Browse > Home /

| Subcribe via RSS

Hari ini, 1 Oktober 2009…

October 1st, 2009 | No Comments | Posted in Uncategorized

Babu rakyat dilantik dengan dana puluhan milyar, rakyatnya meregang derita akibat gempa.

Babu rakyat suka cita membayangkan gelimang harta, rakyatnya susah payah merangkak dari puing-puing runtuhan bencana :(

Selain itu, apa kabar “The Forgotten Massacre” dan kesaktian ideologi Pancasila?

Tags: , , , ,

Alasan Mengapa BLT Harus Dihapuskan

July 10th, 2009 | 2 Comments | Posted in Social Politics

Bantuan Langsung Tunai

Bantuan Langsung Tunai atau yang lebih dikenal dengan akronim BLT, merupakan salah satu kebijakan pada masa pemerintahan SBY-JK yang meskipun bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat (khususnya rakyat miskin) namun menuai cukup banyak kontroversi di masyarakat karena berkesan semacam belas kasihan yang hanya menyenangkan rakyat kecil sesaat. Efek sesungguhnya dari dampak kenaikan harga BBM belum terjawab seperti adanya gejolak dalam masyarakat akibat bertambahnya angka kemiskinan.[1]

Kontroversi itu sendiri mulai muncul ke permukaan ketika pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dua kali pada Maret dan Oktober 2005, kemudian berlanjut pada penaikan BBM ketiga kalinya pada Mei 2008.

Tiga kali harga BBM dinaikkan hingga nyaris menyentuh angka 160 persen, dan tiga kali pula diturunkan secara perlahan, itu pun tidak sampai turun pada harga semula.

Selain itu, politisasi BLT pada masa kampanye Pilpres 8 Juli kemarin juga tampak begitu panas. Baik SBY maupun JK sama-sama mengklaim bahwa itu adalah kebijakan yang berasal dari ide brilian masing-masing.

Andaikatapun BLT ini benar-benar ditujukan untuk membantu rakyat (khususnya mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan) akibat dampak kenaikan harga BBM, mengutip pendapat Akbar Tandjung, bantuan tersebut harus memenuhi beberapa syarat. Yaitu, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu. Jangan sampai juga bantuan tersebut hanya memberi masyarakat ikan tanpa memberi pancingnya.[2]

Dan pertanyaannya kini, apakah BLT telah memenuhi syarat-syarat tersebut? In my humble opinion; tidak!

Berikut beberapa alasan mengapa BLT harus dihapuskan:

More »

Tags: , ,

Rekayasa Sosial yang Gagal

November 21st, 2008 | 7 Comments | Posted in Communication, Curhatan, Nganar, Social Politics

Forewords

Rekayasa sosial atau yang populer disebut sebagai social engineering adalah:

The art of manipulating people into performing actions or divulging confidential information. While similar to a confidence trick or simple fraud, the term typically applies to trickery for information gathering or computer system access and in most cases the attacker never comes face-to-face with the victim [http://en.wikipedia.org/wiki/Social_engineering_(security), diakses tanggal 21 November 2008].

Yang bila diIndonesiakan kira-kira artinya:

Seni memanipulasi orang lain untuk melakukan suatu aksi atau membocorkan informasi yang bersifat rahasia. Hampir mirip dengan trik kepercayaan atau penipuan yang sederhana, terminologi ini digunakan untuk menipu daya demi menggali informasi atau sistem akses komputer dan kebanyakan kasusnya, penyerang tidak pernah bertatap muka secara langsung dengan korbannya.

More »

Tags: , , ,