Don’t Judge Me Like I Were Your Servant!

I’m not your servant and you are not my master! We’re both stand at the same position!
You have dreams, so do I!
Kau bilang itu mimpimu, aku bilang ini mimpiku! Jangan berulah seolah-olah mimpimulah yang paling penting dan paling berarti. Jangan kau anggap jalanmulah yang paling baik dan paling cerah. Kita sama-sama punya impian dan cita-cita untuk masa depan.
Okay, you may put your eyes on me like you put your eyes on a tidy place with rubbish scattered around it. I’m the tidy place and my visions were the rubbish. But, never try to force me doing anything you want!
Take a look and comtemplate for a second, boleh kau menyia-nyiakan kami (Ya! Kami! Karena bukan hanya aku seorang! Ada mereka! Ya! Mereka! Kau ingat siapa mereka?!), boleh kau menelantarkan kami, tapi coba pikir dengan akal sehat, esok bukan jawaban, melainkan hari inilah penentu jawaban esok!
Sure, your ‘modest but ass’ demeanor sometimes makes me peevish, even angry!
Tidak, saat ini aku tidak lagi kesal ataupun marah. Emosiku sedang stabil. Dan aku menulis ini dengan kepala yang dingin dan dengan kesadaran penuh.
Tags: labirin, labyrinth, skripsi, team, teamwork, thought




