini <img src='http://idrus.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/tongue.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;title=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia&amp;bodytext=%22Omong%20kosong%21%20Semua%20hanya%20fantasi%2C%20mimpi%2C%20dan%20utopia%20belaka%21%20Kalian%20kaum%20utopis%21%22%0D%0A%231%0D%0APada%201516%2C%20Sir%20Thomas%20More--seorang%20pengacara%2C%20akademisi%2C%20penulis%2C%20dan%20negarawan%20berkebangsaan%20Inggris--menulis%20sebuah%20roman%20sosialistis%20berjudul%20%22Of%20the%20Best%20Sta" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;title=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia&amp;notes=%22Omong%20kosong%21%20Semua%20hanya%20fantasi%2C%20mimpi%2C%20dan%20utopia%20belaka%21%20Kalian%20kaum%20utopis%21%22%0D%0A%231%0D%0APada%201516%2C%20Sir%20Thomas%20More--seorang%20pengacara%2C%20akademisi%2C%20penulis%2C%20dan%20negarawan%20berkebangsaan%20Inggris--menulis%20sebuah%20roman%20sosialistis%20berjudul%20%22Of%20the%20Best%20Sta" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;t=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;title=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia&amp;annotation=%22Omong%20kosong%21%20Semua%20hanya%20fantasi%2C%20mimpi%2C%20dan%20utopia%20belaka%21%20Kalian%20kaum%20utopis%21%22%0D%0A%231%0D%0APada%201516%2C%20Sir%20Thomas%20More--seorang%20pengacara%2C%20akademisi%2C%20penulis%2C%20dan%20negarawan%20berkebangsaan%20Inggris--menulis%20sebuah%20roman%20sosialistis%20berjudul%20%22Of%20the%20Best%20Sta" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;title=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=%22Omong%20kosong%21%20Semua%20hanya%20fantasi%2C%20mimpi%2C%20dan%20utopia%20belaka%21%20Kalian%20kaum%20utopis%21%22%0D%0A%231%0D%0APada%201516%2C%20Sir%20Thomas%20More--seorang%20pengacara%2C%20akademisi%2C%20penulis%2C%20dan%20negarawan%20berkebangsaan%20Inggris--menulis%20sebuah%20roman%20sosialistis%20berjudul%20%22Of%20the%20Best%20Sta" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;title=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;t=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;title=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia&amp;body=%22Omong%20kosong%21%20Semua%20hanya%20fantasi%2C%20mimpi%2C%20dan%20utopia%20belaka%21%20Kalian%20kaum%20utopis%21%22%0D%0A%231%0D%0APada%201516%2C%20Sir%20Thomas%20More--seorang%20pengacara%2C%20akademisi%2C%20penulis%2C%20dan%20negarawan%20berkebangsaan%20Inggris--menulis%20sebuah%20roman%20sosialistis%20berjudul%20%22Of%20the%20Best%20Sta" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;title=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;t=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%22Omong%20kosong%21%20Semua%20hanya%20fantasi%2C%20mimpi%2C%20dan%20utopia%20belaka%21%20Kalian%20kaum%20utopis%21%22%0D%0A%231%0D%0APada%201516%2C%20Sir%20Thomas%20More--seorang%20pengacara%2C%20akademisi%2C%20penulis%2C%20dan%20negarawan%20berkebangsaan%20Inggris--menulis%20sebuah%20roman%20sosialistis%20berjudul%20%22Of%20the%20Best%20Sta" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F17%2Fviva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml&amp;submitHeadline=Viva%20la%20Fantasia%2C%20Viva%20la%20Utopia&amp;submitSummary=%22Omong%20kosong%21%20Semua%20hanya%20fantasi%2C%20mimpi%2C%20dan%20utopia%20belaka%21%20Kalian%20kaum%20utopis%21%22%0D%0A%231%0D%0APada%201516%2C%20Sir%20Thomas%20More--seorang%20pengacara%2C%20akademisi%2C%20penulis%2C%20dan%20negarawan%20berkebangsaan%20Inggris--menulis%20sebuah%20roman%20sosialistis%20berjudul%20%22Of%20the%20Best%20Sta&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2010/04/17/viva-la-fantasia-viva-la-utopia.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Social Media dan Social Movement?</title>
		<link>http://idrus.net/2010/04/15/social-media-dan-social-movement.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2010/04/15/social-media-dan-social-movement.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 03:03:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Politics]]></category>
		<category><![CDATA[Stupid Thought (?!)]]></category>
		<category><![CDATA[Alyssa Milano]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Julia Perez]]></category>
		<category><![CDATA[Prita Mulyasari]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Movement]]></category>
		<category><![CDATA[Susno Duadji]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjung Priok]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=903</guid>
		<description><![CDATA[Baru-baru ini, Rabu (14/04), muncul kasus lain yang tak kalah heboh di negeri nelangsa ini; kerusuhan akibat rencana pengambilalihan lahan sengketa (makam Mbah Priuk) oleh pihak Pemkot Jakarta Utara feat PT Pelindo versus ahli waris lahan tersebut. Beberapa orang menjadi korban akibat insiden bentrok yang terjadi antara aparat keamanan beserta Polisi Pamong Praja melawan warga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru-baru ini, Rabu (14/04), muncul kasus lain yang tak kalah heboh di negeri nelangsa ini; kerusuhan akibat rencana pengambilalihan lahan sengketa (makam Mbah Priuk) oleh pihak Pemkot Jakarta Utara <em>feat</em> PT Pelindo <em>versus</em> ahli waris lahan tersebut. Beberapa orang menjadi korban akibat insiden bentrok yang terjadi antara aparat keamanan beserta Polisi Pamong Praja melawan warga yang menolak eksekusi lahan. Hampir seharian penuh, sejak pagi buta hingga menjelang malam (bahkan hingga hari ini, Kamis 15/04), stasiun-stasiun televisi dan portal-portal berita <em>online</em> dalam negeri dipenuhi oleh pemberitaan seputar insiden ini.</p>
<p>Siang harinya, ketika saya mengakses situs jejaring sosial populer, Facebook, saya melihat satu undangan grup yang menamakan dirinya, &#8220;GUGAT PELINDO DAN PEMKOT JAKARTA UTARA atas tragedi Makam Mbah Priuk.&#8221;</p>
<p><span id="more-903"></span></p>
<p>Tidak, tidak, tidak. Saya tidak akan membahas lebih jauh tentang kasus sengketa lahan itu. Melainkan di sini saya hanya akan berfokus pada fenomena yang terjadi; korelasi <em>social media</em> dengan <em>social movement</em> (yang selanjutnya akan saya gunakan istilah media sosial untuk <em>social media</em>, dan pergerakan sosial untuk <em>social movement</em>).</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Social Media Movement" src="http://lh5.ggpht.com/_oL1jBL8WDoY/S8aAADqWTzI/AAAAAAAABnY/oOunQJlYxbw/s400/Toa.png" alt="" width="400" height="270" /></p>
<p>Sebelum berjalan terlalu jauh, ada baiknya kita bersepakat mengenai apa itu media sosial, agar ke depannya tidak terjadi salah pengertian. Berikut pengertian media sosial yang saya rangkum dari berbagai sumber;</p>
<blockquote><p>&#8220;Media sosial adalah media yang didesain untuk memudahkan interaksi sosial, yang bersifat interaktif. Media sosial berbasis pada teknologi internet yang mengubah pola penyebaran informasi dari yang sebelumnya bersifat broadcast media monologue (satu ke banyak audiens) ke social media dialogue (banyak audiens ke banyak audiens). Media sosial juga mendukung terciptanya demokratisasi informasi dan ilmu pengetahuan, yang mengubah perilaku audiens dari yang sebelumnya pengonsumsi konten beralih ke pemroduksi konten.&#8221;</p></blockquote>
<p>Kemudian, apa saja yang termasuk ke dalam media sosial? Sungguh banyak dan bervariasi, beberapa diantaranya; blog, jejaring sosial (<a href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a>, <a href="http://www.linkedin.com" target="_blank">LinkedIn</a>, dsb), <em>microblogging platform</em> (<a href="http://www.twitter.com" target="_blank">Twitter</a>, <a href="http://www.plurk.com" target="_blank">Plurk</a>, <a href="http://www.koprol.com" target="_blank">Koprol</a>, dsb), jejaring berbagi foto dan video (<a href="http://www.flickr.com" target="_blank">Flickr</a>, <a href="http://www.youtube.com" target="_blank">Youtube</a>, dsb), <em>podcast</em>, <em>chat rooms</em>, <em>message board</em>, forum, dan <em>mailing list</em>, dsb.</p>
<p>Bila dulu kita hanya mengenal tiga pilar kekuasaan (dan demokrasi), yakni; eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Kemudian di era kemunculan media massa, baik cetak maupun elektronik; koran, majalah, televisi, radio, dsb, didukung dengan kebebasan (yang bertanggung jawab) bagi media-media tersebut, media massa pun tampil sebagai pilar demokrasi yang keempat&#8211;pilar yang mengawasi dan mengontrol tindak-tanduk ketiga pilar sebelumnya. Dan kini, seiring menjamurnya Web 2.0 dengan media-media sosialnya, bangkitlah pilar kelima, yakni; internet dan media-media sosial itu sendiri. Dalam pilar kelima inilah rakyat banyak dapat berpartisipasi langsung dalam jalannya demokrasi. Melalui pilar kelima pula ini rakyat dapat menyalurkan aspirasinya secara bebas dan terbuka, kapan saja dan di mana saja.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Social Media Movement, The Leader" src="http://lh6.ggpht.com/_oL1jBL8WDoY/S8aAaEZLhJI/AAAAAAAABnc/wlXHkLq1bnQ/s800/Social%20Media%20People.png" alt="" width="396" height="272" /></p>
<p>Hal ini bukan baru sekali ini terjadi, melainkan sudah berulang kali, dan tampaknya telah menjadi semacam gerakan solidaritas (bila tidak mau disebut &#8220;tren sesaat&#8221;) terhadap fenomena yang terjadi di masyarakat, yang melibatkan masyarakat beserta kepentingan-kepentingannya. Beberapa contoh yang bisa kita ambil; gerakan Cicak vs Buaya, Koin Keadilan untuk Prita, Koin Cinta untuk Bilqis, gerakan menolak pencalonan Megawati dalam pilpres 2009 lalu, gerakan mendukung KPK; Bibit-Chandra, gerakan mendukung Susno Duadji dalam membongkar mafia peradilan, Luna Maya vs <em>infotainment</em>, gerakan menolak (dan mendukung) Julia Perez maju dalam bursa pencalonan Bupati/Wakil Bupati Pacitan, program <em>&#8220;Water Charity&#8221;</em> yang digagas oleh Alyssa Milano dalam ulang tahunnya yang ke-37, penggalangan dana bantuan korban bencana alam di Haiti, dsb. Beberapa bisa dibilang sukses&#8211;menunjukkan taji serta efek nyata, dan sebagian lagi terkesan layu sebelum berkembang, tidak ada implikasi nyata dari gerakannya, seakan hidup segan mati tak mau.</p>
<p>Kita telah sama mengetahui dan mafhum, bahwa media sosial merupakan salah satu sarana yang cepat dan tepat untuk menyebarkan berita dan fakta, menumbuhkan rasa solidaritas, dan kemudian menggalang massa. Jutaan orang tergabung di dalamnya, untuk Facebook saja sudah ada lebih dari dua ratus juta orang yang tergabung, belum lagi Twitter, Plurk, <em>blogosphere</em>, dkk. Benar-benar jumlah yang luar biasa dan terlihat cukup potensial untuk mengumpulkan massa dalam suatu gerakan. Bila dalam teori tradisional tentang pengerahan sumber daya (massa/manusia), menyatakan; untuk membuat dan mengerahkan massa dalam suatu pergerakan sosial membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kini, internet telah membalikkan perahu teori tersebut. Dengan bantuan internet (dan media-media sosial), mengorganisir dan mengerahkan massa tidak lagi membutuhkan biaya yang besar (meskipun mungkin tidak bisa dikatakan tanpa biaya samasekali). Oleh sebab itulah saat ini dapat kita jumpai dengan mudah berbagai bentuk penggalangan solidaritas dan massa melalui media sosial, sekali lagi contohnya bisa dilihat di Facebook.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="People Power" src="http://lh6.ggpht.com/_oL1jBL8WDoY/S8aAaPnPd4I/AAAAAAAABng/Lf37wjASFlY/s400/People%20Power.jpg" alt="" width="400" height="300" /></p>
<p>Ada baiknya kita melihat bagaimana suatu pergerakan sosial itu bisa dikatakan sukses. Mari kita ambil beberapa contoh. Gerakan Koin Keadilan Peduli Prita, misalnya. Mengapa gerakan ini terbilang sukses? Tidak lain dan tidak bukan adalah tersinerginya antara gerakan di dunia maya dengan aksi di dunia nyata. Di dunia maya, dukungan terhadap Prita Mulyasari dalam bentuk status Facebook, <em>tweet</em>, <em>plurk</em>, <em>posting</em> blog, dsb. Juga tampak dari banyaknya netizen yang bergabung dalam grup Facebook yang menyatakan dukungannya terhadap Prita dan menggugat Rumah Sakit Omni Internasional. Sedangkan di dunia nyata, masyarakat bahu membahu mengumpulkan uang receh dalam bentuk koin sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Pengumpulan koin ini sendiri terkoordinasi dengan cukup baik, banyak relawan di berbagai penjuru daerah, yang bersedia menampung koin-koin dari masyarakat sekitar&#8211;orang dewasa hingga anak-anak&#8211;untuk kemudian disalurkan ke koordinator pusat. Contoh lainnya adalah kucuran bantuan untuk korban gempa Haiti. Dalam contoh yang kedua ini juga tampak sinergi antara aksi di dunia maya dan dunia nyata, mirip seperti pada contoh yang pertama. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Pengguna media sosial notabene merupakan kalangan terpelajar dengan taraf kehidupan sosial ekonomi menengah ke atas. Pengguna media sosial juga memiliki tingkat literasi media dan internet yang baik. Dua poin itu cukup untuk menjadi lokomotif penggerak opini masyarakat. Seperti dalam dua contoh di atas&#8211;Koin Keadilan dan Bantuan Haiti&#8211;bilamana, katakanlah ada sepuluh orang pertama yang menyebarkan informasi dan inisiatif, kemudian dalam jaringan sepuluh orang pertama itu setidaknya ada sepuluh orang lagi yang menyebarkan ulang informasi dan inisiatif yang dimaksud, begitu seterusnya, maka akan semakin banyak orang yang terterpa informasi dan inisiatif untuk berpartisipasi dalam gerakan sosial kemanusiaan tersebut, berlipat-lipat jumlahnya, dan semakin cepat pula informasi, inisiatif, dan aksi nyata di lapangan dapat terealisasi.</p>
<p>Namun sayangnya tidak semua gerakan melalui media sosial ini berimbas langsung terhadap fakta di lapangan. Sebagian justru terkesan tampil hanya sebagai &#8220;penggembira dan pemeriah pesta&#8221;, bahasa kasarnya; ikut-ikutan tren atau <em>&#8220;omdo&#8221;</em> alias <em>&#8220;omong doank&#8221;</em>, yang boleh jadi sebagian anggota yang tergabung di dalamnya (atau bahkan sang inisiator sendiri) tidak tahu-menahu duduk persoalan yang sebenarnya. Ditambah lagi dengan terpecahnya suara yang tampil. Kita ambil contoh dukungan terhadap Susno Duadji dalam membongkar mafia peradilan, misalnya. Di Facebook, bila kita lakukan pencarian dengan kata kunci &#8220;Susno&#8221;, maka akan turut tampil lebih dari satu grup yang menyatakan dukungannya, beberapa di antaranya; &#8220;Dukung SUSNO DUADJI untuk KEBENARAN&#8221; dengan jumlah anggota 117.415, &#8220;Dukung Susno Duadji Berantas KKN Dan Markus Institusi Kepolisian&#8221; dengan jumlah anggota 6.925, &#8220;DUKUNG KOMJEN SUSNO DUADJI MEREFORMASI POLRI&#8221; dengan jumlah anggota 11.930, &#8220;SEJUTA DUKUNGAN UNTUK SUSNO DUADJI MEREFORMASI POLRI&#8221; dengan jumlah anggota 16.407, dan grup dukung-mendukung lainnya. Bila dijumlahkan, telah ada sekitar 152.677 orang yang mendukung gerakan yang sebenarnya bermaksud sama; mendukung Susno Duadji. Contoh tambahan, dengan kata kunci pencarian &#8220;Jupe Pacitan&#8221;, maka akan ditemui beberapa grup yang mendukung dan menolak Julia Perez sebagai Calon Bupati/Wakil Bupati Pacitan, di antaranya; &#8220;DUKUNG JUPE JADI BUPATI PACITAN KETIMBANG POLITISI BUSUK DAN MUNAFIK&#8221; dengan jumlah anggota 268, &#8220;menolak jupe sebagai bupati pacitan&#8221; dengan jumlah anggota hanya satu orang, &#8220;DUKUNG JUPE JADI BUPATI PACITAN&#8221; dengan jumlah anggota hanya tiga orang, &#8220;tolak mentah-mentah JUPE Bupati Pacitan&#8221; dengan jumlah anggota 1052, dan masih banyak contoh-contoh lain. Mengapa perpecahan suara dalam sekat-sekat grup yang berbeda itu dapat terjadi? Hal ini dimungkinkan oleh banyaknya inisiator gerakan. Para inisiator itu ingin menjadi yang pertama dalam meniup isu dan menggalang dukungan masyarakat maya. Bisa jadi, seorang inisiator tidak sepaham-sependapat dengan inisiator pergerakan lain, maka ia membelah diri ke dalam pergerakan yang berbeda. Kesimpulannya, bagaimana gerakan itu akan terealisasi ke dunia nyata, jika tidak bergabung dalam satu suara? Jikapun benar terealisasi, maka grup yang mana yang (pertama) bergerak?</p>
<p>Fenomena lain misalnya, di Facebook, bertebaran undangan untuk bergabung ke dalam suatu grup/gerakan (kita ambil contoh teranyat saja&#8211; &#8220;GUGAT PELINDO DAN PEMKOT JAKARTA UTARA atas tragedi Makam Mbah Priuk&#8221;). Apakah lantas orang-orang yang menerima undanngan grup itu benar-benar menggugat Pelindo dan Pemkot Jakarta Utara atas tragedi tersebut? Belum bisa dipastikan memang. Mungkin agak terasa skeptis, bisa jadi orang-orang yang menerima undangan untuk bergabung ke dalam grup tersebut hanya sekedar menekan tombol <em>&#8220;Confirm&#8221;</em> tanpa tahu siapa sebenarnya Mbah Priuk itu, bagaimana asal mula kasus sengketa lahan itu, mengapa bentrokan itu bisa terjadi, dan sebagainya.</p>
<p>Sebagai penutup, ada baiknya saya salinkan dari <a href="http://www.socialmediatoday.com/SMC/45510" target="_blank">sini</a>, 7 langkah untuk melakukan pergerakan sosial;</p>
<ol>
<li>Kenali pergerakanmu. Kenali siapa/apa yang akan jadi fokus utama pergerakan sosialmu, tindakan apa saja yang akan diambil.</li>
<li>Pelajari pergerakanmu. Pelajari segala seluk beluk dan hal-hal terkait pergerakan yang akan dilakukan, mulai dari yang terkait langsung, tidak langsung, maupun hal-hal yang tampak sepele. Sebisa mungkin gunakan data-data dan fakta-fakta teranyar sebagai pendukung argumen.</li>
<li>Populerkan. Gunakan topik-topik terhangat dan menarik perhatian banyak orang, bisa dari headline berita, dsb.</li>
<li>Galang dukungan dan massa. Hubungi orang-orang yang kamu anggap akan tertarik dengan pergerakan itu, melalui; media sosial, e-mail, daftar telepon, dsb. Berikan informasi sedetil mungkin beserta langkah-langkah eksekusinya.</li>
<li>Komunikasikan. Buatlah satu titik yang berfungsi sebagai sentral informasi, misal; website, blog, grup Facebook, hashtag Twitter, dsb. Di titik inilah orang akan mencari tahu lebih banyak tentang pergerakanmu dan tidak menutup kemungkinan bagi mereka untuk turut bergabung atau setidak-tidaknya mendukung.</li>
<li>Umumkan. Gunakan semua kanal-kanal penyebarluasan informasi; media cetak, media elektronik, dan media sosial. Manfaatkan juga keberadaan blogosphere, dan informasikan pada orang-orang penting terkait mengenai pergerakanmu.</li>
<li>Pertahankan. Sebagai penggagas, hendaknya pula kamu menjadi motivator yang akan terus memberikan api kepada pergerakanmu dan menjadi motor penggeraknya.</li>
</ol>
<p>Dan sekarang, pergerakan sosial apa lagi yang akan muncul dengan bantuan media sosial?</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;title=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F&amp;bodytext=Baru-baru%20ini%2C%20Rabu%20%2814%2F04%29%2C%20muncul%20kasus%20lain%20yang%20tak%20kalah%20heboh%20di%20negeri%20nelangsa%20ini%3B%20kerusuhan%20akibat%20rencana%20pengambilalihan%20lahan%20sengketa%20%28makam%20Mbah%20Priuk%29%20oleh%20pihak%20Pemkot%20Jakarta%20Utara%20feat%20PT%20Pelindo%20versus%20ahli%20waris%20lahan%20tersebut.%20B" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;title=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F&amp;notes=Baru-baru%20ini%2C%20Rabu%20%2814%2F04%29%2C%20muncul%20kasus%20lain%20yang%20tak%20kalah%20heboh%20di%20negeri%20nelangsa%20ini%3B%20kerusuhan%20akibat%20rencana%20pengambilalihan%20lahan%20sengketa%20%28makam%20Mbah%20Priuk%29%20oleh%20pihak%20Pemkot%20Jakarta%20Utara%20feat%20PT%20Pelindo%20versus%20ahli%20waris%20lahan%20tersebut.%20B" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;t=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;title=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F&amp;annotation=Baru-baru%20ini%2C%20Rabu%20%2814%2F04%29%2C%20muncul%20kasus%20lain%20yang%20tak%20kalah%20heboh%20di%20negeri%20nelangsa%20ini%3B%20kerusuhan%20akibat%20rencana%20pengambilalihan%20lahan%20sengketa%20%28makam%20Mbah%20Priuk%29%20oleh%20pihak%20Pemkot%20Jakarta%20Utara%20feat%20PT%20Pelindo%20versus%20ahli%20waris%20lahan%20tersebut.%20B" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;title=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=Baru-baru%20ini%2C%20Rabu%20%2814%2F04%29%2C%20muncul%20kasus%20lain%20yang%20tak%20kalah%20heboh%20di%20negeri%20nelangsa%20ini%3B%20kerusuhan%20akibat%20rencana%20pengambilalihan%20lahan%20sengketa%20%28makam%20Mbah%20Priuk%29%20oleh%20pihak%20Pemkot%20Jakarta%20Utara%20feat%20PT%20Pelindo%20versus%20ahli%20waris%20lahan%20tersebut.%20B" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;title=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;t=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;title=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F&amp;body=Baru-baru%20ini%2C%20Rabu%20%2814%2F04%29%2C%20muncul%20kasus%20lain%20yang%20tak%20kalah%20heboh%20di%20negeri%20nelangsa%20ini%3B%20kerusuhan%20akibat%20rencana%20pengambilalihan%20lahan%20sengketa%20%28makam%20Mbah%20Priuk%29%20oleh%20pihak%20Pemkot%20Jakarta%20Utara%20feat%20PT%20Pelindo%20versus%20ahli%20waris%20lahan%20tersebut.%20B" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;title=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;t=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Baru-baru%20ini%2C%20Rabu%20%2814%2F04%29%2C%20muncul%20kasus%20lain%20yang%20tak%20kalah%20heboh%20di%20negeri%20nelangsa%20ini%3B%20kerusuhan%20akibat%20rencana%20pengambilalihan%20lahan%20sengketa%20%28makam%20Mbah%20Priuk%29%20oleh%20pihak%20Pemkot%20Jakarta%20Utara%20feat%20PT%20Pelindo%20versus%20ahli%20waris%20lahan%20tersebut.%20B" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F15%2Fsocial-media-dan-social-movement.shtml&amp;submitHeadline=Social%20Media%20dan%20Social%20Movement%3F&amp;submitSummary=Baru-baru%20ini%2C%20Rabu%20%2814%2F04%29%2C%20muncul%20kasus%20lain%20yang%20tak%20kalah%20heboh%20di%20negeri%20nelangsa%20ini%3B%20kerusuhan%20akibat%20rencana%20pengambilalihan%20lahan%20sengketa%20%28makam%20Mbah%20Priuk%29%20oleh%20pihak%20Pemkot%20Jakarta%20Utara%20feat%20PT%20Pelindo%20versus%20ahli%20waris%20lahan%20tersebut.%20B&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2010/04/15/social-media-dan-social-movement.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini Semua Gara-Gara Facebook!</title>
		<link>http://idrus.net/2010/04/01/ini-semua-gara-gara-facebook.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2010/04/01/ini-semua-gara-gara-facebook.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 10:42:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Net]]></category>
		<category><![CDATA[Stupid Thought (?!)]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Social Network]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=885</guid>
		<description><![CDATA[Iseng-iseng saya melakukan pencarian di Google dengan kata kunci ‘Gara-Gara Facebook’. Ternyata hasil yang saya dapatkan cukup menarik, pasalnya beberapa portal berita maupun blog pribadi menggunakan kata kunci yang terkesan menyalahkan situs jejaring sosial itu atas kejadian-kejadian yang tragis. Misalnya, “Gara-Gara Facebook, Seorang Ayah Hajar Anak Istri”, “Gara-Gara Facebook, Siswa SMA Bunuh Diri”, dan judul-judul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Gara-Gara Facebook" src="http://lh5.ggpht.com/_oL1jBL8WDoY/S7R3fLSYRWI/AAAAAAAABl4/ZWN9ngTmB24/s400/facebook-ban.jpg" alt="" width="400" height="166" /></p>
<p>Iseng-iseng saya melakukan pencarian di Google dengan kata kunci <a href="http://www.google.co.id/#hl=id&amp;source=hp&amp;q=gara-gara+facebook&amp;meta=&amp;aq=f&amp;aqi=g3&amp;aql=&amp;oq=&amp;gs_rfai=&amp;fp=ed639b2a1b97067f" target="_blank">‘Gara-Gara Facebook’</a>. Ternyata hasil yang saya dapatkan cukup menarik, pasalnya beberapa portal berita maupun blog pribadi menggunakan kata kunci yang terkesan menyalahkan situs jejaring sosial itu atas kejadian-kejadian yang tragis. Misalnya, <a href="http://news.okezone.com/read/2010/03/14/340/312463/gara-gara-facebook-seorang-ayah-hajar-anak-istri" target="_blank">“Gara-Gara Facebook, Seorang Ayah Hajar Anak Istri”</a>, <a href="http://www.inilah.com/berita/politik/2009/07/19/130389/gara-gara-facebook-siswa-sma-bunuh-diri/" target="_blank">“Gara-Gara Facebook, Siswa SMA Bunuh Diri”</a>, dan judul-judul lain yang mengundang penasaran khalayak untuk mengetahui perihal kejadian tersebut.</p>
<p><span id="more-885"></span></p>
<p>Pada judul yang pertama misalnya, “Gara-Gara Facebook, Seorang Ayah Hajar Anak Istri”, hal yang sebenarnya terjadi adalah <em><strong>Si Anak</strong></em> yang sedang asyik bermain Facebook <strong><em>menolak untuk memberikan laptopnya ketika Sang Ayah meminta pinjam</em></strong>. <em><strong>Karena kesal, lantas Sang Ayah naik pitam dan memukul Sang Anak</strong></em>. <em><strong>Sang Ibu yang menegur kelakuan brutal Sang Ayah turut kena bogem mentah dari tangan suaminya karena Sang Suami tidak terima ditegur oleh istrinya</strong></em>. Kemudian pada judul yang kedua, “Gara-Gara Facebook, Siswa SMA Bunuh Diri”, hal yang sebenarnya terjadi adalah, <em><strong>Sang Anak yang meminta dibelikan handphone</strong></em> yang bisa digunakan untuk ber-Facebook-ria, <em><strong>namun ternyata oleh ibunya justru dibelikan handphone yang tidak sesuai dengan keinginan Sang Anak</strong></em>. Lantas Sang Anak pun menggantung dirinya. Kalimat yang saya tebalkan adalah pokok permasalahan utama.</p>
<p>Sekilas, memang seolah-olah kedua kejadian itu memang diakibatkan oleh Facebook. Karena keduanya memiliki satu kata kunci yang sama, <a href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a>. Lalu benarkah kedua kejadian itu disebabkan oleh Facebook? Agak lucu, jika kita dengan serta merta menjawab ‘Iya’. Pokok masalah utama dari kedua kejadian di atas adalah perilaku manusianya, bukan Facebooknya.</p>
<p>Atau kalau boleh ditambah beberapa contoh judul berita lain yang tidak kalah menggemparkan seperti: <a href="http://teknologi.vivanews.com/news/read/129803-abg_hilang_setelah_kenal_teman_di_facebook" target="_blank">“ABG Hilang Setelah Kenal Teman di Facebook”</a>, “Gara-Gara Facebook: Jodoh Melayang, Harta Pun Hilang” <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/2009/03/03/11401464/Gara.gara.Facebook:.Jodoh.Melayang..Harta.Pun.Hilang..1." target="_blank">(1)</a> dan <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/2009/03/03/12555520/Gara-gara.Facebook.Jodoh.Melayang..Harta.Pun.Hilang.2" target="_blank">(2)</a>, <a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2375112" target="_blank">“Pembunuhan Gara-Gara Facebook”</a>, <a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2999459" target="_blank">“Siswi SMA Diperkosa Gara-Gara Chatting di Facebook”</a>, <a href="http://berita.liputan6.com/daerah/201002/264646/Siswi.SMA.Diculik.dan.Diperkosa.Teman.Facebook" target="_blank">“Siswi SMA Diculik dan Diperkosa Teman Facebook”</a>, <a href="http://buser.liputan6.com/berita/201003/266664/Gara.Gara.Facebook.Siswi.Madrasah.Aliyah.Diperkosa" target="_blank">“Gara-Gara Facebook, Siswi Madrasah Aliyah Diperkosa”</a>, <a href="http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/cerai-dan-selingkuh-gara-gara-facebook" target="_blank">“Cerai dan Selingkuh Gara-Gara Facebook”</a>, <a href="http://teknologi.vivanews.com/news/read/88471-gara_gara_facebook__pns_di_surabaya_cerai" target="_blank">“Gara-Gara Facebook, PNS di Surabaya Cerai”</a>, <a href="http://tekno.liputan6.com/berita/201002/263323/Gara.gara.Facebook.Perceraian.Meningkat" target="_blank">&#8220;Gara-Gara Facebook, Perceraian Meningkat&#8221;</a>, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Judul-judul yang di atas memang terkesan menarik dan menggugah rasa ingin tahu pembaca, karena memang dalam sebuah tulisan/berita, judul merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan apakah suatu tulisan akan terus dibaca oleh <em>audience</em> atau tidak. Dan judul yang memprovokasi biasanya lebih mampu menarik minat lebih banyak orang untuk tahu lebih banyak tentang hal tersebut.</p>
<p>Kembali ke masalah Facebook. Seperti yang kita sama ketahui, Facebook adalah sebuah situs jejaring sosial yang bertujuan untuk menghubungkan manusia modern yang satu dengan manusia modern yang lain. Dengan kata lain, Facebook dikembangkan sebagai sebuah ‘alat’ komunikasi yang dapat menghubungkan manusia modern yang satu dengan manusia modern yang lain tanpa terpaut jarak dan waktu. Dan pada dasarnya, sebuah alat itu bersifat bebas nilai karena “alat ya alat!” Namun ketika ada campur tangan nilai dan kepentingan ke mana arah manfaat dan tujuan penggunaan sebuah alat, maka status alat tersebut tidak lagi bebas nilai.</p>
<p>Sebuah alat diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia, dalam hal ini, manusialah subjeknya. Dan sebuah alat hanya melakukan pekerjaan sebagaimana yang diinginkan oleh subjeknya. Sebagai contoh, sebuah pisau dapur dapat digunakan untuk pekerjaan di dapur, misal; memotong sayuran. Namun sebuah pisau dapur juga dapat disalahgunakan sebagai alat untuk melukai bahkan membunuh orang lain. Jikapun sebuah pisau dapur digunakan untuk membunuh orang lain, yang membunuh bukanlah pisau dapurnya, melainkan orang yang menggunakan pisau dapur tersebut! Baik buruknya sebuah alat, tergantung dari subjek yang menggunakannya. Jadi bukan alat yang salah, melainkan subjeknyalah yang salah.</p>
<p>Atau mengutip konsep Jean-Paul Sartre, dalam kajian ontologis mengenai <a href="http://kacajendela.wordpress.com/2008/11/12/risalah-ada-kebebasan-manusia-dan-ateisme-jean-paul-sartre/" target="_blank">keber-Ada-an sebuah benda</a> yang dikenal dengan istilah <em>“tre-en-soi”</em> atau <em>being-in-itself</em>. Ia menyatakan, benda-benda hadir di dunia setelah ditentukan lebih dulu identitas (esensi)-nya,  sifatnya <em>“tre-en-soi”</em>. Dengan sifatnya yang seperti ini, benda-benda tidak memiliki potensi di luar konsepsi awalnya. Sebuah komputer misalnya, sebelum dirakit, telah dikonsepsikan sebagai alat mempermudah pekerjaan manusia. Karena itu ia tergeletak begitu saja tanpa kesadaran, tak punya potensi untuk melampaui keadaannya yang sekarang; eksistensinya mampat karena esensinya mendahului eksistensi. Begitu pula dengan Facebook, esensi dan potensinya sebagai sebuah situs jejaring sosial ditentukan terlebih dahulu oleh Mark Zuckerberg (dan pengembang-pengembangnya), barulah eksistensinya menyusul kemudian. Selama esensi dan potensi itu tidak digunakan oleh penggunanya, maka Facebook bukanlah apa-apa selain sebuah situs yang teronggok tak berdaya. Penggunanyalah yang menggerakkan dan memberdayakan esensi dan potensi Facebook untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Dan baik-buruknya juga ditentukan oleh bagaimana pengguna tersebut menggunakannya.</p>
<p>Lantas, bagaimana mengantisipasi dampak negatif yang tidak diinginkan dari Facebook, terlepas dari banyak dampak positif yang bisa didapatkan pengguna darinya? Tidak lain dan tidak bukan adalah membekali pengguna dengan pengetahuan seputar penggunaan Facebook (dan media komunikasi <em>online</em> lainnya) secara aman dan nyaman. Antara lain;</p>
<ul>
<li>Menyortir informasi apa saja yang boleh diketahui pengguna lain dan siapa saja pengguna lain yang dapat melihat informasi tersebut</li>
<li>Facebook memang sarana berkomunikasi dan bersosialisasi yang efektif di dunia maya, namun tentu saja tetap perlu bagi kita untuk berhati-hati dalam berteman di Facebook, pilihlah teman yang benar-benar kita kenal atau setidak-tidaknya memiliki jumlah <em>mutual friends</em> yang tidak sedikit. Sebab, semakin banyak <em>mutual friends</em>, hal itu berarti orang tersebut juga dikenal oleh banyak teman-teman kita yang lain.</li>
<li>Tidak mudah percaya terhadap orang yang baru kita kenal lewat Facebook. Telisik dahulu latar belakangnya!</li>
</ul>
<p>Hal ini tidak hanya berlaku untuk Facebook saja, melainkan juga <a href="http://www.twitter.com" target="_blank">Twitter</a>, <a href="http://www.plurk.com" target="_blank"> Plurk</a>, <a href="http://www.koprol.com" target="_blank">Koprol</a>, <a href="http://www.multiply.com" target="_blank">Multiply</a>, <a href="http://www.myspace.com" target="_blank">MySpace</a>, <a href="http://www.friendster.com" target="_blank">Friendster</a>, dan berbagai layanan Web  2.0 lainnya.</p>
<p>Bila dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal ungkapan “Mulutmu, harimaumu.” Maka dalam berinteraksi di dunia maya, ungkapan tersebut dapat dimodifikasi menjadi “Tulisanmu, harimaumu.”</p>
<p>Akhir kata, <em>“Don’t blame the media, but blame the user!”</em></p>
<p>“Bila kau tersandung, jangan menyalahkan batu yang tergeletak di jalan, melainkan salahkanlah dirimu sendiri karena tidak hati-hati dalam berjalan.” <em>That’s all! Nuff said!</em></p>
<p>&#8212;</p>
<ul>
<li>Gambar diambil dari <a href="http://www.turkhitbox.com/general/is-facebook-next-on-turkish-internet-ban.html" target="_blank">sini</a></li>
<li>Palembang | Kamis, 1 April 2010 | 4:16 PM</li>
<li>Terakhir di-<em>edit</em> pada Jum&#8217;at, 2 April 2010 | 3:30 PM</li>
</ul>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;title=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21&amp;bodytext=%0D%0AIseng-iseng%20saya%20melakukan%20pencarian%20di%20Google%20dengan%20kata%20kunci%20%E2%80%98Gara-Gara%20Facebook%E2%80%99.%20Ternyata%20hasil%20yang%20saya%20dapatkan%20cukup%20menarik%2C%20pasalnya%20beberapa%20portal%20berita%20maupun%20blog%20pribadi%20menggunakan%20kata%20kunci%20yang%20terkesan%20menyalahkan%20situs%20j" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;title=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21&amp;notes=%0D%0AIseng-iseng%20saya%20melakukan%20pencarian%20di%20Google%20dengan%20kata%20kunci%20%E2%80%98Gara-Gara%20Facebook%E2%80%99.%20Ternyata%20hasil%20yang%20saya%20dapatkan%20cukup%20menarik%2C%20pasalnya%20beberapa%20portal%20berita%20maupun%20blog%20pribadi%20menggunakan%20kata%20kunci%20yang%20terkesan%20menyalahkan%20situs%20j" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;t=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;title=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21&amp;annotation=%0D%0AIseng-iseng%20saya%20melakukan%20pencarian%20di%20Google%20dengan%20kata%20kunci%20%E2%80%98Gara-Gara%20Facebook%E2%80%99.%20Ternyata%20hasil%20yang%20saya%20dapatkan%20cukup%20menarik%2C%20pasalnya%20beberapa%20portal%20berita%20maupun%20blog%20pribadi%20menggunakan%20kata%20kunci%20yang%20terkesan%20menyalahkan%20situs%20j" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;title=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=%0D%0AIseng-iseng%20saya%20melakukan%20pencarian%20di%20Google%20dengan%20kata%20kunci%20%E2%80%98Gara-Gara%20Facebook%E2%80%99.%20Ternyata%20hasil%20yang%20saya%20dapatkan%20cukup%20menarik%2C%20pasalnya%20beberapa%20portal%20berita%20maupun%20blog%20pribadi%20menggunakan%20kata%20kunci%20yang%20terkesan%20menyalahkan%20situs%20j" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;title=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;t=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;title=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21&amp;body=%0D%0AIseng-iseng%20saya%20melakukan%20pencarian%20di%20Google%20dengan%20kata%20kunci%20%E2%80%98Gara-Gara%20Facebook%E2%80%99.%20Ternyata%20hasil%20yang%20saya%20dapatkan%20cukup%20menarik%2C%20pasalnya%20beberapa%20portal%20berita%20maupun%20blog%20pribadi%20menggunakan%20kata%20kunci%20yang%20terkesan%20menyalahkan%20situs%20j" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;title=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;t=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=%0D%0AIseng-iseng%20saya%20melakukan%20pencarian%20di%20Google%20dengan%20kata%20kunci%20%E2%80%98Gara-Gara%20Facebook%E2%80%99.%20Ternyata%20hasil%20yang%20saya%20dapatkan%20cukup%20menarik%2C%20pasalnya%20beberapa%20portal%20berita%20maupun%20blog%20pribadi%20menggunakan%20kata%20kunci%20yang%20terkesan%20menyalahkan%20situs%20j" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2010%2F04%2F01%2Fini-semua-gara-gara-facebook.shtml&amp;submitHeadline=Ini%20Semua%20Gara-Gara%20Facebook%21&amp;submitSummary=%0D%0AIseng-iseng%20saya%20melakukan%20pencarian%20di%20Google%20dengan%20kata%20kunci%20%E2%80%98Gara-Gara%20Facebook%E2%80%99.%20Ternyata%20hasil%20yang%20saya%20dapatkan%20cukup%20menarik%2C%20pasalnya%20beberapa%20portal%20berita%20maupun%20blog%20pribadi%20menggunakan%20kata%20kunci%20yang%20terkesan%20menyalahkan%20situs%20j&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2010/04/01/ini-semua-gara-gara-facebook.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Psikologi Dunia Maya</title>
		<link>http://idrus.net/2009/05/22/psikologi-dunia-maya.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2009/05/22/psikologi-dunia-maya.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 03:56:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Net]]></category>
		<category><![CDATA[Nganar]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[internet addiction]]></category>
		<category><![CDATA[nickname]]></category>
		<category><![CDATA[portmanteau]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[psychology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[CATATAN: ARTIKEL INI HANYA PEMIKIRAN DANGKAL SAYA (SEORANG YANG TIDAK MENDALAMI DAN TIDAK BERKECIMPUNG DI DUNIA PSIKOLOGI) DAN HANYA MENGACU PADA LITERATUR SEADANYA. PENGGUNAAN UNTUK LINGKUNGAN AKADEMIS TIDAK DISARANKAN. Forewords Teknologi komunikasi dan informasi merupakan salah satu sendi kehidupan manusia modern yang berkembang dengan sangat cepat. Dan perangkat hebat yang mendasarinya tidak lain dan tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CATATAN: ARTIKEL INI HANYA PEMIKIRAN DANGKAL SAYA (SEORANG YANG TIDAK MENDALAMI DAN TIDAK BERKECIMPUNG DI DUNIA PSIKOLOGI) DAN HANYA MENGACU PADA LITERATUR SEADANYA. PENGGUNAAN UNTUK LINGKUNGAN AKADEMIS TIDAK DISARANKAN.</p>
<h3>Forewords</h3>
<p>Teknologi komunikasi dan informasi merupakan salah satu sendi kehidupan manusia modern yang berkembang dengan sangat cepat. Dan perangkat hebat yang mendasarinya tidak lain dan tidak bukan adalah komputer. Cikal bakal komputer telah ditemukan kurang lebih 5000 tahun yang lalu, dalam rupa sebuah mesin hitung sangat sederhana dan masih tradisional, Abacus. Yang kemudian terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Komputer modern sendiri mulai berkembang sejak era perang dunia I dan II. Namun kini ia telah menjelma menjadi sebuah mesin elektronik dengan kapasitas dan kemampuan yang luar biasa. Meskipun konsep kerjanya masih berkutat dengan logika 0 dan 1.</p>
<p>Perkembangan teknologi komputasi itu turut melahirkan generasi-generasi penerus perangkat teknologi komunikasi dan informasi. Hal itu tentu saja turut mempengaruhi dan merubah cara manusia berkomunikasi. Berkat kontribusi ARPA (<em>Advanced Research Project Agency</em> &#8211; Departemen Pertahanan Amerika Serikat), internet dapat ditemukan. Dan kini, internet merupakan salah satu sarana berkomunikasi dan bertukar informasi yang efektif dan efisien. Beragam fasilitas ditawarkan oleh internet, diantaranya; IRC (<em>Internet Relay Chat</em>; mIRC, x-chat, dsb), <em>Instant Messaging</em> (Yahoo! Messenger, Windows Live, dsb), E-Mail (Electronic Mail), WWW <em>(World Wide Web)</em>, VoIP (<em>Voice over Internet Protocol</em>; Skype, dsb), dan lain sebagainya. Ditambah lagi dengan semakin berkembangnya <em>platform</em> Web 2.0 yang menurut saya agak mirip dengan konsep demokrasi; dari pengguna, oleh pengguna, dan untuk pengguna. Beragam platform Web 2.0 diantaranya; Blog, situs-situs <em>social networking</em> (<a href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a>, <a href="http://www.multiply.com" target="_blank">Multiply</a>, <a href="http://www.friendster.com" target="_blank">Friendster</a>, dsb), hingga <em>platform micro-blogging</em> (<a href="http://www.plurk.com" target="_blank">Plurk</a>, <a href="http://www.twitter.com" target="_blank">Twitter</a>, dsb). Selain itu telah banyak situs-situs konvensional yang kini mulai beralih ke <em>platform</em> Web 2.0.</p>
<p>Derasnya penetrasi internet di masyarakat, tak pelak lagi turut mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat tersebut. Khususnya cara mereka berkomunikasi antara satu sama lain. Marshall McLuhan dalam karyanya <em>&#8220;The Medium is the Message&#8221;</em> mengklaim bahwa:</p>
<blockquote><p>&#8220;suatu alat (atau suatu proses teknologi) modern &#8211; elektronik &#8211; memberikan bentuk baru dan merestrukturisasi skema ketergantungan sosial layaknya setiap aspek kehidupan pribadi kita&#8230; Kehidupan sosial lebih bergantung pada sifat dasar alat tersebut, yang menyebabkan orang-orang saling bertentangan antara satu sama lain, daripada terhadap konteks komunikasi itu sendiri. Kurangnya pengetahuan apa dan bagaimana komunikasi itu akan menyebabkan seseorang kurang memahami perubahan sosial dan budaya.&#8221;</p></blockquote>
<p>Dalam tulisan ini, saya akan mencoba mengurai garis besar mengenai fenomena internet secara psikologis dan sosiologis terhadap kehidupan manusia modern.</p>
<p><span id="more-595"></span></p>
<h3>Nickname, An Alter-Ego of Internet Users?</h3>
<p>Definisi <em>alter-ego</em> menurut wikipedia berbahasa Inggris; <em>&#8220;An alter-ego (Latin; &#8220;the other I&#8221;) is a second self, a second personality or persona within a person.&#8221;</em> Yang bila di-Indonesiakan kira-kira seperti berikut; <em>Alter ego</em> adalah diri kedua, personalitas kedua atau orang lain dalam diri seseorang.</p>
<p>Sedangkan definisi nickname yang dimaksud dalam tulisan ini dapat diuraikan sebagai berikut; <em>Nickmane</em> adalah sebuah nama yang biasa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang di dalam sebuah jaringan internet. Berbicara mengenai penggunaan <em>nickname</em> di dunia maya erat kaitannya dengan anonimitas. Mengenai anonimitas akan dituangkan dalam sub-judul berikutnya.</p>
<p>Dari penjelasan singkat diatas, dapat disimpulkan bahwa tidaklah aneh dan tidaklah jarang, seseorang pengguna internet memiliki <em>nickname</em> lebih dari satu yang biasanya mereka gunakan secara bergantian pada saat-saat tertentu. Tidak jarang pula, ada yang memberikan sifat/identitas tersendiri untuk tiap <em>nickname</em> yang ia gunakan. Sifat/identitas itu bisa jadi sama persis, mirip, atau bahkan bertolak belakang dengan sifat/identitas dirinya yang sebenarnya. Disinilah salah satu bentuk fleksibilitas sekaligus ancaman dalam dunia maya; seseorang dapat menjadi siapapun yang ia inginkan!</p>
<p>Misal, X, seorang <em>computer &amp; internet freak</em> yang lugu dan <em>low profile</em>. Di dunia nyata, orang-orang melihat X sebagai seorang yang baik hati dan suka menolong. Namun ketika ia berhadapan dengan dunia maya, ia ternyata memiliki dua <em>nickname</em> yang ia gunakan pada saat yang berbeda. Salah satu <em>nickname</em>nya bernama Y, yang aktif dalam suatu organisasi bawah tanah dunia internet, beberapa kali terlibat aksi <em>cyber war</em> serta tindak kriminal <em>online</em> lainnya seperti penipuan dan <em>carding</em>. Sedangkan nicknamenya yang lain bernama Z, yang justru bertampang baik. Z aktif dalam beberapa organisasi online yang bergerak di bidang kemanusiaan. Selain itu Z juga sering berbagi ilmu seputar komputer dan internet di forum-forum besar di jagad maya.</p>
<p>Dari contoh diatas, mungkin dapat kita simpulkan bahwa Y dan Z merupakan perwujudan <em>alter-ego</em> dari seorang X. Salah satu <em>alter-ego</em>nya bersifat liar dan destruktif sedangkan yang lainnya bersifat konstruktif. Sebuah perpaduan yang unik dan menarik.</p>
<h3>The Art of Being Anonymous</h3>
<p>Seni dalam menjadi tak bernama. <em>Nickname</em> hanyalah salah satu cara untuk menyembunyikan identitas asli pengguna internet. Kadangkala sebuah <em>nickname</em> diambil dari plesetan nama depan, nama belakang, <em>portmanteau</em> (gabungan dua kata atau lebih), inisial, sifat pribadi yang ingin ditonjolkan, nama benda/tokoh favorit, atau bahkan sederetan karakter yang diambil secara acak.</p>
<p>Pernah saya membaca ungkapan <em>&#8220;give a man a mask, and he&#8217;ll show his true face.&#8221;</em> Terjemahan bebas dalam Bahasa Indonesianya bisa berarti; &#8220;berikan topeng kepada seseorang, dan dia akan menunjukkan tampang aslinya.&#8221;</p>
<p>Anonimitas di dunia maya memang tampak seperti pisau bermata dua, di satu sisi anonimitas memberikan kepercayaan diri yang lebih kepada penggunanya, namun di sisi lain, anonimitas justru dapat disalahgunakan untuk kegiatan yang tidak seharusnya.</p>
<p>Tidak jarang saya menemui kasus, bagaimana seseorang dapat bertindak dengan begitu bebasnya di dunia maya dengan bermodalkan <em>nickname</em>, <em>proxy</em>, dan &#8216;perlengkapan penyamaran&#8217; lainnya. Misal; seseorang dapat memuji sekaligus mencerca orang lain, ia memuji menggunakan nickname A, sekaligus mencerca dengan menggunakan nickname B. Terdengar aneh, bukan?</p>
<p>Atau contoh lain, seorang X yang pemalu di dalam kehidupan sehari-harinya di dunia nyata ternyata adalah seorang perayu ulung saat ia berada di dunia maya. Di dunia nyata, si X tampak sebagai seorang perjaka biasa, namun di dunia maya ia ternyata seorang <em>&#8216;playboy&#8217;</em>. Hal ini berkaitan erat dengan subjudul sebelumnya, betapa hebat kombinasi antara anominitas, <em>nickname</em>, dan <em>alter-ego</em> dalam diri seorang pengguna internet.</p>
<p>Perlu diingat, anonimitas tidak selalu terkait dengan nama maupun <em>nickname</em>. Anonimitas memiliki ruang lingkup yang luas. Tingkat anonimitas yang digunakan pengguna internet tentu berbeda antara seseorang dengan orang lain. Misal;</p>
<ul>
<li>Seorang bernama asli Alice, sudah cukup merasa anonim dengan hanya menggunakan nama aslinya. Toh, bila di-<em>search</em> di <a href="http://www.google.com" target="_blank">Google</a>, akan ada ribuan orang yang bernama Alice. Ada Alice yang tinggal di Amerika, Alice yang menetap di Eropa, bahkan Alice yang telah tiada.</li>
<li>Lain halnya dengan Bob, yang merasa anonimitas merupakan sebuah <em>&#8216;top priority&#8217;</em> di dalam dunia maya. Demi anonimitas, ia memiliki identitas palsu yang lengkap; mulai dari nama asli, <em>nickname</em>, tempat tinggal, dsb. Bahkan demi anonimitas, Bob rela berselancar di dunia maya dengan &#8216;melompat&#8217; dari satu <em>proxy</em> ke <em>proxy</em> lainnya.</li>
<li>Seorang artis terkenal mancanegara bernama Carol, yang gila akan popularitas, menganggap anonimitas hanyalah hal sepele. Dan demi mendongkrak popularitas yang lebih, ia pun dengan santai mengumbar informasi dirinya ke dunia nyata maupun maya.</li>
<li>Atau seorang dermawan kaya yang terkenal, anggap saja namanya Denis, yang menempatkan anonimitas dalam keadaan-keadaan tertentu saja, misal yang berkaitan dengan kemanusiaan. Ia telah menyumbangkan uang sekian juta dollar kepada suatu yayasan yang bergerak dalam bidang sosial dengan menggunakan identitas palsu. Ia merasa tidak nyaman bila menggunakan nama/identitas aslinya. Ia tidak ingin dirinya dianggap <em>riya&#8217;</em> atau menyombongkan diri.</li>
</ul>
<p>Perlu diingat, di dunia maya, anda dapat menjadi John/Jane Doe maupun si Fulan dengan kadar anonimitas yang anda tentukan sendiri. Namun beberapa informasi sensitif yang berpotensi disalahgunakan oleh orang yang tidak berhak, hendaknya tetap dijaga dengan baik agar tidak beredar secara luas, misalnya; riwayat keluarga, nomor rekening/kartu kredit, dsb.</p>
<h3>What If The Real Social Relationship Moved Away to Virtual Relationship?</h3>
<p>Jika kehidupan sosial di dunia nyata pindah ke dunia maya. Terdengar lucu memang, namun kalau boleh dibilang sebenarnya itulah tren yang saat ini semakin populer. Internet kini menjadi salah satu sarana interaksi sosial yang penting bagi masyarakat modern. Komunikasi tatap muka kini perlahan mulai digantikan oleh komunikasi tatap layar. Tidak jarang seorang pengguna internet menemukan dan berkenalan dengan banyak teman-teman barunya di dunia maya tersebut. Bisa saja berawal dari chatting, kemudian bertukar identitas melalui situs jejaring sosial, menjalin hubungan via sms/telepon, dan untuk selanjutnya bertemu langsung. Namun tidak jarang pula suatu interaksi sosial tersebut hanya sebatas interaksi melalui dunia maya saja, beragam alasan dikemukakan bila seseorang menolak untuk bertemu langsung dengan kawan barunya; minder, takut, ragu-ragu, dan lain sebagainya.</p>
<p>Adakalanya interaksi di dunia maya yang berlangsung intensif dan menyenangkan (melalui milis, <em>chat</em>, forum, dsb) dapat juga berlanjut ke dunia nyata. Ada satu fenomena yang saya akui unik; saya tergabung dalam sebuah komunitas blogger yang hebat (kami biasa berinteraksi melalui milis). Topik yang biasa kami bicarakan dan diskusikan di milis juga bervariasi, kadang serius, kadang pula canda tawa membahana meski hanya terungkap lewat deretan huruf-huruf <em>&#8220;hahaha&#8221;</em> maupun <em>smiley</em>. Interaksi di milis itu perlahan berlanjut di dunia nyata, dan <em>voila!</em> Walaupun pada awal pertemuan masing-masing individu terlihat sedikit canggung, namun perlahan suasana mencair dan berubah seolah-olah bertemu dengan teman lama yang telah mengenal pribadi tiap-tiap individu dengan baik.</p>
<h3>How Addicted to the Internet are You?</h3>
<p>Internet juga dapat menjadi candu bagi penggunanya (terlepas dari kontroversi para ahli yang masih memperdebatkan eksistensi <em>internet addiction</em>). Dalam stadium tinggi, adiksi terhadap internet bahkan dapat berpengaruh terhadap kehidupan nyata. Adiksi terhadap internet begitu beragam dan mencakup wilayah pembahasan yang sangat luas; mulai dari adiksi terhadap blog, <em>social networking</em> (Friendster, Facebook, Multiply, dkk), <em>micro-blogging</em> (Plurk, Twitter, dkk), <em>chatting</em>, <em>game online</em>, dsb. Para pecandu tersebut biasanya akan merasa gelisah dan bagai ada bagian yang hilang dari dirinya bila dalam jangka waktu tertentu tidak berinteraksi dengan internet. Kehidupan sosial di dunia nyata yang kurang baik adalah salah satu penyebab seseorang dapat menjadi pecandu internet. Ia mencari dan berinteraksi dengan lingkungan sosial di dunia maya sebagai sebuah alternatif yang dianggapnya paling pas.</p>
<p>David Greenfield, Ph.D, dari <em>Center for Internet Behavior</em> telah mengadakan studi bersama <a href="http://abcnews.go.com/" target="_blank">ABC News.com</a> pada 1999, menyatakan bahwa setiap layanan yang disajikan di dunia maya memiliki pengaruh yang unik terhadap keadaan psikologis yang tentu saja turut berdampak pada kehidupan dunia nyata para penggunanya.</p>
<p>Menurut Jerald J. Block, M.D, dalam sebuah editorial yang diterbitkan <em>American Journal of Psychiatry</em> (2008), ada beberapa ciri-ciri orang yang teradiksi terhadap internet, yaitu;</p>
<ol>
<li>Penggunaan yang berlebihan</li>
<li>Kegelisahan ketika tidak mengakses internet dalam interval waktu tertentu</li>
<li>Peningkatan toleransi terhadap adiksi internet itu sendiri</li>
<li>Dampak negatif (termasuk isolasi sosial)</li>
</ol>
<p>Untuk mengukur seberapa &#8216;addict&#8217; kah anda terhadap internet, anda dapat mengikuti beragam tes <em>online</em> yang disediakan oleh beberapa <em>website</em>, salah satunya; <a href="http://www.netaddiction.com/resources/internet_addiction_test.htm" target="_blank">http://www.netaddiction.com/resources/internet_addiction_test.htm</a>.</p>
<p>Dari pengamatan saya (hanya pengamatan secara umum, belum dibuktikan secara observasi maupun penelitian mendalam), terhadap beberapa blogger, <em>facebook-er</em>, dan <em>plurker</em>, yang saya kenal di dunia nyata (juga terhadap diri saya secara pribadi), beberapa saya simpulkan memiliki tingkat adiksi yang berbeda antara satu sama lain terhadap &#8216;dunia&#8217; tersebut. Pada awal-awal <em>booming</em>-nya <em>platform micro-blogging</em> seperti Twitter dan Plurk pada pertengahan 2008 lalu, saya telah &#8216;sedikit&#8217; mempelajari mengenai aktivitas <em>per-micro-blog-an</em> teman-teman saya (terutama di Plurk). Ada beberapa teman yang begitu aktif; plurking setiap saat, memberikan respon secara rutin, dsb. Bahkan sempat saya dengar selentingan; <em>&#8216;PLURK = Plurk Lagi Untuk Raih Karma&#8217;</em>. Ya, sistem peng-karma-an yang diterapkan oleh Plurk merupakan salah satu strategi yang efektif untuk membuat para plurker merasa betah berlama-lama ber-plurking-ria.</p>
<p>Bila mengutip dengan mengubah sedikit pernyataan kontroversial dari <em>Mr. You Know Who</em>, &#8220;plurk adalah tren sesaat.&#8221; Mungkin adalah benar. Pernyataan itu ternyata berlaku bagi beberapa <em>plurker</em>. Ada beberapa <em>plurker</em> juga yang kini dapat mengendalikan aktivitas <em>plurking</em>nya. Namun ada juga <em>plurker</em> yang intensitas <em>plurking</em>nya semakin menggila demi mencapai <em>nirvana</em> bahkan karma 100!</p>
<h3>Final Words</h3>
<p>Dari beberapa uraian singkat diatas, dapat disimpulkan bahwa ternyata internet merupakan sebuah fenomena. Kehadiran dan perkembangannya merasuk dengan cepat ke dalam sendi-sendi kehidupan manusia. Perkembangan internet pun merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan bagi kita, para manusia modern. Melek teknologi adalah sebuah keharusan. Namun begitu, sikap yang sebaiknya kita ambil adalah mengikuti perkembangan teknologi informasi tersebut dan menjadi bagian darinya, tanpa harus dikendalikan olehnya.</p>
<p>Dari beberapa uraian singkat diatas, dapat pula disimpulkan bahwa ternyata penelitian terhadap fenomena internet ini masih terbuka lebar, terutama dari perspektif Ilmu Psikologi, Ilmu Sosiologi, dan Ilmu Komunikasi.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>[1] Sudirman, Ivan, dan Romi Satria Wahono. 2003. <em>Sejarah Komputer</em>. (C) <a href="http://www.ilmukomputer,com" target="_blank">Ilmu Komputer.com</a><br />
[2] Yuhefizar. 2003. <em>Tutorial Windows dan Internet</em>. (C) <a href="http://www.ilmukomputer,com" target="_blank">Ilmu Komputer.com</a><br />
[3] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Alter_ego" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Alter_ego</a>, diakses 25 April 2009<br />
[4] UNESCO&#8217;s Expert Meeting Final Report and Selected Materials. 2004. <em>Education, Art and ICTs: Integration for the Development of One&#8217;s Personality</em>. UNESCO Institute for Information Technologies in Education: Moscow<br />
[5] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/John_Doe" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/John_Doe</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[6] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anonymity" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Anonymity</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[7] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nickname" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Nickname</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[8] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_addiction_disorder" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_addiction_disorder</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[9] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Secret_identity" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Secret_identity</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[10] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pseudonym" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Pseudonym</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[11] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Id,_ego,_and_super-ego" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Id,_ego,_and_super-ego</a>, diakses 21 Mei 2009<br />
[12] <a href="http://ajp.psychiatryonline.org/cgi/content/full/165/3/306" target="_blank">http://ajp.psychiatryonline.org/cgi/content/full/165/3/306</a>, diakses 22 Mei 2009<br />
[13] Gea, Antonius Antosokhi dan Antonina Panca Yuni Wulandari. 2005.  Character Building IV: Relasi dengan Dunia. Jakarta. PT Elex Media Komputindo<br />
[14] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Portmanteau" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Portmanteau</a>, diakses pada 22 Mei 2009</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;bodytext=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;notes=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;t=Psikologi%20Dunia%20Maya" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;annotation=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;t=Psikologi%20Dunia%20Maya" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;body=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;title=Psikologi%20Dunia%20Maya" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Psikologi%20Dunia%20Maya%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;t=Psikologi%20Dunia%20Maya&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F22%2Fpsikologi-dunia-maya.shtml&amp;submitHeadline=Psikologi%20Dunia%20Maya&amp;submitSummary=CATATAN%3A%20ARTIKEL%20INI%20HANYA%20PEMIKIRAN%20DANGKAL%20SAYA%20%28SEORANG%20YANG%20TIDAK%20MENDALAMI%20DAN%20TIDAK%20BERKECIMPUNG%20DI%20DUNIA%20PSIKOLOGI%29%20DAN%20HANYA%20MENGACU%20PADA%20LITERATUR%20SEADANYA.%20PENGGUNAAN%20UNTUK%20LINGKUNGAN%20AKADEMIS%20TIDAK%20DISARANKAN.%0D%0AForewords%0D%0ATeknologi%20komunik&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2009/05/22/psikologi-dunia-maya.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook: Status Penting, Status Gak Penting</title>
		<link>http://idrus.net/2009/05/18/facebook-status-penting-status-gak-penting.shtml</link>
		<comments>http://idrus.net/2009/05/18/facebook-status-penting-status-gak-penting.shtml#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 02:01:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xvader</dc:creator>
				<category><![CDATA[Net]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idrus.net/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Facebook, platform social networking besutan Mark Zuckerberg yang berawal dari ruang kamarnya di Harvard beberapa tahun lalu, kini semakin populer dan semakin dalam menancapkan kuku-kukunya ke para pengguna internet, khususnya Indonesia. Bila dulu di Indonesia, Friendster menjadi raja, sekarang perlahan tapi pasti posisi itu mulai tergeser oleh Facebook. Di Indonesia sendiri jumlah pengguna Facebook mengalami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a>, platform social networking besutan Mark Zuckerberg yang berawal dari ruang kamarnya di Harvard beberapa tahun lalu, kini semakin populer dan semakin dalam menancapkan kuku-kukunya ke para pengguna internet, khususnya Indonesia. Bila dulu di Indonesia, <a href="http://www.friendster.com" target="_blank">Friendster</a> menjadi raja, sekarang perlahan tapi pasti posisi itu mulai tergeser oleh Facebook.</p>
<p><span id="more-591"></span></p>
<p>Di Indonesia sendiri jumlah pengguna Facebook mengalami peningkatan yang cukup tinggi yaitu mencapai 40% atau sekitar 1.546.456 juta pengguna. Dan untuk peringkat pengguna Facebook dunia, saat ini Indonesia berada di urutan kelima dibawah Kanada, Turki, Perancis, dan Australia. Tapi untuk peringkat jumlah akses ke Facebook, Indonesia menduduki peringkat 1 diatas negara-negara lainnya [1].</p>
<p>Bila ditilik dari segi usia, antara Friendster dan Facebook, Friendster terpaut dua tahun lebih tua (2002) dibanding Facebook yang &#8216;dilahirkan pada 4 Februari 2004 [2][3].</p>
<p>Tidak mengherankan bila Facebook lebih digandrungi. Integrasi beragam fitur dan citarasa yang ditawarkan oleh era Web 2.0 disajikan dengan lengkap dan ciamik oleh para &#8216;koki&#8217; Facebook. Mulai dari fitur <em>blogging</em> yang diperankan oleh Notes/Catatan, <em>microblogging</em> yang dimainkan oleh Status, hingga photo and video sharing pun diakomodasi olehnya (bahkan jumlah foto yang di-hosting oleh Facebook menginjak angka 15 miliar foto, dua belas miliar lebih banyak daripada <a href="http://flickr.com" target="_blank">Flickr</a> yang &#8216;berspesialisasi&#8217; di &#8216;lahan&#8217; <em>photo and video sharing</em> [4] namun lima miliar lebih sedikit dibanding <a href="http://imageshack.us/" target="_blank">Imageshack</a> [5]).</p>
<p>Berbicara mengenai Facebook berarti berbicara mengenai <em>social networking</em> (jejaring sosial). Berbicara mengenai <em>social networking</em> berarti berbicara mengenai kehidupan sosial bermasyarakat. Namun kehidupan sosial di Facebook sedikit berbeda, disini orang tidak bertatap muka secara langsung melainkan diperantarai oleh seperangkat komputer yang terhubung ke jaringan internet. Meskipun begitu, etika berkehidupan sosial di dunia nyata hendaknya tetap dipegang teguh serta diterapkan dengan baik di dunia maya ini.</p>
<p>Seperti salah satu pandangan Humanisme yang digarisbesarkan oleh Carl Rogers; manusia berperilaku untuk mempertahankan, meningkatkan, dan mengaktualisaasikan diri [6]. Facebook merupakan salah satu sarana bagi manusia modern untuk mengaktualisasikan dirinya, terutama untuk menjaga komunikasi dengan teman-temannya yang terpaut perbedaan jarak dan waktu yang jauh. Melalui Facebook seseorang dapat bertemu lagi dengan teman-temannya di masa lalu, dengan orang yang pernah dicintainya semasa SMA/kuliah dulu, dengan kerabat dekat dan kolega, bahkan dengan artis/orang terkenal favoritnya, dan lain-lain.</p>
<h3>Status Penting, Status Gak Penting</h3>
<p>Beberapa waktu lalu sempat saya baca mengenai<em> &#8216;say no to status gak penting di Facebook&#8217;</em> (atau dengan judul yang rada-rada mirip). Rada aneh memang. Loh? Aneh kenapa?</p>
<p>Ya jelas saja aneh! Kalau boleh saya bertanya, bagaimana cara membedakan apakah suatu status Facebook itu penting atau tidak? Apa dan bagaimana kriterianya? Bisa berikan saya contoh?</p>
<p>&#8220;Oh, status yang penting itu adalah status yang memberikan informasi!&#8221;</p>
<p>Oh, begitu ya? Kalau begitu, kalau saya pasang status, &#8220;Duh, saya tadi pagi mencret&#8230;&#8221;, bukankah itu suatu bentuk informasi? Ya, informasi yang menyatakan bahwa saya tadi pagi mencret!</p>
<p>&#8220;Ralat! Status yang penting itu adalah status yang memberikan informasi yang bermanfaat!&#8221;</p>
<p>Oh, begitu ya? Kalau begitu saya ralat juga status saya tadi, &#8220;Duh, saya tadi pagi mencret&#8230; Gara-gara kebanyakan minum air.&#8221; Nah, sekarang jelas, bukan? Status tersebut merupakan status yang penting dan memberikan informasi baru, bahwa ternyata kebanyakan minum air itu bisa menyebabkan mencret! *ini cuma contoh loh!*</p>
<p>&#8220;Heh! Ngawur aja lo! Edan kowe iki yo, Drus? Status yang penting itu kayak gini; &#8220;Tadi pagi saya mendengar berita telah terjadi gempa berkekuatan sekian skala richter di negara X&#8221;"</p>
<p>Oh, begitu ya? Kalau begitu itu benar-benar status yang penting, karena tidak semua orang tahu. Apalagi bagi saya yang jarang menonton televisi ini. Tapi apakah status itu benar-benar penting?</p>
<p>Yayaya&#8230; mungkin sedikit ngawur, tapi memang benar, bukan? Bahwa tidak ada kriteria yang jelas membedakan antara status yang penting dan status yang tidak penting? It depends on how other people take care about it! Mungkin bagi si A, status si X tidak penting. Namun belum tentu begitu adanya dengan si B yang merasakan manfaat dari status si X!</p>
<h3>Etika dalam Ber-Status Ria</h3>
<p>Tetap memperhatikan etika ketika memasang suatu status di Facebook. Ya, mungkin adalah hal yang dianggap sepele oleh sebagian orang.</p>
<p>Contoh kasus; si X memasang status sebagai berikut; &#8220;Habis makan steak di &#8216;SuatuTempatYangPrestisius&#8217;, enak tenan! Harganya murah lagi, cuma satu juta rupiah per-porsinya!&#8221; *Hihihi&#8230; agak lebay sih contoh kasusnya :P*</p>
<p>Si A yang berada nun jauh disana, yang taraf kehidupannya setara dengan si X, merasa senang dengan update status si X, temannya itu. Dia pun memberikan komentar; &#8220;Iya X, steak di &#8216;SuatuTempatYangPrestisius&#8217; itu emang enak dan murah meriah!&#8221;</p>
<p>Si B yang jaraknya terpaut ratusan kilometer, salah satu teman si X dan A yang sederhana, online dari sebuah warnet Rp.2500/jam demi mencari jurnal untuk tambahan data skripsinya. Membuka Facebook sebagai selingan dan pelepas suntuk karena terlalu lama melihat halaman putih dengan huruf-huruf hitam-biru dari search engine populer yang berlogo warna-warni; biru, merah, kuning, dan hijau. Jreeeng&#8230; di halaman depan dia sudah disuguhi status dari X yang dikomentari oleh A.</p>
<p>&#8220;Busyet dah, mereka ini, ga tau apa ya, kalo saya lagi cekak? Mana duit bulanan dari bokap blom dikirim-kirim&#8230; Eh, mereka berasyuk-masyuk membicarakan harga steak satu juta Rupiah per-porsinya! Saya aja belom pernah makan steak! Dan boro-boro ngeluarin duit satu juta Rupiah demi seporsi steak, bisa makan nasi + sayur + telur + sambel terasi dua kali sehari aja saya udah bersyukur!&#8221;</p>
<p><em>Got the point?</em> :)</p>
<p>&#8220;Eh&#8230; eh&#8230; eh&#8230; Apa-apaan sih lo! Rese&#8217; amat! Ini statusku! Apa maumu?!&#8221;</p>
<p>Yayaya&#8230; itu adalah status Facebook-mu, tapi bisakah kau jaga perasaan temanmu si B itu? <img src='http://idrus.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/idiot.gif' alt='(idiot)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>So, now what&#8217;s your Facebook&#8217;s status update</em> <img src='http://idrus.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8212;</p>
<p>[1] <a href="http://www.halamanrumahku.com/post/97445173/sejarah-facebook" target="_blank">http://www.halamanrumahku.com/post/97445173/sejarah-facebook</a>, diakses pada 17 Mei 2009.<br />
[2] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Friendster" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Friendster</a>, diakses pada 17 Mei 2009.<br />
[3] <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Facebook" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Facebook</a>, diakses pada 17 Mei 2009.<br />
[4] <a href="http://www.whibb.com/facebook-vs-flickr-image-uploads.html" target="_blank">http://www.whibb.com/facebook-vs-flickr-image-uploads.html</a>, diakses pada 17 Mei 2009.<br />
[5] <a href="http://www.techcrunch.com/2009/04/07/who-has-the-most-photos-of-them-all-hint-it-is-not-facebook/" target="_blank">http://www.techcrunch.com/2009/04/07/who-has-the-most-photos-of-them-all-hint-it-is-not-facebook/</a>, diakses pada 17 Mei 2009.<br />
[6] Rakhmat, Jalaluddin. 1985. Psikologi Komunikasi. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.</p>



Share and Enjoy:


	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;partner=sociable" title="Print"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/printfriendly.png" title="Print" alt="Print" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;title=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting&amp;bodytext=Facebook%2C%20platform%20social%20networking%20besutan%20Mark%20Zuckerberg%20yang%20berawal%20dari%20ruang%20kamarnya%20di%20Harvard%20beberapa%20tahun%20lalu%2C%20kini%20semakin%20populer%20dan%20semakin%20dalam%20menancapkan%20kuku-kukunya%20ke%20para%20pengguna%20internet%2C%20khususnya%20Indonesia.%20Bila%20dulu%20di" title="Digg"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/digg.png" title="Digg" alt="Digg" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://delicious.com/post?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;title=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting&amp;notes=Facebook%2C%20platform%20social%20networking%20besutan%20Mark%20Zuckerberg%20yang%20berawal%20dari%20ruang%20kamarnya%20di%20Harvard%20beberapa%20tahun%20lalu%2C%20kini%20semakin%20populer%20dan%20semakin%20dalam%20menancapkan%20kuku-kukunya%20ke%20para%20pengguna%20internet%2C%20khususnya%20Indonesia.%20Bila%20dulu%20di" title="del.icio.us"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/delicious.png" title="del.icio.us" alt="del.icio.us" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;t=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting" title="Facebook"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/facebook.png" title="Facebook" alt="Facebook" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&amp;bkmk=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;title=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting&amp;annotation=Facebook%2C%20platform%20social%20networking%20besutan%20Mark%20Zuckerberg%20yang%20berawal%20dari%20ruang%20kamarnya%20di%20Harvard%20beberapa%20tahun%20lalu%2C%20kini%20semakin%20populer%20dan%20semakin%20dalam%20menancapkan%20kuku-kukunya%20ke%20para%20pengguna%20internet%2C%20khususnya%20Indonesia.%20Bila%20dulu%20di" title="Google Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/googlebookmark.png" title="Google Bookmarks" alt="Google Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="javascript:AddToFavorites();" title="Add to favorites"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/addtofavorites.png" title="Add to favorites" alt="Add to favorites" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="mailto:?subject=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting&amp;body=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml" title="email"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/email_link.png" title="email" alt="email" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;title=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting&amp;source=Idrus+Fhadli%27s+Blog+read+my+mind+but+don%27t+kill+my+kind%28ness%29&amp;summary=Facebook%2C%20platform%20social%20networking%20besutan%20Mark%20Zuckerberg%20yang%20berawal%20dari%20ruang%20kamarnya%20di%20Harvard%20beberapa%20tahun%20lalu%2C%20kini%20semakin%20populer%20dan%20semakin%20dalam%20menancapkan%20kuku-kukunya%20ke%20para%20pengguna%20internet%2C%20khususnya%20Indonesia.%20Bila%20dulu%20di" title="LinkedIn"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/linkedin.png" title="LinkedIn" alt="LinkedIn" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="https://favorites.live.com/quickadd.aspx?marklet=1&amp;url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;title=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting" title="Live"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/live.png" title="Live" alt="Live" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;t=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting" title="MySpace"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/myspace.png" title="MySpace" alt="MySpace" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;partner=sociable" title="PDF"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/pdf.png" title="PDF" alt="PDF" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://ping.fm/ref/?link=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;title=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting&amp;body=Facebook%2C%20platform%20social%20networking%20besutan%20Mark%20Zuckerberg%20yang%20berawal%20dari%20ruang%20kamarnya%20di%20Harvard%20beberapa%20tahun%20lalu%2C%20kini%20semakin%20populer%20dan%20semakin%20dalam%20menancapkan%20kuku-kukunya%20ke%20para%20pengguna%20internet%2C%20khususnya%20Indonesia.%20Bila%20dulu%20di" title="Ping.fm"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/ping.png" title="Ping.fm" alt="Ping.fm" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;title=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting" title="StumbleUpon"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/stumbleupon.png" title="StumbleUpon" alt="StumbleUpon" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml" title="Technorati"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/technorati.png" title="Technorati" alt="Technorati" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://twitter.com/home?status=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting%20-%20http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml" title="Twitter"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/twitter.png" title="Twitter" alt="Twitter" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://bookmarks.yahoo.com/toolbar/savebm?u=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;t=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting&opener=bm&amp;ei=UTF-8&amp;d=Facebook%2C%20platform%20social%20networking%20besutan%20Mark%20Zuckerberg%20yang%20berawal%20dari%20ruang%20kamarnya%20di%20Harvard%20beberapa%20tahun%20lalu%2C%20kini%20semakin%20populer%20dan%20semakin%20dalam%20menancapkan%20kuku-kukunya%20ke%20para%20pengguna%20internet%2C%20khususnya%20Indonesia.%20Bila%20dulu%20di" title="Yahoo! Bookmarks"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoomyweb.png" title="Yahoo! Bookmarks" alt="Yahoo! Bookmarks" class="sociable-hovers" /></a>
	<a rel="nofollow"  href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http%3A%2F%2Fidrus.net%2F2009%2F05%2F18%2Ffacebook-status-penting-status-gak-penting.shtml&amp;submitHeadline=Facebook%3A%20Status%20Penting%2C%20Status%20Gak%20Penting&amp;submitSummary=Facebook%2C%20platform%20social%20networking%20besutan%20Mark%20Zuckerberg%20yang%20berawal%20dari%20ruang%20kamarnya%20di%20Harvard%20beberapa%20tahun%20lalu%2C%20kini%20semakin%20populer%20dan%20semakin%20dalam%20menancapkan%20kuku-kukunya%20ke%20para%20pengguna%20internet%2C%20khususnya%20Indonesia.%20Bila%20dulu%20di&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" title="Yahoo! Buzz"><img src="http://idrus.net/wp-content/plugins/sociable/images/yahoobuzz.png" title="Yahoo! Buzz" alt="Yahoo! Buzz" class="sociable-hovers" /></a>


<br/><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://idrus.net/2009/05/18/facebook-status-penting-status-gak-penting.shtml/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
